NEWINERANEWINERA
Journal La SocialeJournal La SocialePenelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan oleh Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dalam menangkal gerakan radikalisme dan untuk menemukan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasi strategi komunikasi Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dalam menangkal gerakan radikalisme di Kota Makassar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan strategi penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Subdit Kamneg Ditintelkam Polda Sulawesi Selatan, yang dilaksanakan dari Februari hingga Maret 2025. Informan dalam penelitian ini adalah 6 informan, yaitu Direktur dan Wakil Direktur Ditintelkam, Kepala Subdit Kamneg Ditintelkam, Kepala Unit 3, Bagian Intoleransi dan Radikal, serta 2 Anggota Polisi dari Unit 3, Bagian Intoleransi dan Radikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang digunakan oleh Subdit Kamneg Ditintelkam Polda Sulawesi Selatan dalam mencegah ideologi radikalisme di Kota Makassar terdiri dari analisis situasi, orientasi tujuan, pemilihan media, pengembangan pesan, dan evaluasi. Faktor-faktor pendukung untuk implementasi strategi komunikasi ideologi radikalisme adalah sumber daya personel polisi, sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan organisasi masyarakat, serta perkembangan media sosial, sedangkan faktor-faktor penghambat untuk implementasi strategi komunikasi dalam menangkal ideologi radikalisme adalah perbedaan pemahaman dan interpretasi tentang radikalisme, penyebaran hoax dan disinformasi, serta sumber daya terbatas dalam menangkal radikalisme.
Berdasarkan hasil diskusi dan analisis yang diperoleh oleh penulis mengenai Strategi Komunikasi Sub Direktorat Keamanan Negara, Direktorat Intelijen Keamanan, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dalam Mencegah Ideologi Radikalisme di Kota Makassar, penulis dapat menyimpulkan bahwa.Strategi komunikasi yang digunakan oleh Sub Direktorat Keamanan Negara, Direktorat Intelijen Keamanan, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dalam mencegah ideologi radikalisme di Kota Makassar adalah sebagai berikut.Analisis Situasi, termasuk analisis kekuatan, kelemahan, peluang, ancaman, atau faktor makro dari target komunikasi, yang umumnya dibagi menjadi internal dan eksternal.Analisis situasi bertujuan untuk mengoptimalkan sumber daya, meminimalkan kesalahpahaman, dan meningkatkan akuntabilitas strategi.Orientasi Tujuan, menentukan tujuan target, di mana tujuan-tujuan ini harus mencakup SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound).Pemilihan Media, mempertimbangkan beberapa hal termasuk kecocokan dengan tujuan, biaya, jangkauan, dan urgensi.Media dibagi menjadi 2, yaitu online dan offline.Pengembangan Pesan, harus mencerminkan tujuan komunikasi, menyesuaikan dengan nilai-nilai, budaya, preferensi audiens, dan menyesuaikan pesan dengan budaya lokal, norma sosial.Evaluasi, dilakukan untuk mengukur tingkat keberhasilan strategi komunikasi, juga sebagai bentuk penyesuaian strategi berdasarkan perubahan situasi atau umpan balik audiens.Faktor Pendukung dan Penghambat Strategi Komunikasi dalam Menangkal Gerakan Radikalisme, yaitu.Sumber daya personel polisi, sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan organisasi masyarakat dalam menyebarluaskan pesan anti-radikalisme, serta penggunaan platform digital, seperti media sosial, memungkinkan penyebaran pesan anti-radikalisme lebih luas dan cepat, terutama kepada generasi muda.Dengan faktor pendukung ini, pemahaman publik telah meningkat, sehingga jumlah kasus radikalisme di Kota Makassar telah berkurang.Perbedaan pemahaman dan interpretasi tentang radikalisme di antara masyarakat berarti bahwa pesan yang disampaikan tidak selalu diterima secara utuh, penyebaran hoax dan disinformasi melalui media sosial sering kali mengaburkan pesan anti-radikalisme yang disampaikan oleh pihak berwenang, dan sumber daya terbatas yang terlatih dalam penanganan radikalisme.
Berdasarkan judul, abstrak, kesimpulan, dan penelitian yang telah dilakukan, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengembangkan strategi komunikasi yang lebih inklusif dan partisipatif yang melibatkan semua lapisan masyarakat, terutama generasi muda, untuk meningkatkan efektivitas dalam mencegah paparan ideologi radikalisme. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana strategi komunikasi yang inovatif dan kreatif dapat digunakan untuk mencapai audiens yang lebih luas dan meningkatkan interaksi dengan masyarakat.. . 2. Mengoptimalkan penggunaan teknologi dan media sosial untuk menjangkau generasi muda yang rentan terhadap paparan ideologi radikalisme. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana platform media sosial dapat digunakan untuk menciptakan konten yang menarik dan edukatif, serta bagaimana kolaborasi dengan influencer lokal dapat meningkatkan jangkauan pesan anti-radikalisme.. . 3. Menguatkan program pendidikan dengan materi yang relevan dan mudah dipahami oleh berbagai kelompok. Penelitian ini dapat fokus pada pengembangan kurikulum pendidikan yang disesuaikan dengan konteks lokal, serta bagaimana strategi komunikasi dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang bahaya radikalisme. Penelitian ini juga dapat mengeksplorasi bagaimana kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan organisasi masyarakat dapat meningkatkan efektivitas program pendidikan anti-radikalisme.
