DINAMIKADINAMIKA

Society : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan MasyarakatSociety : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat

Desa Lamong merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Badas Kabupaten Kediri. Desa Lamong memiliki geografis strategis dengan tanah yang subur. Hal tersebut membuat Desa Lamong memiliki banyak potensi dari berbagai sektor. Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pendampingan pada perangkat desa agar bisa memanfaatkan media sosial untuk promosi. Hal ini untuk menjawab tantangan nama Desa Lamong masih belum banyak dikenal bahkan terdengar asing bagi masyarakat Kediri padahal memiliki potensi cukup besar. Dari kesenjangan tersebut muncul inisiasi program pengabdian . Instagram dipilih karena tingginya minat masyarakat terhadap penggunaan media sosial tersebut dan tingkat keberhasilan promosi. Metode pelaksanaan dalam Program ini dengan melakukan tahap perencanaan, pengerjaan, evaluasi, dan menindaklanjuti, dalam proses pengerjaan memanfaatkan fitur Instagram yang ada seperti reel, feed, dan caption. Program ini berjalan dengan baik sebagai promosi potensi Desa Lamong karena jangkauan instagram yang cepat dan luas, membuat promosi dengan cepat sampai kepada masyarakat.

Dampaknya terlihat dari peningkatan followers dari 50 menjadi 165 dan rata‑rata like per posting naik menjadi 50‑100.Namun, keberlanjutan program masih memerlukan pelatihan lanjutan serta peningkatan kreativitas konten agar selaras dengan tren media sosial.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas jangka panjang program pemanfaatan Instagram dalam meningkatkan partisipasi masyarakat desa, dengan mengukur perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku warga selama dua tahun setelah intervensi serta membandingkannya dengan desa serupa yang tidak menggunakan media sosial sebagai sarana promosi. Selanjutnya, studi komparatif dapat dilakukan antara strategi konten Instagram yang diterapkan di Desa Lamong dengan strategi konten di desa‑desa lain yang berhasil meningkatkan kunjungan wisatawan, guna mengidentifikasi faktor‑faktor kreatif dan teknis yang paling berpengaruh terhadap peningkatan interaksi digital. Penelitian ketiga dapat fokus pada pengembangan modul pelatihan berkelanjutan bagi perangkat desa, yang menguji metode pembelajaran blended antara sesi tatap muka dan platform daring untuk meningkatkan kemampuan editing dan kreativitas konten, serta menilai kepuasan dan retensi pengetahuan peserta. Semua kajian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang berbasis bukti untuk memperkuat keberlanjutan program digitalisasi desa.

Read online
File size475.39 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test