UNBINUNBIN
Jurnal SAINTEKOM (Sains dan Teknologi Komputasi)Jurnal SAINTEKOM (Sains dan Teknologi Komputasi)Bimbingan karir di SMK memegang peranan krusial dalam membantu siswa menemukan jalur karir yang sesuai dengan potensi, minat, dan bakat mereka. Namun, sistem bimbingan karir yang masih mengandalkan metode wawancara tradisional menghadapi berbagai kendala signifikan. Banyak siswa mengalami keterbatasan waktu konsultasi karena jumlah siswa yang harus ditangani jauh melebihi kapasitas yang ada. Hal ini mengakibatkan proses bimbingan menjadi kurang mendalam, sehingga rekomendasi pekerjaan yang diberikan tidak selalu tepat dan efektif. Selain itu, proses pemberian rekomendasi pekerjaan sering kali memakan waktu yang lama, membuat siswa harus menunggu giliran dan terkadang kehilangan momentum dalam mencari informasi yang mereka butuhkan. Kendala lainnya muncul pada aksesibilitas informasi; setelah sesi bimbingan selesai, informasi yang telah disampaikan sulit untuk diakses kembali, sehingga siswa merasa tidak mendapatkan dukungan yang optimal dalam menentukan langkah karir mereka ke depan. Metode yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode forward chaining untuk rekomendasi pekerjaan karir dapat meningkatkan efisiensi dalam proses pemberian rekomendasi. Berdasarkan uji kelayakan oleh ahli sistem, aplikasi ini dinyatakan “Sangat Layak dengan tingkat kelayakan 100%. Selanjutnya aplikasi ini juga telah dilakukan uji pengguna dengan menggunakan kuesioner PSSUQ yang dibagi menjadi empat kategori, di antaranya Secara Keseluruhan (Overall) sebesar 87%, Kegunaan Sistem (System Usefullness) sebesar 87,5 Kualitas Informasi (Information Quality) sebesar 89,1%, dan Kualitas Antarmuka (Interface Quality) sebesar 83,1% yang artinya aplikasi ini “Sangat Layak digunakan. Selain itu, uji hasil menggunakan confusion matrix dari metode menunjukan bahwa sistem ini memiliki tingkat accuracy mencapai 88%, precision 88%, recall 88%, dan F1-score 88%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu meningkatkan efektivitas dan ketepatan yang baik dalam proses pemberian rekomendasi pekerjaan pada siswa. Implementasi sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi inovatif dalam proses rekomendasi pekerjaan pada bimbingan karir.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat diuraikan beberapa kesimpulan, antara lain.1) Mendapatkan hasil pemberian rekomendasi pekerjaan tepat dengan menggunakan metode forward chaining.2) Mendapatkan hasil pemberian rekomendasi pekerjaan berdasarkan kesuaian antara rekomendasi sisem dengan rekomendasi guru.3) Prototype aplikasi penilaian esai berhasil dikembangkan untuk mempermudah dosen dalam proses pemberian nilai esai.4) Penerapan Metode Forward Chaining pada sistem rekomendasi pekerjaan di bimbingan karir mendapat hasil yang baik dalam memberikan rekomendasi pekerjaan kepada siswa.Untuk uji hasil dari sistem rekomendasi pekerjaan dengan membandingkan prediksi sistem dan prediksi guru dengan menggunakan F1-Score mendapatkan sebesar 88% dengan menunjukkan bahwa sistem memiliki ketepatan yang masuk dalam kategori “Baik.
Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi integrasi sistem rekomendasi pekerjaan dengan platform media sosial atau aplikasi mobile, sehingga siswa dapat mengakses informasi karir secara lebih mudah dan interaktif. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan algoritma yang lebih canggih, seperti machine learning, untuk meningkatkan akurasi dan personalisasi rekomendasi pekerjaan berdasarkan data yang lebih beragam, termasuk riwayat pencarian kerja dan umpan balik dari pengguna. Ketiga, penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari penggunaan sistem rekomendasi pekerjaan terhadap pilihan karir siswa dan tingkat keberhasilan mereka di dunia kerja, sehingga dapat memberikan masukan bagi pengembangan sistem yang lebih efektif dan relevan.