- Emergency Culture: Nurturing Resilience in Times of Crisis | Francis Academic Press. emergency culture... doi.org/10.25236/AJHSS.2024.070304Emergency Culture Nurturing Resilience in Times of Crisis Francis Academic Press emergency culture doi 10 25236 AJHSS 2024 070304
- Penanggulangan Penyebaran Radikalisme Melalui Media Sosial dalam Hukum Pidana Indonesia | Jurnal Hukum... ojs.rewangrencang.com/index.php/JHLG/article/view/304Penanggulangan Penyebaran Radikalisme Melalui Media Sosial dalam Hukum Pidana Indonesia Jurnal Hukum ojs rewangrencang index php JHLG article view 304
- The Role of Communication in Building Tolerance and Unity in a Diverse Society: A Systematic Literature... doi.org/10.60046/jocrss.v3i1.219The Role of Communication in Building Tolerance and Unity in a Diverse Society A Systematic Literature doi 10 60046 jocrss v3i1 219
- The Role of Islamic Mass Organizations in The Cultural History of South Sulawesi, Indonesia (1905-1998)... journal.unj.ac.id/unj/index.php/hayula/article/view/55117The Role of Islamic Mass Organizations in The Cultural History of South Sulawesi Indonesia 1905 1998 journal unj ac unj index php hayula article view 55117
| File size | 673.29 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIPASBYUNIPASBY Perubahan dari promosi konvensional ke pemasaran digital, seperti TikTok Ads, Facebook Ads, dan Instagram Ads, meningkatkan efektivitas promosi. Echa FashionPerubahan dari promosi konvensional ke pemasaran digital, seperti TikTok Ads, Facebook Ads, dan Instagram Ads, meningkatkan efektivitas promosi. Echa Fashion
JMI UPIYPTKJMI UPIYPTK Through the implementation of SAK EMKM, MSMEs are expected to improve their business credibility and facilitate access to formal capital sources. The participantsThrough the implementation of SAK EMKM, MSMEs are expected to improve their business credibility and facilitate access to formal capital sources. The participants
JMI UPIYPTKJMI UPIYPTK Secara sosial, program ini meningkatkan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan dan kelompok pemuda. Dalam hal keberlanjutan, pembentukanSecara sosial, program ini meningkatkan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan dan kelompok pemuda. Dalam hal keberlanjutan, pembentukan
BIARJOURNALBIARJOURNAL Data analysis involved descriptive and inferential statistics, with hypothesis testing using correlation and regression analysis. The findings revealedData analysis involved descriptive and inferential statistics, with hypothesis testing using correlation and regression analysis. The findings revealed
BIARJOURNALBIARJOURNAL Sektor kesehatan selalu menghadapi tanggung jawab untuk memberikan layanan yang baik kepada pasien di rumah sakit agar meningkatkan kinerja organisasi.Sektor kesehatan selalu menghadapi tanggung jawab untuk memberikan layanan yang baik kepada pasien di rumah sakit agar meningkatkan kinerja organisasi.
EDUPARTNEREDUPARTNER Secara parsial maupun simultan, kedua variabel tersebut memainkan peran penting dalam membentuk persepsi konsumen terhadap nilai dan kualitas layanan yangSecara parsial maupun simultan, kedua variabel tersebut memainkan peran penting dalam membentuk persepsi konsumen terhadap nilai dan kualitas layanan yang
UPI YAIUPI YAI Pemasaran digital, manajemen sangat penting bagi UKM di Indonesia, karena pesatnya era digitalisasi membuat teknologi informasi menjadi efektif. alat untukPemasaran digital, manajemen sangat penting bagi UKM di Indonesia, karena pesatnya era digitalisasi membuat teknologi informasi menjadi efektif. alat untuk
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Anak-anak yang tinggal di panti asuhan seringkali dipandang sebelah mata dan kurang mendapat dukungan sosial dari masyarakat. Pada kondisi tersebut anakAnak-anak yang tinggal di panti asuhan seringkali dipandang sebelah mata dan kurang mendapat dukungan sosial dari masyarakat. Pada kondisi tersebut anak
Useful /
STIKESYARSIMATARAMSTIKESYARSIMATARAM Jenis Penelitian ini adalah pre eksperimen dengan pendekatan One Group Pretes Post test. Tehnik pengumpulan data yang di gunakan adalah accidental samplingJenis Penelitian ini adalah pre eksperimen dengan pendekatan One Group Pretes Post test. Tehnik pengumpulan data yang di gunakan adalah accidental sampling
UNISMUHUNISMUH Hasil menunjukkan empat tipe ketidaksopanan yang dipakai, yaitu bald on‑record, positif, negatif, serta sarkasme atau mock impoliteness; tipe withholdingHasil menunjukkan empat tipe ketidaksopanan yang dipakai, yaitu bald on‑record, positif, negatif, serta sarkasme atau mock impoliteness; tipe withholding
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Diabetes merupakan penyakit metabolik yang bersifat kronis, ditandai dengan meningkatnya kadar gula dalam darah. Terdapat dua tipe diabetes melitus, yaituDiabetes merupakan penyakit metabolik yang bersifat kronis, ditandai dengan meningkatnya kadar gula dalam darah. Terdapat dua tipe diabetes melitus, yaitu
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Para peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis dalam mengelola karir mereka secara profesional, termasuk personal branding dan monetisasiPara peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis dalam mengelola karir mereka secara profesional, termasuk personal branding dan monetisasi