HAMZANWADIHAMZANWADI

SeBaSaSeBaSa

Penelitian ini merupakan kajian pragmatik yang bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan strategi tindak tutur menyilaq pada masyarakat Sasak di Desa Gereneng, Kecamatan Sakra Timur. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan didukung dengan kuesioner Tes Melengkapi Wacana. Analisis data menggunakan metode padan ekstralingual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk tindak tutur menyilaq dilakukan dengan menggunakan tuturan satu kalimat, tuturan dua kalimat, tuturan tiga kalimat, dan tuturan lebih dari tiga kalimat. Sementara itu, strategi menyilaq dilakukan dengan urutan salam pembuka > permohonan maaf > memperkenalkan diri > memperkenalkan pemilik hajat > menyampaikan isi/pesan > harapan > memohon izin pamit > terima kasih > salam penutup. Dalam merespons tindak tutur, masyarakat mewujudkannya dalam bentuk tuturan menerima dan tuturan menolak. Dalam tuturan menerima digunakan strategi berjanji, sedangkan dalam tuturan menolak menggunakan strategi: terima kasih > permohonan maaf > argumentasi > pesan.

Dalam tindak tutur menyilaq masyarakat Sasak di Desa Gereneng, Kecamatan Sakra Timur menggunakan empat jenis tuturan.satu kalimat, dua kalimat, tiga kalimat, dan lebih dari tiga kalimat.Respons terhadap tindak tutur terdiri atas dua bentuk, yaitu respons menerima dan respons menolak.Strategi menyilaq meliputi salam pembuka, permohonan maaf, memperkenalkan diri, memperkenalkan pemilik hajat, menyampaikan isi/pesan, harapan, memohon izin pamit, terima kasih, dan salam penutup.Strategi merespons menyilaq terdiri atas respons menerima yang menunjukkan kesediaan hadir dan respons menolak yang melibatkan terima kasih, permohonan maaf, argumentasi, dan pesan.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana variasi tingkat formalitas bahasa Sasak (alus vs jamak) memengaruhi keberhasilan strategi menyilaq dan responsnya di kalangan masyarakat dengan status sosial berbeda. Selain itu, studi dapat meneliti pengaruh konteks kebudayaan lokal, seperti peran pertunjukan adat, terhadap struktur dan isi strategi menyilaq pada situasi formal dan informal. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi digital, misalnya media sosial, sebagai media tambahan dalam proses menyilaq, serta dampaknya terhadap kecepatan dan efektivitas komunikasi antarsosial.

Read online
File size390.6 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test