DINAMIKADINAMIKA

Society : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan MasyarakatSociety : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat

Permasalahan buah maja di Dusun Pettungnge, Desa Maggenrang menjadi permasalahan yang krusial dan harus segera dipecahkan, di mana buah maja hanya dibiarkan begitu saja bahkan dibuang ke sungai yang dapat menyebabkan pencemaran air sungai. Padahal buah maja memiliki senyawa yang sangat potensial dijadikan sebagai produk pupuk organik dan bahan pengendali alami, seperti senyawa nitrogen, alkaloid, flavonoid dan sebagainya, sehingga dengan kegiatan ini akan memberikan solusi kepada mitra Kelompok Pemuda HIPMA Desa Maggenrang dalam memanfaatkan buah maja menjadi pupuk organik dan bahan pengendali alami. Metode pelaksanaan dalam kegiatan PKM-PM yaitu terdiri atas tiga tahapan utama yaitu tahapan penyuluhan dan sosialisasi, tahapan pelatihan, dan tahapan pendampingan. Tahapan sosialisasi dilakukan dengan seminar singkat mengenai pemanfaatan buah maja menjadi bahan pengendali alami dan pupuk organik. Tahap pelatihan dimulai dengan pelatihan pembuatan produk, pengemasan, pelabelan, dan edukasi pemasaran produk bahan pengendali alami dan pupuk organik serta produk sekunder berupa kerajinan tangan yaitu lampu hiasan. Terakhir tahap pendampingan produksi dan evaluasi peningkatan pengetahuan serta keterampilan mitra. Kegiatan PKM-PM ini dilaksanakan 15 Juni-15 November 2023 oleh mitra Kelompok Pemuda HIPMA Desa Maggenrang yang beranggotakan 25 orang laki-laki. Adapun hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra Kelompok Pemuda HIPMA Desa Maggenrang terkait pengetahuan mitra dalam memanfaatkan buah maja, produksi buah maja, dan pemasaran dengan peningkatan masing-masing sebesar 90% untuk kemampuan mitra dalam memanfaatkan buah maja, 90% pada kemampuan pembuatan pestisida nabati dan pupuk organik, dan 80% pada pengetahuan mitra dalam pemasaran. Selain itu, dengan peningkatan keterampilan mitra ini dapat juga membangun jiwa wirausaha mitra sekaligus mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) desa sehat dan sejahtera.

Tahap pembuatan bahan pengendali alami dan pupuk organik yang dilakukan bersama mitra Kelompok Pemuda HIPMA Desa Maggenrang merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang mengedukasi mitra, sehingga mitra dapat membuat bahan pengendali alami dan pupuk organik secara mandiri.Pelaksanaan pengabdian ini dalam bentuk pelatihan serta pemanfaatan buah maja melalui pembuatan bahan pengendali alami dan pupuk organik dalam menambah pengetahuan serta keterampilan mitra dalam memanfaatkan buah maja untuk serta untuk mengurangi penggunaan bahan kimia pada tanaman.Mitra juga mampu memahami pengelolaan keuangan sederhana serta proses pemasaran produk melalui marketplace.Oleh karena itu, melalui pelaksanaan program ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta peningkatan kemandirian mitra serta berdampak pula peningkatan jiwa kewirausahaan anggota Kelompok Pemuda HIPMA Desa Maggenrang.

Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai potensi buah maja sebagai bahan pengendali alami dan pupuk organik, termasuk studi tentang efektivitas dan keamanan penggunaan produk-produk tersebut. Kedua, penelitian tentang diversifikasi produk dari buah maja, seperti pengembangan produk-produk sekunder seperti lampu hiasan estetika, dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya untuk meningkatkan nilai ekonomis dan manfaat buah maja. Ketiga, studi tentang dampak sosial dan ekonomi dari program pengabdian ini terhadap masyarakat setempat, termasuk analisis tentang peningkatan kesejahteraan dan kewirausahaan, akan memberikan kontribusi penting dalam memahami keberhasilan program dan potensi penerapannya di daerah lain.

Read online
File size794.09 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test