STAIN TDMSTAIN TDM

AT-TASYRI': JURNAL ILMIAH PRODI MUAMALAHAT-TASYRI': JURNAL ILMIAH PRODI MUAMALAH

Penelitian ini mengkaji evolusi keuangan sosial Islam di Turkiye, dengan fokus pada zakat dan wakaf, dari perspektif historis dan kontemporer. Secara historis, pengelolaan keuangan sosial Islam di Turkiye telah berkembang sejak masa Kesultanan Utsmaniyah, di mana lembaga wakaf memainkan peran penting dalam pemberdayaan sosial dan ekonomi. Setelah berdirinya republik sekuler, pengelolaan wakaf berada di bawah regulasi pemerintah melalui lembaga seperti Vakıflar Genel Müdürlüğü (VGM) yang mengawasi administrasi dan distribusi aset wakaf. Meskipun berada dalam kerangka sekuler, prinsip-prinsip Islam tetap menjadi dasar dalam pengelolaan zakat dan wakaf di Turkiye. Selain itu, potensi zakat dan wakaf sangat besar, mengingat mayoritas penduduknya beragama Islam dan semangat berderma telah mengakar kuat dalam budaya. Studi ini menemukan bahwa jika dikelola secara optimal, zakat dan wakaf dapat menjadi instrumen yang efektif untuk pengentasan kemiskinan dan pengurangan kesenjangan sosial. Baik lembaga pemerintah maupun institusi swasta, termasuk LSM, telah memainkan peran penting dalam memajukan keuangan sosial Islam. Dengan tata kelola yang baik dan implementasi yang strategis, keuangan sosial Islam berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjadi model bagi negara-negara mayoritas Muslim lainnya yang ingin mengembangkan pemberdayaan ekonomi berbasis filantropi.

Keuangan sosial Islam di Turkiye telah berkembang secara signifikan, baik secara historis maupun kontemporer, meskipun beroperasi dalam kerangka sekuler.Pengelolaan wakaf dan zakat yang berakar pada era Kesultanan Utsmaniyah telah mengalami transformasi, terutama dengan pembentukan lembaga seperti Vakıflar Genel Müdürlüğü (VGM) yang mengelola aset wakaf secara profesional.Meskipun terdapat tantangan dalam transparansi dan efisiensi distribusi dana, potensi zakat dan wakaf untuk mengurangi kemiskinan dan kesenjangan sosial sangat besar.Dengan reformasi tata kelola dan pemanfaatan teknologi, sistem keuangan sosial Islam di Turkiye dapat menjadi model bagi negara-negara Muslim lainnya.

Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengembangkan sistem manajemen zakat yang lebih terstruktur dan transparan, dengan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi distribusi. Kedua, studi tentang penerapan qard hasan dalam skema mikrofinansial di Turkiye dapat memberikan wawasan baru untuk memperluas akses keuangan inklusif. Ketiga, penelitian tentang dampak jangka panjang wakaf produktif terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat perlu dilakukan, khususnya dalam sektor pendidikan dan kesehatan, untuk memastikan konsistensi dengan prinsip ekonomi syariah.

  1. The Primary Education Journal. primary education journal overview global platform publishing peer reviewed... doi.org.tr/10.54863/jief.1540049The Primary Education Journal primary education journal overview global platform publishing peer reviewed doi tr 10 54863 jief 1540049
  2. Pengembangan Waqaf Temporer Bagi Pembangunan Ekonomi Umat: Suatu Kajian Penerapannya di Turki dan Indonesia... doi.org/10.32505/ihtiyath.v8i1.8165Pengembangan Waqaf Temporer Bagi Pembangunan Ekonomi Umat Suatu Kajian Penerapannya di Turki dan Indonesia doi 10 32505 ihtiyath v8i1 8165
  3. Synergy of BAZNAS, LAZNAS, and BWI: Exploring the Potential of Zakat and Waqf for Social and Economic... doi.org/10.56495/ejeb.v2i2.689Synergy of BAZNAS LAZNAS and BWI Exploring the Potential of Zakat and Waqf for Social and Economic doi 10 56495 ejeb v2i2 689
  4. KONSEP FILANTROPI ISLAM DI MASA PANDEMI COVID-19 | AT-TASYRI': JURNAL ILMIAH PRODI MUAMALAH. konsep... ejournal.staindirundeng.ac.id/index.php/Tasyri/article/view/859KONSEP FILANTROPI ISLAM DI MASA PANDEMI COVID 19 AT TASYRI JURNAL ILMIAH PRODI MUAMALAH konsep ejournal staindirundeng ac index php Tasyri article view 859
Read online
File size413.72 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test