UNIVERSITASPGRIDELTAUNIVERSITASPGRIDELTA

JEDMA Jurnal Edukasi MatematikaJEDMA Jurnal Edukasi Matematika

Keterampilan menyelesaikan masalah matematis dalam topik aritmatika memegang peranan yang amat krusial bagi peserta didik. Akan tetapi, temuan di lapangan memperlihatkan bahwa tingkat penguasaan siswa di MA Nurul Islam Pungging Mojokerto masih tergolong minim, yang utamanya disebabkan oleh mendominasinya strategi pembelajaran yang berpusat pada guru (teacher-centered). Penelitian ini dirancang untuk mengevaluasi dampak pengaplikasian model Problem-Based Learning (PBL) terhadap kecakapan pemecahan masalah matematika siswa kelas X. Riset kuantitatif jenis kuasi-eksperimen ini mengadopsi rancangan nonequivalent control group design. Sebanyak 48 peserta didik kelas X dipilih sebagai sampel melalui teknik cluster sampling, di mana Kelas X TA 1 ditetapkan sebagai kelas perlakuan dan Kelas X TA 2 sebagai kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data mencakup tes pretest-posttest serta kuesioner respon siswa. Hasil penelitian memperlihatkan peningkatan skor rata-rata yang mencolok pada kelompok eksperimen. Berdasarkan uji Mann-Whitney U, diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,036. Perolehan ini secara matematis menolak 𝐻0 serta menerima 𝐻𝑎, sehingga membuktikan bahwa penerapan Problem-Based Learning (PBL) berkontribusi secara signifikan dalam menguatkan kapasitas pemecahan masalah matematis siswa kelas X pada pokok bahasan aritmetika di MA Nurul Islam Pungging Mojokerto.

Implementasi model Problem-Based Learning (PBL) pada kegiatan belajar matematika di lingkungan kelas X Madrasah Aliyah Nurul Islam Pungging Mojokerto berjalan efektif dan mampu mentransformasi pola belajar siswa dari pasif menjadi aktif.Masalah utama materi aritmatika di lokasi penelitian terletak pada rendahnya kemampuan awal siswa dalam memformulasikan masalah cerita kontekstual ke dalam bentuk model matematika formal akibat dominasi metode ceramah sebelumnya.Pengujian statistik Mann-Whitney U membuktikan bahwa penerapan pendekatan Problem-Based Learning (PBL) berkontribusi secara substantif dalam mengoptimalkan kapasitas siswa kelas X MA Nurul Islam Pungging Mojokerto untuk menyelesaikan berbagai persoalan matematika pada materi aritmatika.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan studi tentang efektivitas model PBL dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika di lingkungan sekolah lain atau mata pelajaran berbeda. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi penggunaan teknologi pendidikan sebagai pendukung dalam penerapan PBL, seperti platform e-learning atau aplikasi interaktif. Terakhir, penelitian juga dapat fokus pada pengaruh durasi dan intensitas implementasi PBL terhadap perkembangan keterampilan berpikir kritis dan kreativitas siswa, terutama dalam konteks pembelajaran jangka panjang.

  1. Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa dalam Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Tiga... doi.org/10.31004/basicedu.v6i1.1990Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa dalam Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Tiga doi 10 31004 basicedu v6i1 1990
Read online
File size324.58 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test