UWKSUWKS

CALVARIA MEDICAL JOURNALCALVARIA MEDICAL JOURNAL

Latar belakang: Gastritis atau penyakit maag merupakan kondisi ketika lapisan dalam (mukosa) dinding lambung mengalami peradangan atau pembengkakan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stress dan pola makan pada santri di Pondok Pesantren Bangkalan Madura dengan kejadian gastritis. Metode: Desain penelitian ini menggunakan deskriptif analitik pendekatan case control dengan total sampling (95 responden: 47 kasus gastritis dan 48 kontrol). Instrumen pengukuran stres menggunakan DASS-42 (Depression Anxiety Stress Scale) dan pola makan menggunakan kuesioner tervalidasi yang mengukur frekuensi, jenis, dan porsi makan. Kriteria inklusi mencakup santri putri aktif dengan/tanpa diagnosis gastritis dari dokter klinik. Hasil: Penelitian ini melibatkan 95 responden, terdiri dari 47 responden kelompok kasus (gastritis) dan 48 responden kelompok kontrol (non-gastritis). Hasil analisis menunjukkan bahwa pada santri sebagian besar mengalami stres sangat berat yaitu 21 responden (22,1%) sedangkan pada pola makan sebagian besar mengalami kategori pola makan kurang sejumlah 56 responden (58,9%). Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan nilai p stres sebesar 0,005 dan nilai p pola makan sebesar 0,001 (taraf signifikansi 0,05). Karena kedua nilai p lebih kecil dari 0,05, maka H0 ditolak yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara stres dan pola makan dengan kejadian gastritis pada santri. Besar asosiasi stres terhadap gastritis menunjukkan Cramers V=0,369 (lemah) dan asosiasi pola makan terhadap gastritis menunjukkan Phi=0,495 (sedang).

Penelitian ini menunjukkan bahwa stres berat dan pola makan yang buruk berhubungan dengan kejadian gastritis pada santri di pondok pesantren Bangkalan, Madura.Oleh karena itu, diperlukan evaluasi pola makan dan pengaturan aktivitas untuk membantu mencegah gastritis.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi longitudinal untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko spesifik yang berkontribusi terhadap kejadian gastritis pada santri. Selain itu, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan persepsi santri tentang stres dan pola makan, serta bagaimana keduanya mempengaruhi kesehatan perut mereka. Terakhir, penelitian intervensi dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi intervensi yang efektif dalam mengurangi stres dan mempromosikan pola makan sehat di lingkungan pondok pesantren.

  1. Hubungan Pola Makan Dan Stres Dengan Kejadian Gastritis Pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas... jurnal.uinsu.ac.id/index.php/contagion/article/view/9627Hubungan Pola Makan Dan Stres Dengan Kejadian Gastritis Pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas jurnal uinsu ac index php contagion article view 9627
  2. Analisis Pola Makan dengan Status Gizi Pada Siswa-Siswi Kelas V di SDN Jatiwaringin XII Kota Bekasi |... doi.org/10.33024/mnj.v6i4.10864Analisis Pola Makan dengan Status Gizi Pada Siswa Siswi Kelas V di SDN Jatiwaringin XII Kota Bekasi doi 10 33024 mnj v6i4 10864
  3. Hubungan Tingkat Stres dan Pola Makan dengan Kejadian Gastritis pada Remaja Usia 12-15 Tahun di MTs.... journal.umg.ac.id/index.php/jphsr/article/view/5417Hubungan Tingkat Stres dan Pola Makan dengan Kejadian Gastritis pada Remaja Usia 12 15 Tahun di MTs journal umg ac index php jphsr article view 5417
Read online
File size511.22 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test