E GREENATIONE GREENATION
Greenation International Journal of Law and Social SciencesGreenation International Journal of Law and Social SciencesStudi ini mengkaji masalah diskresi peradilan dalam penerapan pengampunan hukum berdasarkan Pasal 54 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Pengampunan hukum merupakan reformasi signifikan dalam sistem hukuman, karena memungkinkan hakim untuk tidak memberikan sanksi pidana meskipun terdakwa telah terbukti bersalah. Namun, frasa umum seperti kecilnya sifat pelanggaran, kondisi pribadi pelaku, keadilan, dan kemanusiaan dapat menyebabkan subjektivitas, ketidaksesuaian hukuman, dan ketidakpastian hukum jika tidak diiringi parameter kontrol yang memadai. Studi ini menggunakan metode penelitian hukum normatif-preskriptif dengan pendekatan statistik, konseptual, dan komparatif terbatas. Temuan menunjukkan bahwa penerapan pengampunan hukum harus diarahkan oleh model berbasis keadilan substantif yang mencakup empat mekanisme kontrol: bukti kesalahan, kelayakan pengampunan, pertimbangan kepentingan korban dan masyarakat, serta alasan hukum yang jelas dan dapat ditinjau. Model ini menempatkan pengampunan hukum bukan sebagai tindakan belas kasihan subjektif, tetapi sebagai mekanisme peradilan rasional, proporsional, dan akuntabel.
Pengampunan hukum dalam KUHP menunjukkan pergeseran penting dalam sistem hukuman, tetapi memerlukan parameter kontrol yang jelas untuk menghindari subjektivitas.Model berbasis keadilan substantif yang diajukan menawarkan empat mekanisme kontrol.bukti kesalahan, kelayakan pengampunan, pertimbangan korban dan masyarakat, serta alasan hukum yang transparan.Studi ini menegaskan bahwa pengampunan hukum harus diterapkan dengan prinsip keadilan yang proporsional dan akuntabel, bukan hanya berdasarkan pertimbangan belas kasihan.Model ini membantu menjaga konsistensi hukum sekaligus melindungi kepentingan korban dan masyarakat.
Penelitian lanjutan dapat mengembangkan kerangka kerja evaluasi keadilan substantif untuk pengampunan hukum dengan mempertimbangkan konteks sosial dan budaya Indonesia. Selain itu, perlu dilakukan analisis komparatif terhadap sistem pengampunan hukum di negara lain untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat disesuaikan dengan hukum nasional. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak pengampunan hukum terhadap pemulihan korban dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan pidana, dengan fokus pada mekanisme restoratif yang lebih inklusif.
| File size | 196.45 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIVERSITASPGRIDELTAUNIVERSITASPGRIDELTA Riset kuantitatif jenis kuasi-eksperimen ini mengadopsi rancangan nonequivalent control group design. Sebanyak 48 peserta didik kelas X dipilih sebagaiRiset kuantitatif jenis kuasi-eksperimen ini mengadopsi rancangan nonequivalent control group design. Sebanyak 48 peserta didik kelas X dipilih sebagai
E GREENATIONE GREENATION Secara parsial, kebangkrutan finansial tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak, sementara arus kas operasional dan ketidakpastianSecara parsial, kebangkrutan finansial tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak, sementara arus kas operasional dan ketidakpastian
E GREENATIONE GREENATION Studi ini menunjukkan bahwa nilai co-creation memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas jemaah Umrah, yang menunjukkan bahwa partisipasiStudi ini menunjukkan bahwa nilai co-creation memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas jemaah Umrah, yang menunjukkan bahwa partisipasi
E GREENATIONE GREENATION Studi menggunakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan kasus dan konseptual. Temuan menunjukkan bahwa disparitas tidak hanya terjadi dalam jumlahStudi menggunakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan kasus dan konseptual. Temuan menunjukkan bahwa disparitas tidak hanya terjadi dalam jumlah
E GREENATIONE GREENATION Implikasi temuan ini menegaskan relevansi Beneish M-Score sebagai alat deteksi dini bagi auditor dan regulator untuk mengidentifikasi salah saji materialImplikasi temuan ini menegaskan relevansi Beneish M-Score sebagai alat deteksi dini bagi auditor dan regulator untuk mengidentifikasi salah saji material
JURNALEMPATHYJURNALEMPATHY Data dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) menunjukkan prevalensi stunting di Indonesia masih mencapai 24%, yang mempengaruhi sekitar 6 juta anak diData dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) menunjukkan prevalensi stunting di Indonesia masih mencapai 24%, yang mempengaruhi sekitar 6 juta anak di
UMMUUMMU Hasil penelitian menunjukkan bahwa judicial pardon mencerminkan pengakuan terhadap nilai kemanusiaan, keadilan, dan keseimbangan antara kepastian hukumHasil penelitian menunjukkan bahwa judicial pardon mencerminkan pengakuan terhadap nilai kemanusiaan, keadilan, dan keseimbangan antara kepastian hukum
UHBUHB The study reveals that judicial inconsistency in theft sentencing, particularly involving juvenile offenders, arises from divergent normative approaches,The study reveals that judicial inconsistency in theft sentencing, particularly involving juvenile offenders, arises from divergent normative approaches,
Useful /
INSTITUTHIDAYATULLAHBATAMINSTITUTHIDAYATULLAHBATAM Namun demikian, masih terdapat kesenjangan akses terhadap referensi ilmiah yang mutakhir di berbagai perpustakaan perguruan tinggi di Indonesia. KegiatanNamun demikian, masih terdapat kesenjangan akses terhadap referensi ilmiah yang mutakhir di berbagai perpustakaan perguruan tinggi di Indonesia. Kegiatan
UHBUHB Penelitian ini menyajikan telaah komprehensif terhadap problematika kepemiluan dengan penekanan khusus pada sistem presidential threshold yang telah memicuPenelitian ini menyajikan telaah komprehensif terhadap problematika kepemiluan dengan penekanan khusus pada sistem presidential threshold yang telah memicu
UHBUHB Dalam merespons meningkatnya ketimpangan dan tantangan kelembagaan, pemerintah menetapkan Undang-Undang No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi PeraturanDalam merespons meningkatnya ketimpangan dan tantangan kelembagaan, pemerintah menetapkan Undang-Undang No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan
UHBUHB Perkembangan pesat sistem kecerdasan buatan yang semakin canggih mampu menciptakan ilustrasi digital telah secara fundamental mengubah paradigma hak ciptaPerkembangan pesat sistem kecerdasan buatan yang semakin canggih mampu menciptakan ilustrasi digital telah secara fundamental mengubah paradigma hak cipta