PDPIPDPI

Jurnal Pengabdian MasyarakatJurnal Pengabdian Masyarakat

Bencana tanah bergerak merupakan salah satu bencana alam yang berdampak besar terhadap kondisi fisik, sosial, dan psikologis masyarakat terdampak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan dukungan sosial dan psikologis kepada korban bencana melalui program bhakti sosial dan pemulihan trauma (trauma healing). Metode kegiatan meliputi pemberian bantuan kebutuhan dasar, layanan kesehatan, serta kegiatan psikososial seperti terapi bermain dan konseling kelompok yang difokuskan kepada anak-anak dan kelompok rentan. Kegiatan dilaksanakan di wilayah terdampak bencana tanah bergerak di Desa Pasirmunjul Purwakarta, Jawa Barat, dengan melibatkan relawan, tenaga medis, dan pendamping psikologis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa intervensi yang dilakukan memberikan dampak positif terhadap pemulihan emosional korban serta memperkuat solidaritas dan ketangguhan sosial masyarakat. Kegiatan ini diharapkan menjadi model respons cepat pascabencana yang menggabungkan bantuan material dan dukungan psikologis secara holistik.

Kegiatan bhakti sosial yang menekankan penguatan komunitas dan dukungan emosional terbukti efektif membantu korban bencana tanah bergerak pulih secara psikologis dan sosial.Pendekatan partisipatif melalui konseling, aktivitas rekreatif, dan forum berbagi pengalaman berhasil meredakan gejala trauma serta meningkatkan solidaritas dan ketahanan mental, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak.Untuk memperkuat keberlanjutan pemulihan, diperlukan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap tanda‑tanda pergerakan tanah serta program pelatihan dan revitalisasi fungsi sosial yang mendukung kolaborasi lintas sektor.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas jangka panjang intervensi bhakti sosial dan pemulihan trauma dengan mengukur perubahan kesehatan mental dan sosial korban selama dua hingga lima tahun pasca‑bencana. Studi komparatif antara model intervensi yang melibatkan hanya bantuan material versus model yang mengintegrasikan dukungan psikososial dapat mengidentifikasi kontribusi relatif masing‑masing komponen terhadap pemulihan komunitas. Peneliti juga dapat mengembangkan dan menguji prototipe sistem peringatan dini berbasis partisipasi masyarakat yang mengkombinasikan data geologi dan laporan warga untuk mengurangi risiko bencana tanah bergerak. Analisis biaya‑manfaat dari program bhakti sosial yang berkelanjutan dapat memberikan wawasan tentang alokasi sumber daya yang paling efisien bagi pemerintah dan lembaga non‑profit. Selanjutnya, penelitian kualitatif mengenai persepsi dan pengalaman anak‑anak korban terhadap aktivitas terapi bermain dapat memperbaiki desain program psikososial yang lebih sesuai dengan kebutuhan usia mereka. Akhirnya, kolaborasi lintas disiplin antara akademisi, tenaga medis, dan pakar teknologi dapat menciptakan platform digital untuk memantau dan mendukung proses pemulihan secara real‑time, sehingga memperkuat jaringan sosial dan mengurangi isolasi korban.

  1. SAINS PEDULI LINGKUNGAN: PENERAPAN KONSEP DASAR SAINS DALAM MENANGANI BENCANA TANAH GERAK DI WILAYAH... bakticendekianusantara.or.id/index.php/ojs-jmdm/article/view/115SAINS PEDULI LINGKUNGAN PENERAPAN KONSEP DASAR SAINS DALAM MENANGANI BENCANA TANAH GERAK DI WILAYAH bakticendekianusantara index php ojs jmdm article view 115
Read online
File size663.56 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test