UNISSULAUNISSULA

JACEE (Journal of Advanced Civil and Environmental Engineering)JACEE (Journal of Advanced Civil and Environmental Engineering)

Desa Wisata Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang merupakan desa wisata yang dikenal secara regional dan nasional. Dalam era pasca pandemi Covid-19, pengembangan Desa Wisata Lerep mulai berkembang. Dengan kebijakan PPKM, desa wisata ini harus mampu memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk mempromosikan objek wisata kepada masyarakat luas. Konsep Desa Cerdas diharapkan mampu mendorong pengembangan Desa Wisata Lerep tanpa menghilangkan kearifan lokal. Implementasi desa cerdas melalui pendekatan yang mencakup pemerintahan cerdas, masyarakat cerdas, kehidupan cerdas, ekonomi cerdas, lingkungan cerdas, dan mobilitas cerdas. Masalahnya adalah kesiapan dan kemampuan masyarakat serta pejabat belum sepenuhnya menerapkan konsep tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis inisiatif desa cerdas dalam pengelolaan Desa Wisata Lerep. Penelitian dilakukan di Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang dengan metode kualitatif deduktif rasionalistik dan teknik analisis deskriptif. Kesimpulan Desa Lerep sudah memiliki inisiatif elemen desa cerdas dengan tidak meninggalkan sistem kearifan lokal pada setiap acara desa.

Desa Wisata Lerep telah menerapkan konsep desa cerdas yang mencakup masyarakat cerdas, pemerintahan cerdas, ekonomi cerdas, lingkungan cerdas, dan promosi cerdas.Inisiatif elemen desa cerdas menunjukkan partisipasi aktif dalam mendukung aktivitas dan pengembangan desa wisata.Beberapa pelaku usaha ekonomi sudah menggunakan TIK dalam layanan dan pemasaran produk, baik jasa maupun barang.Pemerintah Desa Lerep juga berusaha terus berupaya untuk meningkatkan layanan publik yang praktis dan efisien agar proses pelayanan berjalan dengan baik.

Berdasarkan penelitian ini, ada tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh penggunaan teknologi informasi dan komunikasi terhadap partisipasi masyarakat dalam pengelolaan desa wisata, terutama dalam konteks daerah pedesaan yang masih memiliki keterbatasan infrastruktur digital. Kedua, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model pelatihan digital berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi dalam pengelolaan desa cerdas. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi potensi integrasi antara kearifan lokal dan teknologi modern dalam menciptakan inovasi ekonomi yang berkelanjutan di desa wisata. Selain itu, penelitian juga dapat mengevaluasi dampak kebijakan PPKM terhadap transformasi desa wisata menjadi desa cerdas, terutama dalam konteks adaptasi masyarakat terhadap perubahan pola interaksi dan aktivitas ekonomi. Dengan menggabungkan aspek teknologi, kearifan lokal, dan kebijakan publik, penelitian lanjutan diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang strategi pengembangan desa cerdas yang inklusif dan berkelanjutan.

  1. Initiation Of Smart Village Development In Lerep Tourism Village | Yuliani | JACEE (Journal of Advanced... doi.org/10.30659/jacee.7.1.91-97Initiation Of Smart Village Development In Lerep Tourism Village Yuliani JACEE Journal of Advanced doi 10 30659 jacee 7 1 91 97
Read online
File size486.53 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test