DWCUDWCU

Aradha: Journal of Divinity, Peace and Conflict StudiesAradha: Journal of Divinity, Peace and Conflict Studies

Penelitian ini menerapkan metode respons pembaca terhadap teks Ester 3:1-15 pada kelompok etnis Tionghoa di Bandung, khususnya mereka yang lahir antara tahun 1960-1980 dan mengalami peristiwa Mei 1998. Sebagai kelompok minoritas yang mengalami tindakan diskriminatif, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi makna baru yang muncul dari pembacaan teks yang sering kali dibaca menggunakan lensa feminis. Pendekatan respons pembaca yang dipelopori oleh Stanley Fish, menganggap makna teks tidak statis melainkan dibentuk oleh interaksi antara teks dan pembaca. Berdasarkan teori Ann B. Dobbie, pengalaman trauma juga memengaruhi makna yang muncul selama proses membaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembacaan Ester 3:1-15 oleh orang-orang Tionghoa yang memiliki pengalaman traumatis akibat peristiwa Mei 1998 menghasilkan makna yang berbeda dari pembacaan umumnya. Pembaca menyoroti tema identitas dan emosi subjektif yang mencuat sehingga Mordekhai yang biasanya dianggap pahlawan menjadi dipandang sebagai sosok yang gagal dalam berkompromi dengan kekuasaan dan tindakannya justru memperburuk keadaan bangsanya. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengalaman sosial dan sejarah dalam membentuk makna yang ditemukan pembaca dalam teks Alkitab.

1-15 yang menceritakan pemunahan orang-orang Yahudi ketika dibaca oleh orang-orang Tionghoa yang mengalami peristiwa Mei 1998 menimbulkan makna berbeda dari pembacaan umumnya.Ada tema identitas yang melekat kuat pada pola membaca serta emosi subjektif yang membuat setiap tokoh tidak lagi tampak hitam dan putih.Berdasarkan tema identitas serta emosi subjektif sebagai kelompok minoritas dan dianggap pendatang dari negeri asing, isu seperti kegagalan Mordekhai dalam berkompromi dengan kekuasaan justru mencuat.Meskipun Mordekhai dianggap sebagai orang yang berani melawan arus, dia tetap dicap sebagai pribadi yang membuat bangsanya masuk ke dalam masalah lebih berat, yaitu pemusnahan masal.

Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: . . 1. Mengkaji lebih lanjut pengaruh pengalaman trauma pada proses membaca dan interpretasi teks Alkitab, khususnya pada kelompok minoritas. Bagaimana pengalaman traumatis mempengaruhi cara mereka memahami dan merespons teks-teks Alkitab yang berkaitan dengan identitas dan pengalaman mereka sendiri?. . 2. Melakukan studi komparatif antara pembacaan teks Ester 3:1-15 oleh kelompok Tionghoa dengan kelompok etnis lain yang juga mengalami trauma kolektif. Bagaimana perbedaan pengalaman sosial dan sejarah mempengaruhi makna yang mereka tarik dari teks tersebut?. . 3. Menjelajahi potensi terapi dan pemulihan melalui pembacaan Alkitab dengan pendekatan respons pembaca. Bagaimana proses membaca dan mendiskusikan teks-teks Alkitab dapat menjadi sarana untuk memproses trauma, merefleksikan pengalaman, dan membangun komunitas yang mendukung bagi kelompok-kelompok yang terluka?.

Read online
File size318.5 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test