UNISSULAUNISSULA

JACEE (Journal of Advanced Civil and Environmental Engineering)JACEE (Journal of Advanced Civil and Environmental Engineering)

Kemajuan ilmu pengetahuan di bidang konstruksi mendorong penelitian tentang bata ringan CLC dengan menambahkan EPFBA. Penelitian ini berfokus pada bata CLC dengan penambahan EPFBA sebesar 1%, 1,5%, dan 2% dari berat semen, yang kemudian dibandingkan dengan bata CLC tanpa EPFBA. Bata-bata ini diuji kekuatan tekan pada hari ke-7, 14, dan 28 sesuai metode uji SNI 8640-2018. Proses pengeringan spesimen dilakukan pada suhu ruangan selama tiga hari berturut-turut dengan penyiraman tiga kali sehari. Hasil uji kekuatan tekan pada hari ke-28 menunjukkan bahwa bata CLC tanpa EPFBA menghasilkan 2,11 MPa, bata CLC dengan penambahan 1% EPFBA menghasilkan 1,06 MPa, bata CLC dengan penambahan 1,5% EPFBA menghasilkan 1,95 MPa, dan bata CLC dengan penambahan 2% EPFBA menghasilkan 2,33 MPa. Kesimpulannya, penambahan EPFBA pada bata CLC pada hari ke-28 meningkatkan kekuatan tekan bata CLC.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa kekuatan tekan bata ringan CLC bervariasi tergantung pada persentase penambahan EPFBA.Pada hari ke-7, penambahan 0% dan 1% EPFBA menghasilkan kekuatan tekan yang rendah, yaitu 1,72 MPa dan 0,33 MPa.Namun, penambahan 1,5% dan 2% menghasilkan kekuatan tekan yang lebih baik, yaitu 1 MPa dan 1,72 MPa.Pada hari ke-14, penambahan 0% dan 1% EPFBA masih menunjukkan kekuatan tekan yang rendah, dengan nilai 1,78 MPa dan 0,78 MPa.Penambahan 1,5% menyebabkan peningkatan kekuatan tekan menjadi 1,06 MPa, dan penambahan 2% menghasilkan kekuatan tekan tertinggi pada 1,95 MPa.Pada hari ke-28, penambahan 0% EPFBA memiliki kekuatan tekan tertinggi pada 2,11 MPa.Penambahan 1% dan 1,5% masih menunjukkan kekuatan tekan yang rendah, yaitu 1,06 MPa dan 1,95 MPa.Namun, penambahan 2% menghasilkan kekuatan tekan tertinggi pada 2,33 MPa.Penurunan kekuatan tekan untuk penambahan 1% dan 1,5% pada hari ke-7 dan ke-14 disebabkan oleh faktor lain selama proses pembuatan atau pengeringan spesimen.

Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi kekuatan tekan pada periode pengeringan awal saat menggunakan penambahan 1% dan 1,5% EPFBA, dengan tujuan untuk mengoptimalkan proses pengeringan dan meminimalkan efek negatif. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi penggunaan EPFBA dalam persentase yang lebih tinggi, misalnya 3% atau 4%, untuk melihat apakah ada peningkatan lebih lanjut dalam kekuatan tekan bata CLC. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efek penambahan EPFBA dengan bahan tambahan lainnya, seperti abu sekam padi atau abu batu gamping, untuk menentukan bahan mana yang paling efektif dalam meningkatkan kekuatan tekan bata ringan CLC.

  1. Study of Compressive Strength of Cellular Lightweight Concrete (CLC) Bricks Using Empty Palm Fruit Bunch... jurnal.unissula.ac.id/index.php/JACEE/article/view/40777Study of Compressive Strength of Cellular Lightweight Concrete CLC Bricks Using Empty Palm Fruit Bunch jurnal unissula ac index php JACEE article view 40777
Read online
File size307.16 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test