UAIUAI

JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORAJURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA

Penelitian ini dilakukan untuk melihat respon mahasiswa Sastra Inggris UAI dalam memahami konflik keberagaman dan pemahaman identitas budaya terkait dengan ideologi multikulturalisme melalui puisi multikultural kesusasteraan Inggris. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode reader-response (respon pembaca) dengan subjek penelitian yaitu mahasiswa Sastra Inggris UAI yang mengambil mata kuliah Pengkajian Puisi sebanyak 26 orang. Dengan menggunakan teori Identitas oleh Stuart Hall sebagai kajian multikulturalisme dan teori intrinsik puisi, penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran jelas mengenai respon mahasiswa Sastra Inggris terhadap teks-teks sastra bertema multikultural dan juga gambaran jelas sejauh mana pemahaman lintas budaya mereka. Pada akhirnya hasil ini secara garis besar menunjukkan bahwa pemahaman keberagaman, kepedulian sosial dan toleransi di kalangan mahasiswa sastra Inggris UAI belum baik karena terlihat mengalami kesulitan untuk memahami dan menginterpretasikan isi puisi serta tidak bisa mengaitkan tema puisi dengan kondisi keberagaman di kehidupan mereka sehari-hari.

Hasil penelitian ini secara garis besar menunjukkan bahwa pemahaman keberagaman, kepedulian sosial dan toleransi di kalangan mahasiswa sastra Inggris UAI belum baik karena terlihat mengalami kesulitan untuk memahami dan menginterpretasikan isi puisi serta tidak bisa mengaitkan tema puisi dengan kondisi keberagaman di kehidupan mereka sehari-hari.Hal ini mengindikasikan perlunya peningkatan kurikulum yang lebih berfokus pada aspek multikulturalisme, seperti pemberian materi ajar yang bisa mengasah kepekaan dan kepedulian mahasiswa, atau penyiapan tugas/kegiatan observasi lapangan yang bisa membuat mereka turun ke lingkungan dan melihat kondisi keberagaman secara langsung.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang menghambat pemahaman mahasiswa terhadap isu multikulturalisme, seperti pengaruh latar belakang sosial-ekonomi atau pengalaman pribadi. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai metode pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman dan toleransi terhadap keberagaman budaya, misalnya melalui penggunaan studi kasus, simulasi, atau diskusi kelompok. Ketiga, penelitian dapat meneliti bagaimana media sosial dan platform digital lainnya memengaruhi persepsi dan sikap mahasiswa terhadap isu multikulturalisme, serta bagaimana pemanfaatan media tersebut dapat dimaksimalkan untuk mempromosikan pemahaman dan toleransi yang lebih baik. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang tantangan dan peluang dalam meningkatkan pemahaman dan toleransi terhadap keberagaman budaya di kalangan mahasiswa, sehingga dapat berkontribusi pada pembentukan masyarakat yang lebih inklusif dan harmonis.

Read online
File size334.56 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test