WESTSCIENCESWESTSCIENCES
Jurnal Pendidikan West ScienceJurnal Pendidikan West SciencePendidikan merupakan salah satu pilar penting dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan keempat yaitu Quality Education. Kemampuan Literasi kimia berperan penting dalam menyiapkan peserta didik menjadi warga yang melek sains dan mampu menghadapi tantangan global, seperti masalah kesehatan, polusi, dan keberlanjutan energi. Studi ini bertujuan untuk mengetahui profil kemampuan literasi kimia peserta didik kelas X SMA di Kota Palembang. Fokus penelitian mengukur empat aspek literasi kimia, yaitu kimia dalam konteks (chemistry in context), kimia dalam konten (chemistry in content), keterampilan berpikir tingkat tinggi (higher order learning skills), dan perspektif kimia (affective aspect). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif terhadap 155 peserta didik dari tiga sekolah. Instrumen yang digunakan berupa soal uraian materi ikatan kimia yang telah diuji valid dan reliabel materi ikatan kimia. Hasil penelitian menunjukkan peserta didik memiliki kemampuan literasi kimia rendah berada pada kategori sangat kurang 66,45%. Aspek keterampilan berpikir tingkat tinggi menunjukkan hasil yang paling rendah, terutama pada indikator menganalisis (80,65%) dan berargumentasi (65,81%). Temuan ini mengindikasikan perlunya strategi pembelajaran kimia yang lebih kontekstual, kritis, dan berorientasi pada pengembangan literasi kimia peserta didik.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa kemampuan literasi kimia peserta didik kelas X SMA tergolong rendah yang berkategori sangat kurang (66,45%).Pada aspek keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Learning Skills), seluruh indikator menunjukkan hasil rendah, terutama pada indikator menganalisis (80,65%) dan berargumentasi (65,81%), diikuti mengidentifikasi (45,16%) dan menghubungkan informasi ilmiah (44,52%).
Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas model pembelajaran berbasis konteks kesehatan yang mengintegrasikan simulasi digital interaktif, video demonstrasi, dan studi kasus nyata, untuk melihat sejauh mana pendekatan tersebut meningkatkan literasi kimia siswa kelas X SMA dibandingkan dengan metode konvensional. Selain itu, sebuah studi longitudinal selama dua tahun akademik dapat membandingkan perkembangan kemampuan higher order thinking siswa yang terlibat dalam program pembelajaran kolaboratif berbasis masalah lingkungan dengan kelompok kontrol, sehingga dapat mengidentifikasi dampak jangka panjang intervensi terhadap analisis, argumentasi, dan sintesis ilmiah. Penelitian kualitatif selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor afektif, seperti persepsi risiko kesehatan, rasa relevansi pribadi, dan motivasi intrinsik, yang memengaruhi minat belajar kimia, guna merancang strategi motivasi yang lebih tepat sasaran dan kontekstual. Dengan menggabungkan temuan dari ketiga pendekatan tersebut, diharapkan dapat dibentuk kerangka pedagogik terpadu yang tidak hanya meningkatkan kemampuan konseptual, tetapi juga menguatkan sikap positif terhadap kimia, sehingga mendukung pencapaian tujuan pendidikan berkelanjutan.
