JURNALBIKESJURNALBIKES
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES)JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES)Kepuasan merujuk pada penilaian yang dilakukan oleh pelanggan terhadap sejauh mana suatu produk atau layanan memenuhi kebutuhan dan harapan mereka. Ketika produk atau layanan tersebut tidak dapat memenuhi ekspektasi atau kebutuhan pelanggan, hal ini dianggap sebagai penyebab ketidakpuasan terhadap produk atau layanan tersebut. Tingkat kepuasaan pada pasien memiliki beberapa aspek dimensi yang terdiri dari keandalaan (reliability), jaminan (assurance), kenyataan (tangible), empati (empathy) dan daya tanggap (responsiveness). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tingkat Kepuasaan Pasien Yang Berkunjung Di Klinik Pratama Santa Elisabeth Medan. Penelitian dilakukan di Klinik Pratama Santa Elisabeth Medan. Populasi dalam penelitian ini 100 orang. Jenis penelitian deskriptif dengan metode pengambilan data yang digunakan dalam penelitian yaitu teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan kepuasaan pasien yang berkunjung ke Klinik Pratama Santa Elisabeth Medan dengan kategori sangat Puas sebanyak 34 responden (34,0%), kategori Puas sebanyak 51 responden (51,0 %), Kurang Puas sebanyak 10 responden (10%), Tidak Puas sebanyak 2 responden (2%) dan hasil penelitian Sangat Tidak Puas sebanyak 3 responden (3%). Kesimpulan penelitian ini yaitu semakin baik komunikasi yang dilakukan tenaga kesehatan pada pasien rawat jalan maka akan semakin meningkatkan kepuasan pasien rawat jalan. Pihak Klinik perlu membuat angket tingkat kepuasan pasien dan dievaluasi secara rutin untuk mencari tahu sampai sejauh mana tingkat kepuasan yang dirasakan pasien setelah mendapatkan pelayanan.
Tingkat kepuasan pasien di Klinik Pratama Santa Elisabeth Medan tergolong cukup tinggi, dengan sebagian besar pasien merasa puas atau sangat puas terhadap layanan yang diberikan.Kualitas komunikasi antara tenaga kesehatan dan pasien menjadi faktor utama yang meningkatkan kepuasan pasien rawat jalan.Klinik disarankan untuk membuat kuesioner evaluasi kepuasan pasien yang dievaluasi secara rutin guna memantau dan meningkatkan kualitas pelayanan.
Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh usia pasien terhadap persepsi kepuasan layanan, khususnya pada kelompok usia remaja awal yang cenderung lebih kritis dalam menilai pelayanan kesehatan. Kedua, penting untuk mengkaji secara mendalam peran empati perawat dalam interaksi dengan pasien, termasuk bagaimana komunikasi interpersonal dan dukungan emosional memengaruhi pengalaman pasien selama pelayanan. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas sistem pengumpulan umpan balik pasien secara berkala, termasuk frekuensi, metode distribusi kuesioner, dan bagaimana hasilnya digunakan untuk perbaikan layanan. Penelitian-penelitian ini dapat membantu klinik memahami dinamika kepuasan pasien secara lebih komprehensif dan merancang intervensi yang lebih tepat sasaran. Dengan mengetahui faktor usia yang memengaruhi penilaian, klinik bisa menyesuaikan pendekatan komunikasi sesuai kelompok usia. Selain itu, mengukur dampak pelatihan empati bagi perawat dapat menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas interaksi. Terakhir, sistem umpan balik yang terstruktur dan berkelanjutan akan memungkinkan klinik melakukan evaluasi internal secara objektif dan responsif terhadap kebutuhan pasien. Kombinasi ketiga pendekatan ini dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan yang berkelanjutan dan berbasis data.
