JURNALFTIJAYABAYAJURNALFTIJAYABAYA

Proceeding Technology of Renewable Energy and Development ConferenceProceeding Technology of Renewable Energy and Development Conference

Biogas adalah gas mudah terbakar yang merupakan gas campuran metana (CH4), hidrogen (H2), karbondioksida (CO2) dan gas lainnya yang didapat dari hasil penguraian material organik seperti kotoran hewan, kotoran manusia, sampah organik, limbah buah dan lain-lain. Kandungan biogas meliputi kadar metana (50-70%), karbon dioksida (20-40%), dan gas lainnya seperti amonia dan hidrogen sulfida. Salah satu limbah organik yang berpotensi dijadikan biogas yaitu limbah kulit pisang. Tahap percobaan dilakukan dengan mencampurkan kotoran sapi, limbah kulit pisang, dan kangkung air sesuai variabel HRT selama 15 hari. Biogas yang dihasilkan akan ditampung pada digester. Lalu, uji nyala api pada gas biogas yang terbentuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio substrat antara limbah kulit pisang serta limbah sayuran kangkung air dengan menggunakan starter kotoran sapi terhadap kualitas biogas dan gas metana yang terbentuk. Berdasarkan hasil dari penelitian yang dilakukan didapatkan bahwa pengaruh rasio variabel 2:1 dengan substrat limbah kulit pisang lebih banyak mengandung gas dengan total 119,554 liter dan uji nyala api yang semakin homogen.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan kesimpulan sebagai berikut.Pengaruh rasio variabel pada kualitas biogas semakin banyak substrat yang masuk di dalam reaktor, berbanding lurus dengan volume gas yang dihasilkan ikut meningkat.Tetapi hal ini terjadi pada rasio 2.1 substrat limbah kulit pisang lebih banyak daripada kangkung air dikarenakan kandungan lignin yang ada di kangkung air lebih tinggi daripada limbah kulit pisang.Pengaruh rasio variabel pada uji nyala api bahwa kandungan gas metana pada rasio 2.1 dengan substrat limbah kulit pisang dan kangkung air semakin homogen serta gas lain yang ikut tercampur semakin berkurang daripada rasio 1.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh komposisi substrat yang berbeda terhadap produksi biogas. Selain itu, penelitian tentang optimasi proses anaerobik untuk meningkatkan produksi biogas juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Selain itu, penelitian tentang optimasi proses anaerobik untuk meningkatkan produksi biogas juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Terakhir, studi tentang penerapan biogas dalam skala rumah tangga atau industri kecil dapat menjadi arah penelitian yang menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut.

  1. The Utilization of Water Hyacinth for Biogas Production in a Plug Flow Anaerobic Digester | Soeprijanto... doi.org/10.14710/ijred.2021.21843The Utilization of Water Hyacinth for Biogas Production in a Plug Flow Anaerobic Digester Soeprijanto doi 10 14710 ijred 2021 21843
  2. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/10.1007/s42250-022-00502-5Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer 10 1007 s42250 022 00502 5
  3. Biogas Production from Water Spinach and Banana Peel Waste Using Plug Flow Reactor | IPTEK The Journal... doi.org/10.12962/j23378557.v7i2.a9928Biogas Production from Water Spinach and Banana Peel Waste Using Plug Flow Reactor IPTEK The Journal doi 10 12962 j23378557 v7i2 a9928
Read online
File size299.4 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test