UNISSULAUNISSULA

JACEE (Journal of Advanced Civil and Environmental Engineering)JACEE (Journal of Advanced Civil and Environmental Engineering)

Sebagai salah satu moda transportasi yang menjadi primadona masyarakat, tentu kereta akan berusaha meningkatkan dan memberikan layanan yang sesuai dengan keinginan masyarakat, oleh karena itu diperlukan pengembangan dan pembangunan pada jalur kereta api. Salah satu pengembangan jalur ganda pada jalur selatan yang sedang berlangsung adalah Mojokerto – Sepanjang, tetapi jalur Sepanjang – Wonokromo masih menggunakan jalur tunggal, menyebabkan kemacetan. Oleh karena itu, penting untuk membuat jalur ganda pada persimpangan Wonokromo - Sepanjang sehingga seluruh persimpangan Mojokerto - Surabaya Kota menjadi jalur ganda. Pembangunan jalur ganda ini akan memengaruhi waktu perjalanan yang sebelumnya terganggu karena persimpangan. Demikian pula, perubahan kapasitas lalu lintas akan lebih dari sebelumnya dan akan ada perubahan dalam Jadwal Perjalanan Kereta setelah pembangunan jalur ganda dari rute Mojokerto - Surabaya Kota. Dalam penelitian ini, metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengumpulan data sekunder dan data primer berupa observasi melalui survei langsung di stasiun Wonokromo dan sepanjang stasiun. Hasil penelitian diperoleh, ketika menjadi jalur ganda waktu perjalanan akan lebih singkat karena hanya ada aktivitas naik dan turun penumpang serta tindak lanjut, tidak lagi ada persimpangan. Dengan asumsi kecepatan grafik rata-rata menggunakan kecepatan yang ada adalah 73,44 km/jam. Hemat waktu perjalanan total dapat dibuat sebesar 4 jam 30 menit (270 menit) pada rute Mojokerto - Sepanjang dan kapasitas lalu lintas akan meningkat.

Waktu perjalanan yang ada pada rute Mojokerto – Tarik adalah 6,52 menit, untuk rute Tarik – Kedinding 3,09 menit, Kedinding – Krian 3,17 menit, Krian – Boharan 3 menit, Boharan – Along 6,52 menit, Along – Wonokromo 4,57 menit, Wonokromo – Surabaya Gubeng 3,45 menit dan untuk rute Surabaya Gubeng – Surabaya Kota adalah 4,48 menit.Waktu perjalanan ini telah menjadi lebih singkat karena hanya ada penumpang yang naik dan turun serta menyalip, tidak lagi ada persimpangan.Dengan asumsi kecepatan grafik rata-rata menggunakan kecepatan yang ada, yaitu 73,44 km/jam.Rencana perubahan ke jalur ganda di seluruh rute Mojokerto – Along juga akan mengubah grafik perjalanan kereta saat ini (GAPEKA) sehingga waktu perjalanan akan lebih cepat, kapasitas lalu lintas akan meningkat, dan tidak akan ada lagi kereta yang saling bersilang di stasiun.Dengan rencana perubahan jalur tunggal ke jalur ganda pada rute Mojokerto – Wonokromo, hemat waktu perjalanan keseluruhan dapat mencapai 4 jam 30 menit (270 menit) dan kapasitas lalu lintas akan meningkat.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak implementasi jalur ganda terhadap kepuasan penumpang dan kenyamanan di berbagai daerah. Selain itu, analisis efek ekonomi jangka panjang dari peningkatan kapasitas lalu lintas terhadap perekonomian lokal sepanjang jalur kereta api. Penelitian juga dapat mengeksplorasi dampak lingkungan dari konstruksi dan operasi jalur ganda dibandingkan sistem jalur tunggal, serta mempertimbangkan faktor cuaca dan kondisi geografis yang memengaruhi efisiensi operasional.

Read online
File size520.96 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test