UMMUMM

Jurnal TarbiyatunaJurnal Tarbiyatuna

Konsep edupreneurship muncul sebagai kekuatan dinamis dan transformatif dalam bidang pendidikan. Para edupreneur, dengan pola pikir kewirausahaan dan semangat pendidikan, berada dalam posisi unik untuk menjembatani kesenjangan antara akademisi tradisional dan tuntutan global yang berkembang pesat. Artikel ini mencoba menjawab permasalahan bagaimana strategi edupreneurship mengembangkan kemandirian mahasiswa Program Pendidikan Agama Islam UIN Sunan Ampel Surabaya. Kemandirian siswa ditunjukkan dengan kemampuan pengelolaan keuangan, mental yang kuat, kecerdasan, dan kemampuan memecahkan masalah. Hal ini dijawab dengan penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif dengan menggunakan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan diskusi kelompok terfokus yang melibatkan civitas akademika Program Pendidikan Agama Islam UIN Sunan Ampel Surabaya dan narasumber dari praktisi dan ulama. Data yang terkumpul dianalisis melalui model analisis interaktif Miles & Huberman dengan skema pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa strategi edupreneurship untuk membangun kemandirian mahasiswa Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya, antara lain mendirikan pusat inkubasi, membuka akses sumber daya, mengadakan bimbingan, mengadakan acara atau program yang berkaitan dengan edupreneurship dan kompetisi bisnis, pengenalan mahasiswa edupreneur secara akademis, dan melibatkan alumni edupreneur untuk menginspirasi mahasiswa.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Pendidikan Agama Islam UIN Sunan Ampel Surabaya saat ini belum memiliki mata kuliah khusus tentang kewirausahaan.Namun, survei terhadap mahasiswa menemukan bahwa 96,7% dari mereka ingin belajar lebih banyak tentang edupreneurship.Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa tertarik dan memahami edupreneurship dengan baik.Poin-poin yang disampaikan dalam diskusi menunjukkan bahwa edupreneurship perlu segera dimasukkan ke dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam.Mahasiswa membutuhkan pendidikan formal dan keterampilan bisnis yang akan membantu mereka berkembang dan menghadapi tantangan masa depan.Mahasiswa dapat menggunakan edupreneurship untuk belajar keterampilan seperti mengelola uang, memiliki mental yang kuat, kreatif, dan mampu memecahkan masalah.Rencana yang diusulkan untuk mendorong edupreneurship termasuk pelatihan, workshop, coaching, dan mendirikan inkubator bisnis di kampus.Dukungan dari sekolah sangat penting untuk memastikan anak-anak mendapatkan fasilitas dan sumber daya yang tepat.Melalui edupreneurship, mahasiswa dapat menjadi lebih mandiri.Dengan cara ini, diharapkan mereka akan lebih siap menghadapi dunia kerja nyata dan mampu menemukan cara baru untuk mengajar mata pelajaran Islam.Selain itu, hasil penelitian ini memberikan saran yang berguna bagi sekolah, guru, dan mahasiswa yang ingin meningkatkan keterampilan edupreneurship mereka.

Untuk mendorong pengembangan edupreneurship di kalangan mahasiswa, penting bagi institusi pendidikan untuk menyediakan fasilitas dan infrastruktur yang memadai serta dukungan dari pihak kampus. Kampus dapat menjadi miniatur komunitas yang mendukung kreativitas dan inovasi mahasiswa melalui edupreneurship. Selain itu, penelitian ini menyarankan agar edupreneurship segera dimasukkan ke dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam untuk membantu mahasiswa mengembangkan berbagai keterampilan lunak yang diperlukan untuk memecahkan masalah. Dengan demikian, mahasiswa dapat menjadi lebih mandiri dan siap menghadapi tantangan di dunia kerja. Penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan membandingkan upaya edupreneurial yang sukses di berbagai institusi pendidikan, mempertimbangkan tantangan dan peluang yang unik, serta menyelidiki integrasi mindset edupreneurial dalam institusi pendidikan dan bagaimana pendidik dan pembuat kebijakan dapat mengadopsi pemikiran edupreneurial untuk inovasi metode pengajaran, pengembangan kurikulum, dan manajemen institusi.

  1. Building the Independence of Islamic Religious Education Students Through Edupreneurship | Jurnal Tarbiyatuna.... doi.org/10.31603/tarbiyatuna.v15i1.9900Building the Independence of Islamic Religious Education Students Through Edupreneurship Jurnal Tarbiyatuna doi 10 31603 tarbiyatuna v15i1 9900
  2. Managing The Challenges of Supporting Ecopreneurship Intention in Higher Education - EUDL. managing challenges... eudl.eu/doi/10.4108/eai.17-11-2021.2318653Managing The Challenges of Supporting Ecopreneurship Intention in Higher Education EUDL managing challenges eudl eu doi 10 4108 eai 17 11 2021 2318653
  3. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1007/978-3-031-10952-2_1Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1007 978 3 031 10952 2 1
  4. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1007/978-3-031-10952-2_20Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1007 978 3 031 10952 2 20
Read online
File size284.23 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test