- Penerapan Metode Forward Chaining Pada Sistem Pakar Untuk Mengetahui Kepribadian Seseorang | INTECOMS:... doi.org/10.31539/intecoms.v3i1.1332Penerapan Metode Forward Chaining Pada Sistem Pakar Untuk Mengetahui Kepribadian Seseorang INTECOMS doi 10 31539 intecoms v3i1 1332
- Penerapan Metode Forward Chaining Untuk Rekomendasi Pekerjaan Pada Bimbingan Karir | Jurnal SAINTEKOM... doi.org/10.36350/jskom.v1i3.62Penerapan Metode Forward Chaining Untuk Rekomendasi Pekerjaan Pada Bimbingan Karir Jurnal SAINTEKOM doi 10 36350 jskom v1i3 62
| File size | 259.68 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
UNBINUNBIN Pengembangan prototype sistem SAW berhasil dilakukan dengan skor kelayakan 100% berdasarkan pengujian ahli. Pengukuran ketepatan dan keefektifan metodePengembangan prototype sistem SAW berhasil dilakukan dengan skor kelayakan 100% berdasarkan pengujian ahli. Pengukuran ketepatan dan keefektifan metode
UNBINUNBIN Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem sangat layak dengan tingkat kelayakan ahli mencapai 100% dan skor rata-rata pengguna sebesar 86,44% berdasarkanHasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem sangat layak dengan tingkat kelayakan ahli mencapai 100% dan skor rata-rata pengguna sebesar 86,44% berdasarkan
UNBINUNBIN Proses analisis dilakukan dengan menggunakan Metode Silhouette Coefficient untuk mengukur performa cluster dan diperoleh nilai sebesar 0. 7299 yang termasukProses analisis dilakukan dengan menggunakan Metode Silhouette Coefficient untuk mengukur performa cluster dan diperoleh nilai sebesar 0. 7299 yang termasuk
SAGITASAGITA Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis teks laporan observasi dengan model berbasis masalah meningkat setelah melaluiBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis teks laporan observasi dengan model berbasis masalah meningkat setelah melalui
UNBINUNBIN Sistem rekomendasi yang dikembangkan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) menghasilkan peringkat nilai tertinggi pada karyawan KK6 (0,86)Sistem rekomendasi yang dikembangkan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) menghasilkan peringkat nilai tertinggi pada karyawan KK6 (0,86)
UNBINUNBIN Selanjutnya, teks jawaban dipecah menjadi beberapa potongan substring atau dijadikan sebagai token menggunakan metode k-gram. Kemudian, dilakukan hashingSelanjutnya, teks jawaban dipecah menjadi beberapa potongan substring atau dijadikan sebagai token menggunakan metode k-gram. Kemudian, dilakukan hashing
STIEBALIKPAPANSTIEBALIKPAPAN Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk meneliti pengaruh harga, brand image dan brand awareness terhadap keputusan penggunaan ojek online InDriveTujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk meneliti pengaruh harga, brand image dan brand awareness terhadap keputusan penggunaan ojek online InDrive
UWIKAUWIKA Diberi tulangan geser D12-150 mm sebagai pengikat. Berdasarkan hasil perhitungan, perencanaan tiang sandaran menggunakan tulangan lentur 4Ø8 dan tulanganDiberi tulangan geser D12-150 mm sebagai pengikat. Berdasarkan hasil perhitungan, perencanaan tiang sandaran menggunakan tulangan lentur 4Ø8 dan tulangan
Useful /
UNBINUNBIN Dengan demikian, metode ini dapat membantu Lembaga Pemasyarakatan dalam mencapai keseimbangan antara kebutuhan pembinaan dan keamanan. Berdasarkan hasilDengan demikian, metode ini dapat membantu Lembaga Pemasyarakatan dalam mencapai keseimbangan antara kebutuhan pembinaan dan keamanan. Berdasarkan hasil
UNBINUNBIN Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mencapai akurasi hingga 92%. Implementasi ini menyoroti efektivitas integrasi kecerdasan buatan dalam diagnostikHasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mencapai akurasi hingga 92%. Implementasi ini menyoroti efektivitas integrasi kecerdasan buatan dalam diagnostik
UNBINUNBIN Langkah-langkah yang dilakukan meliputi analisis performa awal menggunakan alat analitik web, serta penerapan teknik SEO off-page berupa external link.Langkah-langkah yang dilakukan meliputi analisis performa awal menggunakan alat analitik web, serta penerapan teknik SEO off-page berupa external link.
UWIKAUWIKA Industri konstruksi dikenal karena sifat kompleks dan dinamisnya, sehingga manajemen proyek menjadi aspek yang sangat penting untuk menjamin waktu danIndustri konstruksi dikenal karena sifat kompleks dan dinamisnya, sehingga manajemen proyek menjadi aspek yang sangat penting untuk menjamin waktu dan