STKIPM PAGARALAMSTKIPM PAGARALAM
Jurnal Pendidikan Pemuda NusantaraJurnal Pendidikan Pemuda NusantaraImplementasi kurikulum di Sekolah Dasar (SD) memiliki urgensi besar dalam membangun ekosistem pembelajaran yang adaptif. Namun, saat ini masih terdapat celah penelitian terkait sintesis komprehensif yang memadukan dinamika pasca-pandemi dengan kebijakan pendidikan terbaru. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan mengevaluasi faktor determinan keberhasilan kurikulum sekaligus memetakan strategi praktis dalam menghadapi transisi kebijakan di Indonesia. Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) melalui pendekatan kualitatif, peneliti mengurasi 30 referensi kredibel dari periode 2020–2025 hingga menetapkan 9 artikel inti sebagai bahan analisis mendalam. Temuan riset mengindikasikan bahwa efektivitas kurikulum sangat bergantung pada empat aspek utama: kompetensi guru, kesiapan siswa, ketersediaan fasilitas, dan kebijakan internal sekolah. Dalam konteks ini, model pembelajaran yang berpusat pada siswa terbukti mampu meningkatkan kualitas pendidikan secara signifikan. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengungkap hambatan nyata yang masih sering ditemukan, yaitu keterbatasan sumber daya operasional serta minimnya pelatihan intensif bagi tenaga pendidik. Sebagai simpulan, diperlukan sinergi kolektif dari seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kualitas implementasi kurikulum.
Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar secara nyata telah berlangsung dan menunjukkan kecenderungan yang positif, khususnya dalam penerapan pembelajaran yang lebih fleksibel dan berorientasi pada siswa.Namun demikian, implementasinya belum sepenuhnya optimal karena masih menghadapi berbagai kendala mendasar, seperti keterbatasan kompetensi guru, rendahnya literasi digital, kurangnya pelatihan yang berkelanjutan, serta ketimpangan fasilitas dan dukungan kebijakan antar sekolah.Untuk mengatasi berbagai hambatan tersebut, strategi yang dianggap efektif mencakup penguatan profesionalisme guru melalui pelatihan yang intensif dan berkelanjutan, optimalisasi peran komunitas belajar seperti KKG, peningkatan dukungan dari kepemimpinan sekolah, serta pemanfaatan sumber daya dan teknologi secara adaptif.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan program pelatihan digital berbasis komunitas untuk meningkatkan literasi guru. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang model kolaborasi antara sekolah dan pemerintah daerah dalam alokasi dana BOS untuk mendukung infrastruktur pendidikan. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak implementasi kurikulum berbasis proyek pada pengembangan keterampilan kritis dan kreativitas siswa di lingkungan sekolah pedesaan.
- Tantangan Dan Strategi Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Pendidikan Dasar: Tantangan Dan Strategi Implementasi... doi.org/10.51614/albanin.v1i1.448Tantangan Dan Strategi Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Pendidikan Dasar Tantangan Dan Strategi Implementasi doi 10 51614 albanin v1i1 448
- Identifikasi Tantangan dan Strategi dalam Implementasi Kurikulum Merdeka pada Tingkat Sekolah Dasar |... doi.org/10.51169/ideguru.v9i2.877Identifikasi Tantangan dan Strategi dalam Implementasi Kurikulum Merdeka pada Tingkat Sekolah Dasar doi 10 51169 ideguru v9i2 877
- Strategi Mengatasi Tantangan Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Pengambangan 9: Perspektif Kesenjangan... doi.org/10.60126/maras.v3i2.898Strategi Mengatasi Tantangan Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Pengambangan 9 Perspektif Kesenjangan doi 10 60126 maras v3i2 898
