UIBUUIBU

Jp.jok (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan)Jp.jok (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan)

Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji efektivitas model permainan Futsal Kids sebagai inovasi dalam pelatihan futsal untuk kegiatan ekstrakurikuler guna meningkatkan keterampilan motorik siswa. Penelitian berbasis sekolah menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D), dengan langkah-langkah Borg & Gall yang disederhanakan dan desain eksperimental. Desain One-Group Pretest–Posttest. Subjek penelitian adalah kelas atas yang berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler futsal di tiga sekolah di Kota Palembang, dengan 25 siswa dalam percobaan, 50 siswa dalam percobaan lapangan, dan 50 siswa yang menguji efektivitas. Instrumen penelitian mencakup observasi, kuesioner, wawancara, dan pengujian keterampilan motorik dasar (koordinasi, kelincahan, kecepatan, keseimbangan, dan kontrol). Hasil validasi dari tiga ahli menunjukkan bahwa model permainan Futsal Kids memperoleh rata-rata penilaian kelayakan sebesar 89,2% dengan kategori layak. Percobaan terbatas dan lapangan menunjukkan bahwa model mudah diterapkan, sesuai dengan karakteristik siswa, dan mendapat respons sangat positif dari guru dan siswa. Hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan skor rata-rata keterampilan motorik dari 67,74 (pretest) menjadi 82,20 (posttest) dengan nilai p < 0,05. Peningkatan terbesar terjadi pada kontrol gerakan (23,6%) dan kelincahan (22,3%). Sehingga, model permainan Futsal Kids dianggap layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan motorik siswa melalui pelatihan futsal berbasis sekolah yang menyenangkan dan edukatif.

Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji efektivitas model permainan Futsal Kids sebagai inovasi dalam pendidikan jasmani berbasis sekolah untuk meningkatkan keterampilan motorik dasar siswa melalui pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development), yang menyesuaikan model Borg & Gall dan digabungkan dengan desain eksperimen, One Group Pretest–Posttest Design.Pendekatan ini berhasil menghasilkan model permainan futsal yang dimodifikasi sesuai dengan kelas anak, dilengkapi dengan buku panduan dan tutorial video.Hasil validasi dari para ahli menunjukkan bahwa model permainan Futsal Kids memiliki skor kelayakan rata-rata sebesar 89,2%, yang dikategorikan sebagai layak untuk diterapkan dalam pembelajaran berbasis aktivitas dan kegiatan ekstrakurikuler futsal di lingkungan sekolah.Percobaan menunjukkan bahwa model dapat diterapkan dengan instruksi yang jelas dan mudah dipahami oleh siswa, dan mendapat tanggapan positif dari guru PJOK yang menilai permainan ini praktis dan sesuai untuk lapangan.Percobaan lapangan menunjukkan peningkatan signifikan dalam seluruh keterampilan motorik dasar.Hasil uji t berpasangan menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 67,74 (pretest) menjadi 82,20 (posttest), dengan nilai p < 0,05, yang menunjukkan perbedaan yang signifikan.Peningkatan terbesar terjadi pada kontrol gerakan (23,6%) dan kelincahan (22,3%), diikuti oleh koordinasi, kecepatan, dan keseimbangan, masing-masing menunjukkan peningkatan yang berarti.Peningkatan ini membuktikan bahwa model permainan Futsal Kids efektif dalam mengembangkan keterampilan motorik dasar siswa di sekolah.Efektivitas didukung oleh desain permainan yang berdasarkan pada prinsip pembelajaran berbasis permainan, dengan aktivitas terbuka (open skill) yang merangsang koordinasi, waktu reaksi cepat, dan kontrol gerakan melalui aktivitas yang bervariasi dan menyenangkan.Temuan ini selaras dengan teori Sistem Dinamis (Newell, 2020), yang menekankan bahwa perkembangan motorik dipengaruhi oleh interaksi antara individu, tugas, dan lingkungan, serta mendukung pengembangan literasi fisik (Whitehead, 2023), yang menekankan pentingnya pengalaman dalam pergerakan, yang menguntungkan bagi pembentukan sikap, motivasi, dan keterampilan motorik anak-anak.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan memperluas cakupan subjek, menambahkan komponen untuk mengukur aspek kognitif dan afektif, serta menguji efektivitas model dalam konteks pembelajaran Pendidikan Jasmani di tingkat yang berbeda. Untuk memperkuat generalisasi temuan, penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan memperluas cakupan subjek, menambahkan komponen pengukuran aspek kognitif dan afektif, serta menguji efektivitas model dalam konteks pembelajaran Pendidikan Jasmani di berbagai tingkat pendidikan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari model permainan Futsal Kids terhadap minat dan partisipasi siswa dalam aktivitas fisik, serta hubungannya dengan prestasi akademik dan kesehatan mental. Penelitian juga dapat dilakukan untuk menguji efektivitas model dalam meningkatkan keterampilan sosial dan kerja sama tim di antara siswa. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif terhadap pengembangan model permainan Futsal Kids dan aplikasinya dalam pendidikan jasmani berbasis sekolah.

Read online
File size316.54 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test