BMABERSAMABMABERSAMA
Jurnal Sinergi ManajemenJurnal Sinergi ManajemenTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Financing to Deposit Ratio dan Non Performing Financing terhadap Return On Asset pada PT Bank Muamalat Indonesia Tbk baik secara parsial maupun secara simultan. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel yang digunakan adalah berupa laporan keuangan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk selama 10 (sepuluh) tahun. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda, uji hipotesis dan analisis koefisien determinasi. Adapun hasil persamaan regresi linier berganda dalam penelitian ini adalah Y = -0,332 0,014X1 – 0,128 X2 e. Hasil Uji t untuk variabel Financing to Deposit Ratio terdapat pengaruh positif dan signifikan terhadap Return On Asset dengan nilai thitung > ttabel atau (3,980 > 2,30600), tingkat signifikansi sebesar 0,004 < 0,05 dan variabel Non Performing Financing terdapat pengaruh negatif dan signifikan terhadap Return On Asset dengan nilai thitung > ttabel atau (-3,311 > 2,30600), tingkat signifikansi sebesar 0,011 < 0,05. Sedangkan hasil Uji F untuk variabel Financing to Deposit Ratio dan Non Performing Financing terdapat pengaruh positif dan signifikan terhadap Return on Asset dengan hasil Fhitung > Ftabel atau (9,147 > 4,26), tingkat signifikansi sebesar 0,009 < 0,05. Koefisien determinasi sebesar 69,6%, sisanya 30,4% dipengaruhi oleh faktor lainnya.
Berdasarkan hasil pembahasan yang dikemukakan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut.Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan di atas menunjukkan bahwa Financing to Deposit Ratio memiliki thitung 3,980 > ttabel 2,30600, maka Financing to Deposit berpengaruh positif terhadap Return On Asset secara parsial dengan nilai signifikansi sebesar 0,004 atau 0,004 < 0,05, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ho1 ditolak dan Ha1 diterima.Artinya Financing to Deposit Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return On Asset.Hal ini menunjukkan bahwa bank dalam menyalurkan pembiayaan cenderung mengasilkan keuntungan yang lebih tinggi dikarenakan semakin tinggi Financing to Deposit Ratio maka semakin tinggi pula keuntungan bank jika dapat memberikan pembiayaan secara efisien.Berdasarkan perhitungan yang dilakukan di atas menunjukkan bahwa Non Performing Financing memiliki thitung -3,311 > ttabel 2,30600, maka Non Performing Financing berpengaruh negatif terhadap Return On Asset secara parsial dengan nilai signifikansi sebesar 0,011 atau 0,011 < 0,05, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ho2 ditolak dan Ha2 diterima.Artinya Non Performing Financing berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return On Asset.Hal ini menunjukkan bahawa meningkatnya Non Performing Financing menyebabkan penurunan Return On Asset pada bank.Hal tersebut dikarenakan semakin banyak pemberian pembiayaan kepada nasabah, maka semakin besar pula risiko pembiayaan bermasalah yang dihadapi oleh bank.Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan di atas menunjukkan bahwa bahwa F hitung 9,147 > Ftabel 4,26, maka Financing to Deposit Ratio dan Non Performing Financing berpengaruh positif terhadap Return On Asset secara simultan dengan nilai signifikansi sebesar 0,009 atau 0,009 < 0,05.Dengan demikian Ho3 ditolak dan Ha3 diterima.Hal ini berarti Financing to Deposit Ratio dan Non Performing Financing terdapat pengaruh positif dan signifikan terhadap Return On Asset.Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan atau penurunan pemberian pembiayaan dan pembiayaan bermasalah secara keseluruhan pada saat bank melakukan aktivitas operasional, maka akan menyebabkan peningkatan atau penurunan pada keuntungan yang diperoleh oleh bank.
Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor lain yang mempengaruhi Return On Asset (ROA) pada PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, seperti rasio keuangan lainnya atau faktor eksternal seperti kondisi ekonomi makro. 2. Melakukan studi komparatif antara bank syariah dan konvensional untuk melihat perbedaan pengaruh Financing to Deposit Ratio (FDR) dan Non Performing Financing (NPF) terhadap ROA. 3. Meneliti dampak jangka panjang dari FDR dan NPF terhadap kinerja keuangan bank secara keseluruhan, termasuk analisis rasio keuangan lainnya dan dampak pada pertumbuhan bank.