- Argumentation to foster pre-service science teachersâ knowledge, competency, and attitude on... pubs.rsc.org/en/content/articlelanding/2017/rp/c6rp00167jArgumentation to foster pre service science teachersyAAAo knowledge competency and attitude on pubs rsc en content articlelanding 2017 rp c6rp00167j
- Promoting Inclusive and Equitable Quality Education Through Human Rights to Achieve Sustainable Development... doi.org/10.53555/kuey.v30i11.8324Promoting Inclusive and Equitable Quality Education Through Human Rights to Achieve Sustainable Development doi 10 53555 kuey v30i11 8324
- Studentsâ Chemical Literacy on Context-Based Learning: A Case of Equilibrium Topic - IOPscience.... iopscience.iop.org/article/10.1088/1742-6596/1397/1/012035StudentsyAAAo Chemical Literacy on Context Based Learning A Case of Equilibrium Topic IOPscience iopscience iop article 10 1088 1742 6596 1397 1 012035
| File size | 496.69 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
LMULMU Perlunya pelatihan pada masyarakat agar dapat mengenali kebutuhan dan memberikan perawatan awal yang tepat pada korban trauma akut dan memberikan informasiPerlunya pelatihan pada masyarakat agar dapat mengenali kebutuhan dan memberikan perawatan awal yang tepat pada korban trauma akut dan memberikan informasi
UNTARUNTAR Data dikumpulkan melalui kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan teknik regresi berganda untuk melihat pengaruh antara variabel kewarganegaraanData dikumpulkan melalui kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan teknik regresi berganda untuk melihat pengaruh antara variabel kewarganegaraan
STKIP BUDIDAYASTKIP BUDIDAYA Faktor eksternal, lingkungan sosial adalah 4 siswa. Mereka tidak dapat belajar dengan baik dan hubungan yang buruk antara guru dan siswa. Dan lingkunganFaktor eksternal, lingkungan sosial adalah 4 siswa. Mereka tidak dapat belajar dengan baik dan hubungan yang buruk antara guru dan siswa. Dan lingkungan
UINSAIDUINSAID Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswi tersebut mampu menunjukkan dedikasi tinggi dan manajemen waktu yang efektif dalam menjalankan peran gandaHasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswi tersebut mampu menunjukkan dedikasi tinggi dan manajemen waktu yang efektif dalam menjalankan peran ganda
ASHAPUBLISHINGASHAPUBLISHING Berdasarkan uji T, disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan disiplin belajar terhadap prestasi belajar siswa kelas X jurusan MPLB di SMK Negeri 4Berdasarkan uji T, disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan disiplin belajar terhadap prestasi belajar siswa kelas X jurusan MPLB di SMK Negeri 4
UINSAIDUINSAID Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis data model MilesPendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis data model Miles
UINSAIDUINSAID Di era modern, karakter seperti disiplin, kemandirian, dan kemampuan berpikir kritis menjadi penting. Evaluasi berbasis karakter efektif dalam mendukungDi era modern, karakter seperti disiplin, kemandirian, dan kemampuan berpikir kritis menjadi penting. Evaluasi berbasis karakter efektif dalam mendukung
AFEKSIAFEKSI Pendidikan selalu berupaya menciptakan lingkungan belajar yang memfasilitasi siswa dalam mengembangkan potensi mereka, dengan motivasi belajar sebagaiPendidikan selalu berupaya menciptakan lingkungan belajar yang memfasilitasi siswa dalam mengembangkan potensi mereka, dengan motivasi belajar sebagai
Useful /
LMULMU Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling dengan jumlah 14 responden. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner kecemasan anak usia prasekolahPengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling dengan jumlah 14 responden. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner kecemasan anak usia prasekolah
SIDUCATSIDUCAT Konseling kelompok lebih efektif dibandingkan konseling individu dalam membangun rasa percaya diri siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatanKonseling kelompok lebih efektif dibandingkan konseling individu dalam membangun rasa percaya diri siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan
SIDUCATSIDUCAT Penelitian ini juga menggunakan identifikasi informan yang akan dilakukan dengan teknik purposive sampling, yaitu identifikasi informan berdasarkan kriteriaPenelitian ini juga menggunakan identifikasi informan yang akan dilakukan dengan teknik purposive sampling, yaitu identifikasi informan berdasarkan kriteria
SIDUCATSIDUCAT Banyak faktor yang mempengaruhi adaptasi peserta didik di sekolah seperti jenis kelamin, latar belakang daerah (budaya) dan jenjang kelas. Penelitian iniBanyak faktor yang mempengaruhi adaptasi peserta didik di sekolah seperti jenis kelamin, latar belakang daerah (budaya) dan jenjang kelas. Penelitian ini