STIALANSTIALAN

Jurnal Good GovernanceJurnal Good Governance

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan best practice dan inovasi dalam Kebijakan Neraca Komoditas Beras Melalui Sistem Nasional Neraca Komoditas (SINAS-NK), menganalisis prasyarat keberhasilan, dan mengetahui tantangan dalam Inovasi Kebijakan Neraca Komoditas Beras Melalui Sistem Nasional Neraca Komoditas (SINAS-NK). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan data sekunder yang diambil dari laporan, artikel, dan internet untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh narasumber yang diwawancarai. Konsep teori untuk menilai sebuah best practice menggunakan teori (Prasojo, Eko, 2007) dengan beberapa kriteria. Hasil dari penelitian ini ditemukan dampak pada penataan sistem tata niaga yang integrasi, menghasilkan colaborative governance atau kemitraan bisnis antara importir dan eksportir khususnya komoditas beras, inovasi yang sangat bermanfaat bagi pemerintah, pelaku usaha, produsen, dan masyarakat dan memiliki payung hukum yang kuat, serta adanya komitmen pimpinan yang tinggi dari masing-masing Kementerian/Lembaga seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Badan Pangan Nasional, BULOG, INSW, dan Badan Pusat Statististik yang untuk menyediakan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Beberapa tantangan dan hambatan Inovasi Kebijakan Neraca Komoditas Beras Melalui Sistem Nasional Neraca Komoditas (SINAS-NK) yang ditemukan antara lain kesiapan dan komitmen semua stakeholders, pendetailan komoditas, sosialisasi penggunaan aplikasi, akurasi data stok awal dan stok dan belum dilakukan pemisahan total stok beras umum dan industri.

Inovasi kebijakan neraca komoditas beras melalui SINAS-NK telah memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan transparansi dan akurasi data, serta memperkuat kolaborasi antar lembaga.Namun, tantangan seperti kesiapan stakeholder dan akurasi data tetap menjadi hambatan.Untuk mengoptimalkan SINAS-NK, diperlukan peningkatan kapasitas stakeholder dan pengembangan sistem pemantauan data yang lebih real-time.

Beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1) Menganalisis dampak pelatihan stakeholder terhadap efektivitas SINAS-NK dalam mengelola data komoditas beras. 2) Mengembangkan sistem AI untuk meningkatkan akurasi dan kecepatan pemrosesan data neraca komoditas beras. 3) Meneliti pengaruh pemisahan stok beras umum dan industri terhadap stabilitas harga pasar dan kebijakan pangan nasional.

Read online
File size894.59 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test