LMULMU

Buletin Profesi InsinyurBuletin Profesi Insinyur

Banyak aktivitas manusia berkontribusi pada Gas Rumah Kaca (GRK) yang saat ini terakumulasi di atmosfer. Gas yang paling penting adalah karbon dioksida (CO2), metana (CH4), klorofluorokarbon, dan dinitrogen oksida (N2O). Sumber emisi metana ke atmosfer dapat dipecah menjadi enam kategori besar: daya alam, pertanian, peternakan, produksi bahan bakar fosil, pembakaran biomassa, dan tempat pemrosesan akhir (TPA) sampah. Sumber terkecil yaitu TPA menghasilkan metana melalui dekomposisi organik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui emisi gas metan di TPA Telang Kabupaten Hulu Sungai Tengah menggunakan Modified Triangular Method (MTM). MTM sendiri dapat digunakan dalam memprediksi volume emisi metan dengan mengasumsikan bahwa Default Method Intergovernmental Panel on Climate Change dan degradasi sampah meliputi 2 tahapan. Hasil perhitungan emisi CH4 di TPA Telang mencapai puncaknya pada tahun 2021 yaitu sebesar 6,21 x 105 m3/tahun dan total emisi hingga tahun ke-16 atau tahun 2031 mencapai 4,66 x 106 m3/tahun.

Estimasi emisi gas metan di TPA Telang Kabupaten Hulu Sungai Tengah dengan menggunakan MTM, menunjukkan bahwa hasil perhitungan emisi CH4 mencapai puncaknya pada tahun 2021 yaitu sebesar 6,21 x 105 m3/tahun dan total emisi hingga tahun ke-16 atau tahun 2031 mencapai 4,66 x 106 m3/tahun.Emisi metan yang besar ini dapat menjadi sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan jika dapat dikelola dengan baik oleh Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan pengukuran langsung emisi gas metan di TPA Telang secara berkala untuk memvalidasi hasil prediksi menggunakan MTM dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi variasi emisi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem pengelolaan TPA yang lebih efektif dalam mengurangi emisi gas metan, seperti implementasi teknologi biogas atau sistem penutup TPA yang lebih baik. Ketiga, perlu dilakukan studi komparatif antara metode MTM dengan metode lain yang tersedia untuk membandingkan akurasi dan efisiensi dalam memprediksi emisi gas metan di TPA, sehingga dapat dipilih metode yang paling sesuai untuk kondisi lokal.

  1. Penggunaan Modified Triangular Method dalam Memprediksi Emisi Gas Metan di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah... doi.org/10.20527/bpi.v6i3.203Penggunaan Modified Triangular Method dalam Memprediksi Emisi Gas Metan di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah doi 10 20527 bpi v6i3 203
  2. Estimation of Green House Gas (GHG) emission at Telaga Punggur landfill using triangular, LandGEM, and... doi.org/10.1088/1742-6596/1456/1/012001Estimation of Green House Gas GHG emission at Telaga Punggur landfill using triangular LandGEM and doi 10 1088 1742 6596 1456 1 012001
Read online
File size294.4 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test