INSTITUTHIDAYATULLAHBATAMINSTITUTHIDAYATULLAHBATAM

SIGMA : Jurnal Sinergi MengabdiSIGMA : Jurnal Sinergi Mengabdi

Pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas mahasiswa akhir calon guru dan pengelola pendidikan Islam di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al Mubarok Bandar Mataram melalui pelatihan akademik dasar keislaman. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk workshop Ramadhan Camp selama dua hari (13–14 Maret 2026) dengan peserta 58 mahasiswa semester VIII dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan Manajemen Pendidikan Islam (MPI). Materi pelatihan meliputi thoharah dan praktikum shalat, masalatunnisa, tajhizul janaiz, haji dan umroh, serta zakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berupa demonstrasi, praktik berpasangan, simulasi, Focus Group Discussion (FGD), dan studi kasus. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipatif, dinamika diskusi, serta pemberian feedback oleh mahasiswa. Hasil menunjukkan bahwa workshop ini berhasil mentransformasi pemahaman peserta dari teoretis menjadi keterampilan prosedural yang mantap, dengan FGD terbukti efektif untuk materi sensitif karena menciptakan ruang diskusi yang inklusif. Dampak psikologis yang terdapat pada pelatihan adalah meningkatnya kepercayaan diri peserta sebagai calon lulusan yang siap menjadi rujukan masyarakat dalam praktik ibadah, sebagai bagian dari lulusan kampus berbasis islam, serta terbangunnya ukhuwah dan kolaborasi lintas jurusan.

Kegiatan pengabdian masyarakat berupa Ramadhan Camp berhasil membekali 58 mahasiswa semester VIII dari Program Studi PAI, PGMI, dan MPI STIT Al Mubarok Bandar Mataram dengan keterampilan praktis fikih ibadah (thoharah dan shalat, masalatunnisa, tajhizul janaiz, haji dan umroh, serta zakat) melalui metode demonstrasi, praktik berpasangan, simulasi, FGD, dan studi kasus.Transformasi dari penguasaan teoretis ke keterampilan prosedural terlihat jelas pada seluruh materi, sementara FGD terbukti efektif untuk materi sensitif karena menciptakan ruang diskusi yang aman dan inklusif.Dampak psikologis yang terdapat pada kegiatan ini adalah meningkatnya kepercayaan diri peserta sebagai calon lulusan yang siap menjadi rujukan masyarakat dalam ibadah praktis, dan integrasi ibadah Ramadhan berhasil membangun kedisiplinan serta ukhuwah Islamiyah lintas jurusan.Sebagai saran, kegiatan ini perlu ditindaklanjuti dengan program magang atau pendampingan di masyarakat, durasi pelatihan sebaiknya ditambah menjadi tiga hari agar tidak terlalu padat, dan STIT Al Mubarok disarankan menjadikan pelatihan ini sebagai agenda tahunan wajib bagi mahasiswa semester VIII dengan modul yang terus disempurnakan serta dapat melibatkan mitra masyarakat sebagai tempat praktik lanjutan.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji penggunaan teknologi virtual untuk simulasi praktik ibadah seperti tajhizul janaiz atau haji, yang memungkinkan peserta berlatih secara mandiri di luar lingkungan kampus. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas model kolaborasi lintas disiplin dalam pelatihan fikih ibadah, terutama dalam konteks pendidikan multikultural. Terakhir, peneliti dapat mengeksplorasi pengembangan kurikulum standar untuk pelatihan fikih ibadah yang dapat diterapkan secara nasional, dengan mempertimbangkan variasi kebutuhan daerah dan karakteristik peserta.

  1. Professionalism and Competence of Islamic Religious Education Teachers (Issues and Policies in Indonesia)... halaqa.crjis.com/index.php/halaqa/article/view/2Professionalism and Competence of Islamic Religious Education Teachers Issues and Policies in Indonesia halaqa crjis index php halaqa article view 2
Read online
File size864.18 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test