UKIPUKIP

Paulus Journal of Accounting (PJA)Paulus Journal of Accounting (PJA)

Penelitian ini dilakukan pada organisasi keagamaan yaitu Gereja X di Makassar, yang bertujuan untuk mengetahui praktik akuntabilitas persembahan di masa pandemi covid19 pada Gereja X yang ada di Makassar. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam dengan informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, praktik akuntabilitas persembahan pada Gereja X yaitu bentuk akuntabilitas kepada Tuhan dalam bentuk kejujuran, dan penuh sukacita dalam melayani. Maka akuntabilitas yang dilakukan yaitu diwujudkan dalam bentuk pertanggungjawaban spiritual pada Tuhan yang telah memberikan tugas.

Berdasarkan uraian pada hasil analisis dan pembahasan mengenai akuntabilitas persembahan di masa pandemi covid-19, penulis menyimpulkan bahwa akuntabilitas persembahan dalam bentuk pertanggungjawaban pihak Gereja X yaitu dalam bentuk laporan keuangan yang sederhana, yang dilaporkan pada warta jemaat demi membangun rasa saling percaya sehingga persembahan yang diberikan sebagai wujud ungkapan syukur kepada Tuhan oleh jemaat, dikelola serta digunakan sebaik mungkin untuk kepentingan Gereja.Terkait dengan akuntabilitas horizontal dimaknai sebagai bentuk pertanggungjawaban dari pihak Gereja kepada diakonia atau jemaatnya berupa dukungan finansial serta sembako dan yang mengalami sakit atau duka cita, sehingga akuntabilitas horizontal yang dilakukan membantu warga jemaat yang membutuhkan.Sementara pertanggungjawaban kerohanian atau akuntabilitas transendental diartikan dalam bentuk kegiatan yang dilakukan oleh pihak atau majelis Gereja dalam menjalankan tugasnya sebagai pelayan Tuhan dalam melayani, sehingga pihak atau majelis Gereja memaknai bahwa tugas pelayanan merupakan bentuk akuntabilitas kepada Tuhan dalam bentuk kejujuran, dan penuh sukacita dalam melayani.Maka akuntabilitas yang dilakukan yaitu diwujudkan dalam bentuk pertanggungjawaban spiritual pada Tuhan yang telah memberikan tugas.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara praktik akuntabilitas persembahan di Gereja X dengan Gereja-Gereja lain di Makassar atau bahkan di luar Makassar, untuk melihat apakah ada perbedaan atau kesamaan dalam praktik akuntabilitas persembahan di tengah pandemi. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang dampak pandemi Covid-19 terhadap penerimaan persembahan di Gereja-Gereja, dan bagaimana Gereja-Gereja tersebut beradaptasi dengan perubahan tata cara ibadah dan pengumpulan persembahan. Terakhir, penelitian tentang peran akuntabilitas transendental dalam organisasi keagamaan, khususnya dalam konteks Gereja, dapat menjadi fokus studi yang menarik untuk memahami bagaimana akuntabilitas spiritual mempengaruhi praktik dan budaya organisasi.

Read online
File size208.68 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test