UNRAMUNRAM
Jurnal Kompilasi HukumJurnal Kompilasi HukumKekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang masih sering terjadi dan cenderung berulang, menunjukkan bahwa mekanisme penanganan yang ada belum optimal. Penelitian ini menganalisis efektivitas penyelesaian non-litigasi terhadap kasus KDRT berulang di Kota Kupang dan mengkaji upaya penanggulangan untuk menekan kekerasan berulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelesaian non-litigasi efektif dalam menurunkan intensitas kekerasan dan membantu pemulihan psikologis korban dalam jangka pendek. Namun, efektivitas jangka panjang terbatas akibat rendahnya kesadaran pelaku untuk berubah, ketergantungan ekonomi dan sosial korban, lemahnya pemantauan pasca-penyelesaian, serta pola kekerasan yang telah mengakar. Penanggulangan KDRT berulang memerlukan pendekatan terpadu melalui integrasi mekanisme non-litigasi dan litigasi, penguatan kelembagaan, pemberdayaan korban, serta monitoring berkelanjutan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa penyelesaian non-litigasi dalam penanganan kasus KDRT berulang di Kota Kupang memberikan kontribusi positif dalam menurunkan intensitas kekerasan dan menyediakan ruang pemulihan psikologis bagi korban dalam jangka pendek.Namun, efektivitas tersebut belum mampu menjamin perubahan perilaku pelaku secara berkelanjutan, sehingga potensi kekerasan tetap ada.Faktor-faktor yang memengaruhi kondisi ini antara lain ketergantungan ekonomi dan sosial korban, rendahnya kesadaran pelaku untuk berubah, serta lemahnya mekanisme pemantauan pasca-penyelesaian non-litigasi.Oleh karena itu, penanganan KDRT berulang di Kota Kupang menuntut pendekatan terpadu yang mengintegrasikan mekanisme non-litigasi dan litigasi, penguatan kapasitas lembaga pendamping, serta peningkatan perlindungan dan kemandirian korban.
Untuk meningkatkan efektivitas penanganan KDRT berulang, diperlukan pendekatan terpadu yang mengintegrasikan mekanisme non-litigasi dan litigasi, serta penguatan kapasitas lembaga pendamping. Selain itu, penting untuk meningkatkan perlindungan dan kemandirian korban melalui pemberdayaan ekonomi dan sosial. Monitoring berkelanjutan juga diperlukan untuk memastikan perubahan perilaku pelaku secara permanen. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model intervensi terpadu yang menggabungkan aspek sosial, psikologis, ekonomi, dan hukum dalam penanganan KDRT berulang.
| File size | 201.44 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNRAMUNRAM Salah satu bentuk transformasi tersebut adalah penerapan sertipikat tanah elektronik yang dikembangkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan PertanahanSalah satu bentuk transformasi tersebut adalah penerapan sertipikat tanah elektronik yang dikembangkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan
UNRAMUNRAM Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan klasifikasi pelaku dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Nomor 21 TahunPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan klasifikasi pelaku dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Nomor 21 Tahun
PDPIPDPI Pendekatan partisipatif melalui konseling, aktivitas rekreatif, dan forum berbagi pengalaman berhasil meredakan gejala trauma serta meningkatkan solidaritasPendekatan partisipatif melalui konseling, aktivitas rekreatif, dan forum berbagi pengalaman berhasil meredakan gejala trauma serta meningkatkan solidaritas
UNISSULAUNISSULA Komposisi PFRSCHPC dan SCHPC menggunakan Portland Slag Cement (PSC); 1% superplasticizer dan 30% silica fume dari total binder; 1% Polypropylene fibreKomposisi PFRSCHPC dan SCHPC menggunakan Portland Slag Cement (PSC); 1% superplasticizer dan 30% silica fume dari total binder; 1% Polypropylene fibre
UNISSULAUNISSULA Indonesia memiliki cadangan 650 juta ton Asbuton yang menghasilkan limbah Asbuton (ASW) sebanyak 65-90% dari beratnya. ASW yang mengandung hidrokarbonIndonesia memiliki cadangan 650 juta ton Asbuton yang menghasilkan limbah Asbuton (ASW) sebanyak 65-90% dari beratnya. ASW yang mengandung hidrokarbon
UNISSULAUNISSULA Kesimpulan Desa Lerep sudah memiliki inisiatif elemen desa cerdas dengan tidak meninggalkan sistem kearifan lokal pada setiap acara desa. Desa Wisata LerepKesimpulan Desa Lerep sudah memiliki inisiatif elemen desa cerdas dengan tidak meninggalkan sistem kearifan lokal pada setiap acara desa. Desa Wisata Lerep
UNTARUNTAR Faktor lain seperti bantuan mengasuh dan urutan kelahiran dalam keluarga juga dapat diperhitungkan untuk penelitian selanjutnya. Berdasarkan hasil penelitianFaktor lain seperti bantuan mengasuh dan urutan kelahiran dalam keluarga juga dapat diperhitungkan untuk penelitian selanjutnya. Berdasarkan hasil penelitian
UNTARUNTAR Pemerintah sebaiknya menyarankan larangan menikah di usia dini di negara Indonesia karena belum cukupnya kesiapan dari aspek kesehatan, mental, emosional,Pemerintah sebaiknya menyarankan larangan menikah di usia dini di negara Indonesia karena belum cukupnya kesiapan dari aspek kesehatan, mental, emosional,
Useful /
UNRAMUNRAM Putusan Nomor 470/PDT/2025/PT SBY, serta mekanisme eksekusi yang dapat ditempuh Para Pihak dalam perkara. Metode yang digunakan dalam penelitian yakniPutusan Nomor 470/PDT/2025/PT SBY, serta mekanisme eksekusi yang dapat ditempuh Para Pihak dalam perkara. Metode yang digunakan dalam penelitian yakni
UMGUMG Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya tingkat cacat produksi pada produk Dust Cover dan Bracket Rubber di PT XYZ, yang berpotensi mengurangiPenelitian ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya tingkat cacat produksi pada produk Dust Cover dan Bracket Rubber di PT XYZ, yang berpotensi mengurangi
UNTARUNTAR Selain itu, penelitian mencatat bahwa work-life integration (WLI) memiliki peran signifikan dalam terjadinya burnout pada dokter. Adanya tantangan dalamSelain itu, penelitian mencatat bahwa work-life integration (WLI) memiliki peran signifikan dalam terjadinya burnout pada dokter. Adanya tantangan dalam
HAMZANWADIHAMZANWADI Analisis data menggunakan metode padan ekstralingual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk tindak tutur menyilaq dilakukan dengan menggunakan tuturanAnalisis data menggunakan metode padan ekstralingual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk tindak tutur menyilaq dilakukan dengan menggunakan tuturan