BINAMANDIRIBINAMANDIRI

Dynamic: Jurnal Inovasi dan Dinamika EkonomiDynamic: Jurnal Inovasi dan Dinamika Ekonomi

Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh Green Human Resource Management (GHRM) terhadap kinerja lingkungan perusahaan manufaktur di Jawa Barat dengan budaya organisasi berkelanjutan sebagai mediator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik GHRM yang mencakup green recruitment, green training, green performance appraisal, dan green reward mampu membentuk budaya kerja hijau yang mendorong perilaku pro-lingkungan karyawan. Budaya tersebut berkontribusi pada peningkatan efisiensi energi, pengurangan limbah, pencapaian standar lingkungan yang lebih baik, serta penguatan keunggulan kompetitif perusahaan yang berkelanjutan.

Penelitian kualitatif ini menyimpulkan bahwa implementasi Green Human Resource Management (GHRM) memiliki peran krusial dan strategis dalam mendongkrak kinerja lingkungan perusahaan manufaktur di Jawa Barat.Keberhasilan transformasi ekologis ini tidak berjalan secara linier atau instan, melainkan dimediasi secara kuat oleh keberadaan budaya organisasi berkelanjutan.Praktik GHRM yang terintegrasi mulai dari seleksi hijau, pelatihan mitigasi limbah, hingga sistem evaluasi dan penghargaan yang sensitif terhadap lingkungan bertindak sebagai intervensi hulu yang merekayasa ulang cara berpikir dan bertindak karyawan.Intervensi ini berhasil mengasimilasi nilai-nilai kelestarian ke dalam rutinitas kerja harian, membentuk sebuah budaya organisasi berkelanjutan yang matang, dan menggeser paradigma karyawan dari kepatuhan terpaksa menjadi komitmen sukarela.Pada gilirannya, budaya hijau yang mengakar kuat inilah yang menjadi penggerak utama tercapainya efisiensi energi, reduksi limbah industri secara signifikan, serta kepatuhan penuh terhadap regulasi lingkungan hidup daerah dan nasional.

Berdasarkan hasil penelitian dan temuan, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perluasan geografis dan komparasi lintas wilayah. Penelitian selanjutnya dapat memperluas lokus penelitian ke koridor industri di luar Provinsi Jawa Barat untuk menguji konsistensi temuan dan mengomparasi bagaimana faktor regulasi daerah serta karakteristik sosial-budaya lokal memengaruhi efektivitas GHRM. Kedua, spesifikasi berbasis sub-sektor manufaktur. Direkomendasikan bagi peneliti mendatang untuk melakukan analisis komparatif yang lebih spesifik antar sub-sektor manufaktur, mengingat setiap sub-sektor memiliki tingkat tekanan ekologis dan struktur organisasi yang berbeda. Ketiga, pendekatan metode campuran (mixed-methods). Untuk menghasilkan analisis yang lebih holistik, penelitian masa depan dapat mengombinasikan pendekatan kualitatif ini dengan metode kuantitatif (studi sekuensial eksploratif) guna menguji validitas dan tingkat signifikansi model konseptual budaya organisasi berkelanjutan pada populasi industri yang lebih luas.

Read online
File size982.16 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test