GREENATIONPUBLISHERGREENATIONPUBLISHER
Greenation Education and Culture ReviewGreenation Education and Culture ReviewPelestarian artefak budaya lokal menghadapi tantangan yang semakin besar akibat kemajuan teknologi yang cepat serta menurunnya minat generasi muda terhadap warisan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Augmented Reality (AR) sebagai media edukatif dalam pelestarian artefak budaya lokal dengan menggunakan kerangka kerja SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats). Pendekatan deskriptif kualitatif diterapkan melalui tinjauan literatur, observasi, dan analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi implementasi AR. Temuan menunjukkan bahwa AR memiliki keunggulan signifikan, antara lain visualisasi interaktif, pengalaman belajar imersif, serta peningkatan keterlibatan pengguna muda. Namun, implementasinya dibatasi oleh biaya pengembangan yang tinggi, masalah kompatibilitas perangkat, dan literasi digital yang terbatas di beberapa komunitas. Peluang muncul dari penyebaran luas penggunaan smartphone, inisiatif transformasi digital, serta dukungan pemerintah terhadap pelestarian budaya. Sementara itu, ancaman meliputi perubahan teknologi yang cepat, tantangan keberlanjutan, dan persaingan dengan platform hiburan digital lainnya. Penelitian menyimpulkan bahwa AR memiliki potensi kuat untuk menjadi alat edukatif yang efektif dalam meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap warisan budaya lokal di kalangan generasi muda. Kolaborasi strategis antara institusi pendidikan, organisasi budaya, lembaga pemerintah, dan pengembang teknologi menjadi faktor penting untuk menjamin implementasi yang berkelanjutan serta pengembangan berkelanjutan media pendidikan berbasis AR.
Secara keseluruhan, strategi yang dihasilkan dari analisis SWOT menunjukkan bahwa penerapan Augmented Reality merupakan inovasi yang layak untuk media edukatif yang berfokus pada pelestarian artefak budaya lokal.Implementasi yang berhasil memerlukan kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, komunitas budaya, dan pengembang teknologi untuk memastikan media yang dihasilkan tidak hanya menarik secara visual tetapi juga akurat dan berkelanjutan, serta secara efektif meningkatkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya melindungi warisan budaya.
Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas pembelajaran berbasis AR terhadap retensi pengetahuan budaya pada siswa sekolah menengah dibandingkan dengan metode konvensional, dengan menggunakan desain eksperimen terkontrol. Selain itu, diperlukan kajian tentang model pengembangan AR yang hemat biaya bagi komunitas budaya dengan sumber daya terbatas, misalnya dengan memanfaatkan perangkat lunak sumber terbuka dan pendekatan co‑creation bersama masyarakat lokal. Selanjutnya, studi longitudinal dapat meneliti keberlanjutan jangka panjang serta penerimaan pengguna terhadap platform pendidikan AR, fokus pada pembaruan konten, kompatibilitas perangkat, dan intervensi peningkatan literasi digital untuk memastikan dampak positif yang berkelanjutan pada generasi muda.
- Vol. 2 No. 1 (2026): Greenation Education and Culture Review (October 2025 - March 2026) | Greenation... greenationpublisher.org/GECR/issue/view/59Vol 2 No 1 2026 Greenation Education and Culture Review October 2025 March 2026 Greenation greenationpublisher GECR issue view 59
- Vol. 5 No. 6 (2025): Journal of Accounting and Finance Management (January - February 2025) | Journal... doi.org/10.38035/jafm.v5i6Vol 5 No 6 2025 Journal of Accounting and Finance Management January February 2025 Journal doi 10 38035 jafm v5i6
| File size | 514.24 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
GREENATIONPUBLISHERGREENATIONPUBLISHER Guru-guru baru ini telah menyelesaikan gelar mereka dari fakultas pendidikan berbagai universitas di Timor-Leste, dengan departemen seperti bahasa Inggris,Guru-guru baru ini telah menyelesaikan gelar mereka dari fakultas pendidikan berbagai universitas di Timor-Leste, dengan departemen seperti bahasa Inggris,
UNTADUNTAD Penerapan prinsip kearifan lokal menjadi elemen kunci dalam membangun pesan kampanye yang relevan dengan budaya masyarakat setempat dalam memperkuat koordinasiPenerapan prinsip kearifan lokal menjadi elemen kunci dalam membangun pesan kampanye yang relevan dengan budaya masyarakat setempat dalam memperkuat koordinasi
IOINFORMATICIOINFORMATIC Sensor DHT11 dan MQ-135 digunakan untuk mendeteksi parameter suhu, kelembapan, dan kualitas udara, dan data tersebut kemudian dikirim ke Firebase CloudSensor DHT11 dan MQ-135 digunakan untuk mendeteksi parameter suhu, kelembapan, dan kualitas udara, dan data tersebut kemudian dikirim ke Firebase Cloud
DINUSDINUS Analisis mendalam mengidentifikasi lemahnya identitas merek, kemasan yang tidak menarik, dan minimnya pemanfaatan media digital sebagai hambatan utama.Analisis mendalam mengidentifikasi lemahnya identitas merek, kemasan yang tidak menarik, dan minimnya pemanfaatan media digital sebagai hambatan utama.
STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA Berdasarkan uraian dari laporan akhir ini, penulis dapat menyimpulkan bahwa.website yang telah dirancang ini hanya sebatas pembuatan desain tampilan halamannyaBerdasarkan uraian dari laporan akhir ini, penulis dapat menyimpulkan bahwa.website yang telah dirancang ini hanya sebatas pembuatan desain tampilan halamannya
STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA Kegiatan C pembuatan pola pada kain bludru oscar yang terdiri dari dudukan, sandaran, dan lengan kursi. Kegitan D pemotongan busa yang terdiri dari dudukan,Kegiatan C pembuatan pola pada kain bludru oscar yang terdiri dari dudukan, sandaran, dan lengan kursi. Kegitan D pemotongan busa yang terdiri dari dudukan,
STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA Lobi Interlink Data Center Sejahtera adalah ruang penting yang menyambut banyak pengunjung termasuk karyawan, rekan bisnis, dan tamu luar. Untuk mempertahankanLobi Interlink Data Center Sejahtera adalah ruang penting yang menyambut banyak pengunjung termasuk karyawan, rekan bisnis, dan tamu luar. Untuk mempertahankan
STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA Penulis mengambil 25 siswa terbagi dari 5 siswa yang berada pada rangking 5 besar di setiap kelas dari 5 kelas yang ada, kemudian dari 25 siswa tersebutPenulis mengambil 25 siswa terbagi dari 5 siswa yang berada pada rangking 5 besar di setiap kelas dari 5 kelas yang ada, kemudian dari 25 siswa tersebut
Useful /
GREENATIONPUBLISHERGREENATIONPUBLISHER Tingkat pengembalian pinjaman mencapai 91,8%, lebih tinggi dari rata-rata industri. Segmen optimal untuk model hibrida adalah UMKM dengan omset tahunanTingkat pengembalian pinjaman mencapai 91,8%, lebih tinggi dari rata-rata industri. Segmen optimal untuk model hibrida adalah UMKM dengan omset tahunan
GREENATIONPUBLISHERGREENATIONPUBLISHER Sebanyak 150 perempuan pengusaha dari 10 desa di Jawa Tengah dan Jawa Timur dijadikan responden. Hasil menunjukkan bahwa program kewirausahaan meningkatkanSebanyak 150 perempuan pengusaha dari 10 desa di Jawa Tengah dan Jawa Timur dijadikan responden. Hasil menunjukkan bahwa program kewirausahaan meningkatkan
GREENATIONPUBLISHERGREENATIONPUBLISHER Dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan metodologi studi kasus, penelitian ini melakukan survei terhadap 44 karyawan pada level supervisor dan diDengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan metodologi studi kasus, penelitian ini melakukan survei terhadap 44 karyawan pada level supervisor dan di
GREENATIONPUBLISHERGREENATIONPUBLISHER Hasil menunjukkan bahwa 87% desa wisata yang menerapkan kewirausahaan hijau mengalami peningkatan kunjungan wisatawan sebesar 34% dalam dua tahun terakhir.Hasil menunjukkan bahwa 87% desa wisata yang menerapkan kewirausahaan hijau mengalami peningkatan kunjungan wisatawan sebesar 34% dalam dua tahun terakhir.