UnimorUnimor
MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan MatematikaMATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan MatematikaRitual pemakaman tradisional mengandung banyak konsep matematika yang belum banyak dieksplorasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki aktivitas matematika yang terkandung dalam ritual kematian tradisional masyarakat Noemuti Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Subjek penelitian meliputi atoinamaf (paman/sesepuh tradisional), keluarga yang berduka, dan pemimpin masyarakat di Desa Haekto, Kecamatan Noemuti Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis etnografi Spradley, yang meliputi analisis domain, taksonomi, analisis komponen, dan tema budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam ritual kematian tradisional masyarakat Noemuti Timur, terdapat berbagai aktivitas etnomatematika, antara lain: (1) tutu panu, yang melambangkan ruang setengah bola; (2) pembuatan peti mati dan penggalian kuburan persegi panjang dengan ukuran tertentu; (3) memaku peti mati dengan tiga pukulan, melambangkan konsep angka keramat; (4) penggunaan koin perak bundar sebagai simbol bekal spiritual; dan (5) praktik menghitung waktu dalam prosesi tanono. Ritual kematian tradisional masyarakat Noemuti Timur bermakna secara spiritual dan budaya, kaya akan konsep matematika yang dapat digunakan sebagai sumber pembelajaran kontekstual.
Ritual pemakaman tradisional masyarakat Noemuti Timur mengandung konsep matematika yang berharga.Aktivitas seperti tutu panu, pembuatan peti mati, dan perhitungan waktu menunjukkan integrasi matematika dalam kebudayaan.Konsep geometri, ukuran, dan pola jumlah terlihat jelas dalam ritual ini.Penelitian ini membuktikan potensi etnomatematika sebagai sumber pembelajaran kontekstual yang relevan.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan konsep etnomatematika dalam pembelajaran matematika di sekolah, khususnya untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang geometri dan pengukuran melalui ritual budaya. Selain itu, studi perbandingan antara ritual kematian di daerah lain di Nusa Tenggara Timur dapat dilakukan untuk mengidentifikasi pola matematika yang serupa atau berbeda. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan model pembelajaran berbasis teknologi yang memanfaatkan elemen ritual tradisional sebagai konteks belajar matematika yang lebih menarik dan relevan bagi generasi muda.
| File size | 343.55 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UINSAIDUINSAID Kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita pembagian berakar pada keterampilan representasi matematika mereka dan tercermin di setiap tahap kerangkaKesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita pembagian berakar pada keterampilan representasi matematika mereka dan tercermin di setiap tahap kerangka
UnimorUnimor Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas, penerapan pendekatan PjBL meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas X MIPA 1 MAN KotaBerdasarkan hasil penelitian tindakan kelas, penerapan pendekatan PjBL meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas X MIPA 1 MAN Kota
UnimorUnimor Daya pembeda juga berbeda di antara item, dengan satu item memiliki daya pembeda buruk, satu yang memadai, dan satu yang baik. Hasil ini menunjukkan pentingnyaDaya pembeda juga berbeda di antara item, dengan satu item memiliki daya pembeda buruk, satu yang memadai, dan satu yang baik. Hasil ini menunjukkan pentingnya
UnimorUnimor Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif Think Talk Write (TTW) digunakan secara efektif untuk meningkatkan keterampilanBerdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif Think Talk Write (TTW) digunakan secara efektif untuk meningkatkan keterampilan
UnimorUnimor Temuan penelitian ini dapat menjadi sumber pembelajaran kontekstual untuk mengajarkan deret aritmetika dalam pendidikan matematika sekaligus berkontribusiTemuan penelitian ini dapat menjadi sumber pembelajaran kontekstual untuk mengajarkan deret aritmetika dalam pendidikan matematika sekaligus berkontribusi
UnimorUnimor Sebanyak 35 siswa kelas VII dan VIII dari SMP Sangkara Medan berpartisipasi dalam penelitian ini. Kecemasan matematika diukur menggunakan kuesioner skalaSebanyak 35 siswa kelas VII dan VIII dari SMP Sangkara Medan berpartisipasi dalam penelitian ini. Kecemasan matematika diukur menggunakan kuesioner skala
UnimorUnimor Sebaliknya, kesalahan pada tahap reading dan encoding relatif rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa kesulitan utama mahasiswa terletak pada tahap-tahapSebaliknya, kesalahan pada tahap reading dan encoding relatif rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa kesulitan utama mahasiswa terletak pada tahap-tahap
UnimorUnimor Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara siswa yang diberikan penilaian diagnostik nonkognitifOleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara siswa yang diberikan penilaian diagnostik nonkognitif
Useful /
JURNALFAMILIAJURNALFAMILIA Wanita sebagai ibu rumah tangga tidak menunjukkan aspek love language yang dominan, sedangkan wanita bekerja membutuhkan Acts of Service untuk meningkatkanWanita sebagai ibu rumah tangga tidak menunjukkan aspek love language yang dominan, sedangkan wanita bekerja membutuhkan Acts of Service untuk meningkatkan
UINSAIDUINSAID Kelompok eksperimen mencapai rata-rata post-tes (82,06) yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (71,96). Inovasi pedagogisnya terletak pada posisiKelompok eksperimen mencapai rata-rata post-tes (82,06) yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (71,96). Inovasi pedagogisnya terletak pada posisi
BTPBTP Gap utama terletak pada aspek kebijakan yang belum inklusif, konflik sosial akibat relokasi masyarakat, belum optimalnya pemanfaatan potensi pariwisata,Gap utama terletak pada aspek kebijakan yang belum inklusif, konflik sosial akibat relokasi masyarakat, belum optimalnya pemanfaatan potensi pariwisata,
BTPBTP Pendekatan kuantitatif eksplanatori digunakan dengan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS). Data dikumpulkan dari 400Pendekatan kuantitatif eksplanatori digunakan dengan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS). Data dikumpulkan dari 400