UNIMUDASORONGUNIMUDASORONG
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan PengajarannyaFRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan PengajarannyaPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan belajar siswa pada materi cerita rakyat di kelas VI SDN Saguling akibat kurang bervariasinya model pembelajaran yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan peningkatan keaktifan belajar siswa melalui penggunaan model pembelajaran Role Playing pada materi cerita rakyat. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 49 siswa kelas VI SDN Saguling. Data dikumpulkan melalui observasi, tes unjuk kerja, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran meningkat dari nilai 70,83 pada siklus I menjadi 89,58 pada siklus II. Pelaksanaan pembelajaran juga mengalami peningkatan, ditunjukkan oleh aktivitas guru dari skor 47 menjadi 57 atau nilai 78,33 menjadi 95, serta aktivitas siswa dari skor 28 menjadi 37 atau nilai 70 menjadi 92,5. Keaktifan belajar siswa melalui tes unjuk kerja meningkat dari rata-rata 59,44 dengan 16 siswa berkategori Baik dan Sangat Baik pada siklus I menjadi rata-rata 74,61 dengan 38 siswa berkategori Baik dan Sangat Baik pada siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Role Playing mampu meningkatkan keaktifan belajar siswa pada materi cerita rakyat di kelas VI SDN Saguling.
Penerapan model pembelajaran role playing efektif meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas VI SDN Saguling pada materi cerita rakyat.Perencanaan pembelajaran mengalami peningkatan dari kategori baik (70,83) pada siklus I menjadi kategori sangat baik (89,58) pada siklus II.Pelaksanaan pembelajaran juga meningkat, ditunjukkan oleh peningkatan aktivitas guru dan siswa.Keaktifan belajar siswa meningkat secara signifikan, melampaui indikator keberhasilan penelitian sebesar 75%.Model pembelajaran role playing mampu menumbuhkan keberanian tampil, kemampuan berkomunikasi, kerja sama, dan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran cerita rakyat.
Pertama, penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas model role playing pada materi cerita rakyat di kelas dengan tingkat kesulitan berbeda, seperti kelas V atau kelas IV, untuk melihat respons siswa yang masih dalam tahap perkembangan kognitif awal. Kedua, peneliti dapat mengeksplorasi integrasi media digital atau teknologi augmented reality dalam permainan peran untuk meningkatkan keterlibatan siswa secara visual dan interaktif. Ketiga, penelitian dapat membandingkan hasil pembelajaran menggunakan model role playing dengan pendekatan lain, seperti pembelajaran berbasis proyek atau kolaboratif, untuk melihat keunggulan masing-masing metode dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa.
- Pengaruh Model Pembelajaran Role Playing terhadap Hasil Belajar Dongeng pada Siswa Sekolah Dasar | Jurnal... doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3472Pengaruh Model Pembelajaran Role Playing terhadap Hasil Belajar Dongeng pada Siswa Sekolah Dasar Jurnal doi 10 31004 basicedu v6i4 3472
- Penerapan Metode Role Playing Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Bahasa... doi.org/10.59141/japendi.v4i12.2617Penerapan Metode Role Playing Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Bahasa doi 10 59141 japendi v4i12 2617
| File size | 476.94 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIMUDASORONGUNIMUDASORONG Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengalaman trauma perang membuat bahasa simbolik kehilangan dayaPenelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengalaman trauma perang membuat bahasa simbolik kehilangan daya
UNIMUDASORONGUNIMUDASORONG Guru menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kemampuan dan kebutuhan siswa melalui penggunaan media pembelajaran yang bervariasi, pemberian tugas sesuaiGuru menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kemampuan dan kebutuhan siswa melalui penggunaan media pembelajaran yang bervariasi, pemberian tugas sesuai
UNIMUDASORONGUNIMUDASORONG Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman emosional dan proses reflektif pembaca dalam dua novel Brian Khrisna, Seporsi Mie Ayam Sebelum MatiPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman emosional dan proses reflektif pembaca dalam dua novel Brian Khrisna, Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati
UNIMUDASORONGUNIMUDASORONG Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi membaca siswa kelas IV serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat kemampuanPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi membaca siswa kelas IV serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat kemampuan
UNIMUDASORONGUNIMUDASORONG Karena yang dibuang merupakan bagian dari dirinya sendiri, operasi tersebut tidak pernah dapat dituntaskan. ia bukan tanda bahwa abjeksi telah selesaiKarena yang dibuang merupakan bagian dari dirinya sendiri, operasi tersebut tidak pernah dapat dituntaskan. ia bukan tanda bahwa abjeksi telah selesai
STAIALAMINSTAIALAMIN Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan metode fonik oleh guru di Kota Sorong terbukti efektif dalam membantu siswa mengatasi kesulitan membaca danPenelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan metode fonik oleh guru di Kota Sorong terbukti efektif dalam membantu siswa mengatasi kesulitan membaca dan
UNIBOSUNIBOS Aktivitas-aktivitas tersebut menjadi akar dari kejahatan dalam konteks sosial. Dalam naskah film tersebut, ditemukan empat jenis perilaku kriminal, yaituAktivitas-aktivitas tersebut menjadi akar dari kejahatan dalam konteks sosial. Dalam naskah film tersebut, ditemukan empat jenis perilaku kriminal, yaitu
STKIPM PAGARALAMSTKIPM PAGARALAM Siswa lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan kelompok, berdiskusi, serta menyelesaikan masalah bersama. Selain itu, model TGT mampu membangun suasanaSiswa lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan kelompok, berdiskusi, serta menyelesaikan masalah bersama. Selain itu, model TGT mampu membangun suasana
Useful /
INAISINAIS Program penanaman 10.000 bibit pohon di Desa Kalong Liud, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, merupakan langkah integrasi aspek ekologi dengan pemberdayaanProgram penanaman 10.000 bibit pohon di Desa Kalong Liud, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, merupakan langkah integrasi aspek ekologi dengan pemberdayaan
ASTHAGRAFIKAASTHAGRAFIKA Metodologi kegiatan melibatkan observasi lapangan, studi pustaka terkini, perencanaan detail, serta pelaksanaan interaktif yang dilaksanakan pada 25 AprilMetodologi kegiatan melibatkan observasi lapangan, studi pustaka terkini, perencanaan detail, serta pelaksanaan interaktif yang dilaksanakan pada 25 April
STISBIMASTISBIMA Hasil penelitian menunjukkan bahwa arbitrase menawarkan lebih fleksibel, efisien, dan solusi yang berorientasi pada kesejahteraan anak, dibandingkan litigasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa arbitrase menawarkan lebih fleksibel, efisien, dan solusi yang berorientasi pada kesejahteraan anak, dibandingkan litigasi.
STISBIMASTISBIMA Imam malik dan imam syafi`i membolehkannya, berbeda dengan pendapat abu hanifah yang mana tidak memperbolehkannya, alasan dari imam syafi`i memperbolehkanImam malik dan imam syafi`i membolehkannya, berbeda dengan pendapat abu hanifah yang mana tidak memperbolehkannya, alasan dari imam syafi`i memperbolehkan