UIN SUKAUIN SUKA

Al-Bidayah : Jurnal Pendidikan Dasar IslamAl-Bidayah : Jurnal Pendidikan Dasar Islam

Artikel ini berisi diskusi teoritis tentang sifat pendidikan inklusif dan implikasi yang diperlukan dalam praktik sistem sekolah inklusif, khususnya di tingkat sekolah dasar. Rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah: Apa sifat penerapan sistem pendidikan inklusif di sekolah dasar? Apa beberapa contoh praktik pendidikan inklusif sejauh ini? Apa hubungan antara pendidikan inklusif dan pendidikan nilai di sekolah? Bagaimana pendidikan inklusif dapat memperkuat masyarakat inklusif? Apa implikasi penerapan sistem pendidikan inklusif di sekolah dasar? Lima pertanyaan ini akan dijawab dengan pendekatan diskusi tentang berbagai teori yang telah diajukan oleh banyak ahli dan dengan melihat praktik pendidikan inklusif di beberapa negara berkembang dan negara berkembang. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka. Temuan dalam penelitian ini adalah bahwa pendidikan inklusif akan terwujud dalam lingkungan masyarakat inklusif yang memegang teguh nilai-nilai penerimaan bersama, saling menghormati, dan saling mencintai satu sama lain. Dengan kata lain, pendidikan inklusif berarti mempersiapkan semua anggota masyarakat inklusif di sekolah untuk masyarakat inklusif.

Sifat penerapan sistem pendidikan inklusif di sekolah dasar didasarkan pada gagasan bahwa sekolah adalah tempat pelatihan untuk menjadi bagian dari masyarakat demokratis.Dari beberapa contoh praktik pendidikan inklusif sejauh ini, ilustrasi menunjukkan bahwa setiap sekolah memiliki cara yang berbeda dalam membantu siswa.Sistem ujian dari kantor pendidikan setempat, meninggalkan pekerjaan rumah untuk penyelenggara inklusi karena tingkat kesulitan pertanyaan tidak sesuai dengan jenis spesifikasi siswa.Berbagai hambatan yang dialami oleh sekolah penyelenggara mengarah pada kebutuhan komitmen bersama antara sekolah, orang tua, dan kantor pendidikan.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang lebih luas dan mendalam tentang bagaimana mewujudkan kondisi utama pendidikan inklusif, yaitu nilai-nilai saling menghormati untuk pendidikan keragaman dapat diterapkan. Juga perlu dipelajari secara mendalam, bagaimana orang tua dan pembuat kebijakan serta guru di sekolah memiliki persepsi, pemahaman, dan komitmen yang sama untuk menciptakan budaya inklusi, kebijakan inklusi, dan praktik inklusi.

Read online
File size523.45 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test