STTWSTTW

TeknikaTeknika

Penelitian ini bertujuan untuk menilai beberapa karakteristik penting CT melalui serangkaian uji coba. Karakteristik tersebut mencakup tingkat isolasi listrik, akurasi rasio transformasi, daya tahan beban sekunder, hambatan kumparan sekunder, dan titik saturasi magnetik atau knee point. Data diperoleh melalui telaah pustaka, observasi langsung di lapangan, dan wawancara dengan praktisi berpengalaman. Hasil uji menunjukkan bahwa nilai-nilai yang diukur masih sesuai dengan standar yang berlaku, sehingga CT dapat digunakan untuk proteksi sistem distribusi dan pengukuran listrik. Penelitian ini diharapkan meningkatkan pemahaman terhadap sifat dan pengujian CT yang sesuai standar.

Nilai tahanan isolasi yang diperbolehkan adalah 1000 kali 20.Tahanan isolasi trafo arus berada dalam batas yang dapat diterima, sehingga berhasil melewati uji tahanan isolasi.Kesalahan transformasi (ratio error) pada CT Kelas 0,2S dengan error maksimal ±0,2%, menunjukkan bahwa hasil pengujian tersebut masih di bawah standar yang digunakan yaitu SPLN D3.Inti CT memiliki beban minimal 2,206 VA dan beban maksimal 2,667 VA.Beban maksimal yang digunakan oleh CT adalah 5 VA, sehingga hasil uji burden di bawah batas maksimal atau kondisinya masih tergolong baik.CT fasa R, S, dan T memiliki deviasi resistansi belitan sebesar 0 %, sehingga resistansi tetap dalam keadaan normal.Temuan dari pengujian CT pada fase R, S, dan T mengungkapkan bahwa tegangan eksitasi (titik siku) tetap berada dalam batas yang diperlukan.Ini menunjukkan bahwa tegangan kejenuhan inti (Vk) melebihi tegangan (Vs), yang berarti transformator dapat beroperasi tanpa mengalami kelebihan beban atau penurunan kinerja.2020 dan IEC 61869-2, beberapa pengujian yang telah dilakukan menunjukan nilai masih tergolong baik menurut standarisasi.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh beban dan suhu pada kinerja CT. Selain itu, studi tentang optimasi desain CT untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi kesalahan rasio juga dapat menjadi fokus penelitian. Terakhir, penelitian tentang implementasi CT dalam sistem proteksi dan pengukuran listrik di lapangan dapat memberikan wawasan praktis tentang penerapan CT dalam industri.

  1. ANALYSIS OF INSULATION RESISTANCE, RATIO, BURDEN, WINDING RESISTANCE AND KNEE POINT TEST ON CURRENT TRANSFORMER... doi.org/10.52561/teknika.v9i2.420ANALYSIS OF INSULATION RESISTANCE RATIO BURDEN WINDING RESISTANCE AND KNEE POINT TEST ON CURRENT TRANSFORMER doi 10 52561 teknika v9i2 420
  2. EVALUASI AKURASI TRANSFORMATOR ARUS (CT) PENGUKURAN PADA TRANSAKSI ENERGI | Jurnal Technopreneur (JTech).... doi.org/10.30869/jtech.v11i2.1257EVALUASI AKURASI TRANSFORMATOR ARUS CT PENGUKURAN PADA TRANSAKSI ENERGI Jurnal Technopreneur JTech doi 10 30869 jtech v11i2 1257
  3. ANALISIS PENGUJIAN TAN DELTA PADA TRANSFORMATOR ARUS DI GITET TASIKMALAYA BAY PENGHANTAR BANDUNG SELATAN-1... teknokom.unwir.ac.id/index.php/teknokom/article/view/143ANALISIS PENGUJIAN TAN DELTA PADA TRANSFORMATOR ARUS DI GITET TASIKMALAYA BAY PENGHANTAR BANDUNG SELATAN 1 teknokom unwir ac index php teknokom article view 143
Read online
File size579.95 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test