HIKMAHUNIVERSITYHIKMAHUNIVERSITY

Journal of English Language Teaching and Islamic IntegrationJournal of English Language Teaching and Islamic Integration

Pengintegrasian kecerdasan buatan ke dalam lingkungan pendidikan telah secara mendasar mengubah wajah akuisisi bahasa, beralih dari pembelajaran mandiri ke kolaborasi dinamis antara manusia dan AI. Namun, dampak pasti dari media pembelajaran kolaboratif terhadap hasil pembelajaran spesifik seperti kualitas tulisan, ekspresi kreatif, dan keterlibatan kognitif yang berkelanjutan tetap menjadi area penelitian yang kompleks. Artikel ini menyajikan tinjauan literatur komprehensif dan mengusulkan kerangka instruksional teoretis untuk mengevaluasi dinamika kolaboratif dalam pendidikan bahasa Inggris. Dengan menyintesis wawasan lintas disiplin tentang tim manusia-AI, model mental kognitif, dan adaptasi peran, karya ini menyoroti keseimbangan halus antara memanfaatkan AI untuk produktivitas dan memastikan pengembangan pedagogis yang mendalam.

Integrasi media kolaborasi manusia-AI dalam pendidikan bahasa Inggris merepresentasikan perubahan mendasar dalam metode pedagogis.Tinjauan literatur ini menunjukkan bahwa meskipun AI dapat meningkatkan kecepatan dan efisiensi generasi teks, aplikasi standar sering kali mengancam akurasi kritis, kreativitas, dan keterlibatan kognitif yang diperlukan untuk akuisisi bahasa yang sebenarnya.Dengan menggabungkan kerangka kerja lintas disiplin tentang pergeseran peran triadik, pengembangan model mental, dan refleksi kritis, pendidik dapat merancang sistem yang memprioritaskan pembelajaran dibandingkan eksekusi tugas semata.Tujuan AI dalam pendidikan bahasa seharusnya bukan menggantikan usaha kognitif siswa, tetapi meningkatkannya.Kerangka Kerja Penulisan Reflektif Triadik yang diajukan menjadi langkah dasar untuk mencapai keseimbangan ini.Seiring berkembangnya sistem AI dari alat sederhana menjadi mitra co-author interaktif, evaluasi empiris berkelanjutan dan tata kelola etis ketat akan menjadi vital untuk memastikan kolaborasi manusia-AI memperkaya lingkungan pendidikan, membentuk penulis yang baik secara teknis maupun kreatif secara mendalam.

Penelitian lanjutan perlu menginvestigasi dampak jangka panjang Kerangka Kerja Penulisan Reflektif Triadik (TRWF) terhadap kemampuan penulisan yang tidak terbantu. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi penyesuaian budaya lintas AI dalam pasangan kepribadian untuk memahami bagaimana kelompok demografis berbeda merespons tingkat kecermatan atau ekstroversi AI selama tugas bahasa kompleks. Terakhir, pengembangan pedoman etis yang spesifik untuk privasi data dan profilisasi siswa dalam pembelajaran berbasis AI menjadi penting untuk memastikan keseimbangan antara inovasi teknologi dan hak individu.

Read online
File size387.23 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test