ADAIADAI

INTERNATIONAL JOURNAL OF TRENDS IN ACCOUNTING RESEARCHINTERNATIONAL JOURNAL OF TRENDS IN ACCOUNTING RESEARCH

Artikel ini menyelidiki pengaruh elemen Fraud Diamond dan sifat Machiavellian terhadap kecurangan akademik, dengan religiositas dan pendidikan etika sebagai variabel moderasi. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dari 192 mahasiswa di Institut Bisnis dan Teknologi Kalimantan dan Universitas Lambung Mangkurat. Hasil analisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menunjukkan bahwa rasionalisasi, kemampuan, dan Machiavellianism memiliki efek signifikan terhadap kecurangan akademik, sedangkan tekanan dan kesempatan tidak. Pola ini bervariasi di antara institusi, menunjukkan bahwa pengaruh faktor pendahulu bersifat kontekstual. Selain itu, baik religiositas maupun pendidikan etika gagal berfungsi sebagai pencegah yang konsisten dan efektif, menunjukkan bahwa nilai-nilai ini belum sepenuhnya diinternalisasi oleh mahasiswa. Penelitian ini berkontribusi dengan mengungkapkan sifat yang rumit dan kontekstual dari faktor-faktor yang menyebabkan kecurangan dan keterbatasan metode pengajaran nilai konvensional dalam pendidikan tinggi.

Penelitian ini menganalisis interaksi antara faktor internal seperti Fraud Diamond dan sifat Machiavellian, serta faktor eksternal seperti religiositas dan pendidikan etika, untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat mengurangi kecurangan akademik.Penelitian melibatkan peserta dari dua program studi berbeda, yaitu S1 Akuntansi di Institut Bisnis dan Teknologi Kalimantan dan S1 Kesehatan Masyarakat di Universitas Lambung Mangkurat, dengan pendekatan lintas disiplin yang bertujuan memperluas pemahaman tentang kecurangan akademik dalam konteks yang beragam.Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi kebijakan yang dapat diterapkan bagi institusi pendidikan tinggi, khususnya dalam memperkuat mekanisme pengawasan dan membentuk budaya integritas akademik.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar institusi pendidikan tinggi mereview pendekatan pendidikan etika mereka untuk membuatnya lebih relevan dan mampu membentuk perilaku akademik yang etis secara mendalam. Selain itu, institusi perlu mengembangkan strategi pencegahan komprehensif, mulai dari menyeimbangkan beban akademik, menyediakan konseling dan bantuan keuangan, memperkuat pengawasan dan sanksi, hingga mengembangkan pendidikan etika yang reflektif dan aplikatif. Tujuan dari strategi ini adalah untuk menanamkan budaya akademik yang menjunjung tinggi kejujuran, independensi, dan integritas, serta mengatasi kecenderungan Machiavellian secara efektif.

  1. Bot Verification. bot verification verifying robot transpublika.co.id/ojs/index.php/Transekonomika/article/view/665Bot Verification bot verification verifying robot transpublika ojs index php Transekonomika article view 665
  2. Rasionalisasi, Kapabilitas, Arogansi, Niat Melakukan Kecurangan Akademik, dan Religiusitas | Permana... permana.upstegal.ac.id/index.php/permana/article/view/184Rasionalisasi Kapabilitas Arogansi Niat Melakukan Kecurangan Akademik dan Religiusitas Permana permana upstegal ac index php permana article view 184
  3. PENGARUH PENDIDIKAN ETIKA BISNIS DAN PROFESI, KECERDASAN SPIRITUAL, DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP... jurnal-umberau.com/index.php/accountia/article/view/680PENGARUH PENDIDIKAN ETIKA BISNIS DAN PROFESI KECERDASAN SPIRITUAL DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP jurnal umberau index php accountia article view 680
  4. Peran Moderasi Religiusitas Terhadap Hubungan Antara Dimensi Fraud Pentagon Dengan Kecurangan Akademik... doi.org/10.33395/owner.v7i4.1751Peran Moderasi Religiusitas Terhadap Hubungan Antara Dimensi Fraud Pentagon Dengan Kecurangan Akademik doi 10 33395 owner v7i4 1751
Read online
File size279.06 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test