| File size | 274.7 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIPAUNIPA Studi ini mengevaluasi 100 indikator ESD pada aspek lingkungan, dan diperoleh hasil 97 indikator (95%) telah berhasil diimplementasikan, yang terdiri dariStudi ini mengevaluasi 100 indikator ESD pada aspek lingkungan, dan diperoleh hasil 97 indikator (95%) telah berhasil diimplementasikan, yang terdiri dari
STKIP MELAWISTKIP MELAWI Adapun instrumen butir SAS jenis pilihan ganda merupakan data reliabel. Dari analisis tingkat kesukaran diperoleh 17 butir soal bernilai sukar, 22 butirAdapun instrumen butir SAS jenis pilihan ganda merupakan data reliabel. Dari analisis tingkat kesukaran diperoleh 17 butir soal bernilai sukar, 22 butir
STKIP MELAWISTKIP MELAWI Peningkatan tersebut ditunjukkan oleh kenaikan persentase keterampilan berpikir kritis secara substansial, yakni dari 40% sebelum intervensi menjadi 80%Peningkatan tersebut ditunjukkan oleh kenaikan persentase keterampilan berpikir kritis secara substansial, yakni dari 40% sebelum intervensi menjadi 80%
UNRAMUNRAM Proses perancangan antarmuka website e-office telah berhasil diselesaikan dari kuesioner dengan pendekatan User Centered Design (UCD). Tampilan dapat tercapaiProses perancangan antarmuka website e-office telah berhasil diselesaikan dari kuesioner dengan pendekatan User Centered Design (UCD). Tampilan dapat tercapai
IPIP Penggunaan permainan tradisional dan narasi budaya memungkinkan siswa menghubungkan konsep akademik dengan konteks lokal, sehingga meningkatkan motivasi,Penggunaan permainan tradisional dan narasi budaya memungkinkan siswa menghubungkan konsep akademik dengan konteks lokal, sehingga meningkatkan motivasi,
IPIP Penelitian ini bertujuan menganalisis tren global terkait pengembangan dan penerapan e-book trigonometri kontekstual berdasarkan publikasi internasionalPenelitian ini bertujuan menganalisis tren global terkait pengembangan dan penerapan e-book trigonometri kontekstual berdasarkan publikasi internasional
STKIP MODERN NGAWISTKIP MODERN NGAWI Namun, mereka mengalami hambatan ketika memecahkan soal materi SPLDV karena kurang mampu mengubah soal cerita matematika menjadi bentuk kalimat matematika.Namun, mereka mengalami hambatan ketika memecahkan soal materi SPLDV karena kurang mampu mengubah soal cerita matematika menjadi bentuk kalimat matematika.
STKIP MELAWISTKIP MELAWI Selain itu, prestasi matematika siswa dalam kelompok eksperimen juga meningkat secara signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kesimpulan dariSelain itu, prestasi matematika siswa dalam kelompok eksperimen juga meningkat secara signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kesimpulan dari
Useful /
STKIPM PAGARALAMSTKIPM PAGARALAM Pendidikan memiliki peran sentral sebagai fondasi utama untuk melawan dekadensi moral. Di sini, pendidikan tidak terbatas pada lingkup sekolah saja, melainkanPendidikan memiliki peran sentral sebagai fondasi utama untuk melawan dekadensi moral. Di sini, pendidikan tidak terbatas pada lingkup sekolah saja, melainkan
STP IPISTP IPI Penelitian menunjukkan bahwa Beato Mario Borzaga mencontoh kekudusan melalui kesetiaan, tanggung jawab, dan penolakan terhadap Gnostisisme serta Pelagianisme.Penelitian menunjukkan bahwa Beato Mario Borzaga mencontoh kekudusan melalui kesetiaan, tanggung jawab, dan penolakan terhadap Gnostisisme serta Pelagianisme.
UIN SUKAUIN SUKA Melalui model pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, dan Disseminate), penelitian ini melibatkan analisis kebutuhan, desain produk, validasi ahli,Melalui model pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, dan Disseminate), penelitian ini melibatkan analisis kebutuhan, desain produk, validasi ahli,
UIN SUKAUIN SUKA Proses peningkatan kualitas guru melalui perencanaan, pelatihan, dan evaluasi yang terorganisir dan berkelanjutan akan menghasilkan institusi pendidikanProses peningkatan kualitas guru melalui perencanaan, pelatihan, dan evaluasi yang terorganisir dan berkelanjutan akan menghasilkan institusi pendidikan