| File size | 350.25 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
YLIIYLII Hasil menunjukkan bahwa CSR, GCG, dan CEO overconfidence memiliki pengaruh positif terhadap penghindaran pajak. Penelitian ini inovatif karena menambahHasil menunjukkan bahwa CSR, GCG, dan CEO overconfidence memiliki pengaruh positif terhadap penghindaran pajak. Penelitian ini inovatif karena menambah
UNTADUNTAD Hasil menunjukkan bahwa pengurangan ukuran langkah secara konsisten meningkatkan akurasi numerik ketiga metode. Di antara metode yang diperiksa, metodeHasil menunjukkan bahwa pengurangan ukuran langkah secara konsisten meningkatkan akurasi numerik ketiga metode. Di antara metode yang diperiksa, metode
YARSIYARSI Temuan menunjukkan bahwa akuntabilitas bukan hanya kepatuhan terhadap standar pelaporan keuangan atau kewajiban regulasi. Namun, ini adalah praktik sosialTemuan menunjukkan bahwa akuntabilitas bukan hanya kepatuhan terhadap standar pelaporan keuangan atau kewajiban regulasi. Namun, ini adalah praktik sosial
UGMUGM Penelitian ini juga menekankan potensi transformasi digital sebagai jembatan antara pemangku kepentingan dan konsumen, memungkinkan manajemen rantai pasokPenelitian ini juga menekankan potensi transformasi digital sebagai jembatan antara pemangku kepentingan dan konsumen, memungkinkan manajemen rantai pasok
AMIKOM PURWOKERTOAMIKOM PURWOKERTO Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program pengembangan kompetensi di Sagala, sebuah perusahaan virtual restaurant multi-brand diPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program pengembangan kompetensi di Sagala, sebuah perusahaan virtual restaurant multi-brand di
AMIKOM PURWOKERTOAMIKOM PURWOKERTO Organizational Citizenship Behavior (OCB) bagi perusahaan sangat penting, karena menunjukkan bahwa karyawan bersedia melakukan peran ekstra di luar deskripsiOrganizational Citizenship Behavior (OCB) bagi perusahaan sangat penting, karena menunjukkan bahwa karyawan bersedia melakukan peran ekstra di luar deskripsi
UGMUGM Kenaikan kegagalan asuransi merusak kepercayaan masyarakat, terutama di Indonesia di mana literasi keuangan masih menjadi masalah yang sedang berlangsung.Kenaikan kegagalan asuransi merusak kepercayaan masyarakat, terutama di Indonesia di mana literasi keuangan masih menjadi masalah yang sedang berlangsung.
UGMUGM Selain itu, pemilik dapat menekan direktur dan komisaris untuk berkomitmen mencapai TPB. Struktur modal yang mencerminkan fleksibilitas keuangan perusahaanSelain itu, pemilik dapat menekan direktur dan komisaris untuk berkomitmen mencapai TPB. Struktur modal yang mencerminkan fleksibilitas keuangan perusahaan
Useful /
BMABERSAMABMABERSAMA Korelasi pada variabel kualitas pelayanan juga memiliki nilai 0,935, yang juga menunjukkan hubungan sangat kuat. Nilai regresi linear berganda diperolehKorelasi pada variabel kualitas pelayanan juga memiliki nilai 0,935, yang juga menunjukkan hubungan sangat kuat. Nilai regresi linear berganda diperoleh
BMABERSAMABMABERSAMA Hasil perhitungan secara parsial Debt to Asset Ratio terhadap Net Profit Margin (NPM) menunjukkan hasil thitung 5,832 > ttabel 2,570 dengan taraf signifikansiHasil perhitungan secara parsial Debt to Asset Ratio terhadap Net Profit Margin (NPM) menunjukkan hasil thitung 5,832 > ttabel 2,570 dengan taraf signifikansi
UNGUNG Oleh karena itu, sangat diperlukan adanya aplikasi pengarsipan surat yang dapat mengubah cara penyimpanan surat dengan cara mengurangi penggunaan kertasOleh karena itu, sangat diperlukan adanya aplikasi pengarsipan surat yang dapat mengubah cara penyimpanan surat dengan cara mengurangi penggunaan kertas
UGMUGM Investasi pensiun hijau secara signifikan dapat menurunkan emisi gas rumah kaca di Indonesia. Peningkatan energi terbarukan juga mendukung penguranganInvestasi pensiun hijau secara signifikan dapat menurunkan emisi gas rumah kaca di Indonesia. Peningkatan energi terbarukan juga mendukung pengurangan