UNDIPUNDIP

Transient: Jurnal Ilmiah Teknik ElektroTransient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro

Peramalan cuaca dibuat dengan mengumpulkan data kuantitatif tentang keadaan atmosfer suatu tempat tertentu. Pemantauan kondisi cuaca pada suatu lingkungan saat ini dirasa sangat penting karena perubahan cuaca yang tak menentu setiap harinya. Maka dari itu pada penelitian kali ini muncul sebuah ide membuat Mini Weather Station (MWS) yang dapat diakses melalui website, sehingga pengguna dapat mengetahui perubahan cuaca di suatu daerah tanpa perlu datang ke daerah tersebut. Perancangan MWS ini menggunakan mikrokontroler Arduino ATMega 2560. Parameter cuaca yang diukur pada MWS meliputi suhu dan kelembaban udara menggunakan sensor SHT11, kadar gas CO2 menggunakan sensor MQ135, kadar gas CO menggunakan sensor MQ7, tekanan udara menggunakan sensor BMP180, serta curah hujan menggunakan tipping bucket. Hasil pengukuran kelima buah sensor tersebut ditampilkan melalui sebuah LCD 4x20 dan website dengan menggunakan modul GSM SIM900. Dari hasil pengujian yang dilakukan di BMKG didapat rata-rata error untuk suhu, kelembaban dan tekanan udara yaitu sebesar 0.17 oC, 1.42 %, dan 0.06 hPa. Hasil pengujian gas CO2 dan CO dengan menggunakan gas analyzer didapat error sebesar 6.4 ppm dan 5.2 ppm. Berdasarkan standar World Meteorological Organization (WMO), error suhu, kelembaban dan tekanan udara MWS dapat diterima.

Berdasarkan hasil pengujian, pengukuran dan analisa yang telah dilakukan, diperoleh beberapa kesimpulan sebagai berikut.1) Telah dibuat alat stasiun cuaca mini dengan menggunakan sensor suhu dan kelembaban SHT11, air quality MQ135, tekanan udara BMP180 dan curah hujan tipping bucket dengan menggunakan tipe Arduino Mega 2560.2) Pada pengujian suhu dan kelembaban udara menggunakan sensor SHT11 dan AWS, terdapat perbedaan pengukuran yaitu error 0,17oC untuk suhu dan 1.3) Pada pengujian tekanan udara dengan menggunakan sensor BMP180 dan AWS, terdapat perbedaan pengukuran yaitu error sebesar 0.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, terdapat beberapa ide penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan algoritma prediksi cuaca yang lebih akurat dengan memanfaatkan data historis dari stasiun cuaca mini ini. Hal ini dapat dilakukan dengan mengintegrasikan data cuaca dari berbagai sumber, seperti data satelit dan data dari stasiun cuaca lain, serta menggunakan metode machine learning untuk memprediksi cuaca dengan lebih akurat. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengintegrasikan stasiun cuaca mini ini dengan sistem peringatan dini bencana alam, seperti banjir dan tanah longsor. Dengan mengintegrasikan data curah hujan dan data lainnya, sistem dapat memberikan peringatan dini kepada masyarakat yang berpotensi terkena dampak bencana alam. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sensor cuaca yang lebih murah dan lebih akurat, sehingga stasiun cuaca mini ini dapat diproduksi secara massal dan digunakan secara luas oleh masyarakat.

Read online
File size447.23 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test