| File size | 963.85 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
LITERASIKITAINDONESIALITERASIKITAINDONESIA Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan kemampuan pedagogis guru untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran di sekolah. Gaya mengajarHasil penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan kemampuan pedagogis guru untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran di sekolah. Gaya mengajar
IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA Hal ini berarti dengan adanya aplikasi pendaftaran online dapat mengefisiensikan waktu tunggu antrian pasien karena hanya butuh beberapa menit dalam menyelesaikanHal ini berarti dengan adanya aplikasi pendaftaran online dapat mengefisiensikan waktu tunggu antrian pasien karena hanya butuh beberapa menit dalam menyelesaikan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif berupa perhitungan biaya investasi, biaya operasional, dan biaya pemeliharaan. BerdasarkanJenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif berupa perhitungan biaya investasi, biaya operasional, dan biaya pemeliharaan. Berdasarkan
JURNALBIKESJURNALBIKES Penelitian dilaksanakan di Poli Gigi Puskesmas Kabupaten Pidie, penelitian Tanggal 25 Mei 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan tenaga kesehatanPenelitian dilaksanakan di Poli Gigi Puskesmas Kabupaten Pidie, penelitian Tanggal 25 Mei 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan tenaga kesehatan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Hasil pengujian sistem dengan metode black box menunjukkan kesesuaian 100%, sehingga sistem dapat memenuhi kebutuhan klinik secara optimal dan efisien.Hasil pengujian sistem dengan metode black box menunjukkan kesesuaian 100%, sehingga sistem dapat memenuhi kebutuhan klinik secara optimal dan efisien.
STIK SAMSTIK SAM Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor predisposisi meliputi jenis kelamin, tingkat pendidikan, usia, merokok, pekerjaan, kegiatan berolahraga,Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor predisposisi meliputi jenis kelamin, tingkat pendidikan, usia, merokok, pekerjaan, kegiatan berolahraga,
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Penggunaan sistem sebagai variabel intervining tidak mampu memberikan pengaruh antara kualitas layanan terhadap implementasi SIMRS dan struktur organisasiPenggunaan sistem sebagai variabel intervining tidak mampu memberikan pengaruh antara kualitas layanan terhadap implementasi SIMRS dan struktur organisasi
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Rumah sakit harus memiliki sistem informasi untuk melaksanakan kegiatan bisnisnya. Hal ini tercantum dalam PERMENKES No. 82 tahun 2013 tentang rumah sakitRumah sakit harus memiliki sistem informasi untuk melaksanakan kegiatan bisnisnya. Hal ini tercantum dalam PERMENKES No. 82 tahun 2013 tentang rumah sakit
Useful /
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan antara Kurikulum 1994 dan Kurikulum 1997 dalam sistem pendidikan di Indonesia. Kurikulum 1994Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan antara Kurikulum 1994 dan Kurikulum 1997 dalam sistem pendidikan di Indonesia. Kurikulum 1994
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Obyek penelitian adalah RME Klinik Pratama Poltekkes Kemenkes Semarang. Hasil prototipe disusun dengan sederhana, namun dapat mencakup standar interoperabilitasObyek penelitian adalah RME Klinik Pratama Poltekkes Kemenkes Semarang. Hasil prototipe disusun dengan sederhana, namun dapat mencakup standar interoperabilitas
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Penggunaan akun SISRUTE belum di sesuaikan dengan ketentuannya. Pelaksanaan ditinjau dari Aspek organization terdapat dukungan manajemen dalam bentuk SOPPenggunaan akun SISRUTE belum di sesuaikan dengan ketentuannya. Pelaksanaan ditinjau dari Aspek organization terdapat dukungan manajemen dalam bentuk SOP
IKHAFIIKHAFI Metode yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi ini yaitu System Development Life Cycle (SDLC) dan menggunakan model Waterfall (Siklus Air Terjun, perangkatMetode yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi ini yaitu System Development Life Cycle (SDLC) dan menggunakan model Waterfall (Siklus Air Terjun, perangkat