UIN SUKAUIN SUKA

Al-Bidayah : Jurnal Pendidikan Dasar IslamAl-Bidayah : Jurnal Pendidikan Dasar Islam

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perilaku prososial siswa jenjang pendidikan dasar, khususnya siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kabupaten Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan pendekatan kuantitatif deskriptif menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, dan Product). Subjek penelitian terdiri dari 131 siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kabupaten Bantul. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum perilaku prososial siswa di Sekolah Menengah Pertama Negeri Kabupaten Bantul termasuk dalam kategori cukup baik. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa penguatan perilaku prososial siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kabupaten Bantul cukup baik sebagaimana tercantum dalam dokumen perencanaan program pengembangan sekolah dan rencana kegiatan sekolah.

Berdasarkan analisis kuantitatif dan kualitatif deskriptif, perilaku prososial siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kabupaten Bantul secara umum termasuk dalam kategori cukup baik (54,961%), kategori baik (32,824%), dan kategori terbaik (12,213%).Pengembangan perilaku prososial siswa di Kabupaten Bantul telah dilakukan secara menyeluruh dan simultan melalui proses belajar, kegiatan ekstrakurikuler wajib atau pilihan, serta aktivitas keagamaan di sekolah.Pengembangan perilaku prososial siswa di sekolah dilakukan dengan bimbingan dan pengawasan kepala sekolah serta guru, termasuk staf pendidikan.

Berdasarkan temuan penelitian, ada tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lanjutan dapat menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari kegiatan ekstrakurikuler terhadap perkembangan perilaku prososial siswa. Kedua, penelitian dapat membandingkan tingkat perilaku prososial antara siswa di sekolah negeri dan swasta untuk melihat perbedaan pola pengembangan karakter. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh teknologi digital, seperti media sosial atau aplikasi pembelajaran, terhadap perkembangan perilaku prososial remaja di lingkungan sekolah. Dengan menggabungkan aspek-aspek ini, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mendukung pengembangan perilaku prososial dalam konteks pendidikan modern.

Read online
File size730.2 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test