UMMUMM

Jurnal TarbiyatunaJurnal Tarbiyatuna

Aspek spiritual memiliki peran penting dalam membangun interaksi sosial pada kelompok masyarakat. Tulisan ini bertujuan memahami dan menganalisis interaksi sosial masyarakat kota Kendari dalam konteks ibadah akan menemukan perilaku individu maupun masyarakat dalam interaksi sosial. Data penelitian ini bersumber dari wawancara, dengan metode kualitatif pendekatan fenomenologi. Pemetaan terhadap perilaku individu ataupun kelompok dikonfirmasikan kepada kelompok masyarakat sebagai partisipan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran spiritual dengan menggali makna ibadah, telah membawa konsep baru bahwa ibadah mampu melahirkan nilai-nilai spiritual seperti moral dan ahklak, persatuan, kasih sayang, dan kesadaran yang telah berimplikasi pada kehidupan masyarakat. Ini memberikan pemahaman baru terhadap masyarakat Kota Kendari bagaimana nilai-nilai spiritual tersebut mampu menjadi rujukan dalam kehidupan sehari-hari. Sejalan dengan itu, ini menyarankan perlunya keterlibatan institusional dan seluruh elemen masyarakat untuk memecahkan persoalan pemahaman agama dengan pendekatan nilai spiritual, bukan pendekatan birokratis.

Hasil analisis mengungkapkan bahwa ibadah, baik dalam bentuk ritual formal maupun praktik spiritual pribadi, memiliki peran signifikan.Ibadah menjadi cara vital untuk mengembangkan hubungan sosial yang damai dan mendalam dengan Tuhan.Praktik ini menciptakan ruang untuk kerjasama, kasih sayang, dan pemahaman bersama dalam masyarakat, menjadikan nilai-nilai spiritual sebagai fondasi penting untuk membangun kehidupan sosial yang damai dan bermakna.Studi ini juga menekankan kebutuhan untuk memahami secara menyeluruh spiritualitas sebagai komponen yang meningkatkan kehidupan sosial dan budaya, terutama di era globalisasi yang semakin kompleks.Temuan ini memiliki implikasi signifikan, salah satunya di bidang pendidikan.Pendidikan dapat menanamkan ide-ide spiritual yang berasal dari makna ibadah sejak dini, memberikan masyarakat dasar yang kuat untuk memahami pentingnya spiritualitas dalam interaksi sosial.Strategi saat ini untuk membangun hubungan sosial di masyarakat yang beragam dianggap kurang efektif.Hal ini dikarenakan makna ibadah sebagai komponen penting dalam memupuk hubungan sosial belum mendapat perhatian yang cukup.Sebaliknya, nilai-nilai spiritual yang dapat diwujudkan dalam kehidupan bersama akan muncul dari persepsi ibadah sebagai kesatuan.Untuk memperkuat temuan ini, penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk melakukan eksperimen lintas budaya untuk mengidentifikasi pola universal dan unik dari spiritualitas di berbagai komunitas.Pendekatan kuantitatif yang didukung data longitudinal juga dapat membantu mengungkap hubungan sebab-akibat antara praktik keagamaan dan interaksi sosial dalam jangka panjang.Selain itu, kolaborasi multidisiplin dengan bidang psikologi, sosiologi, dan pendidikan akan memperkaya wawasan dan aplikasi temuan ini, terutama dalam merumuskan kebijakan yang mendukung harmoni antar agama.

Untuk mendorong harmoni dalam kehidupan bersama, penting untuk memahami spiritualitas sebagai fondasi dalam membangun hubungan sosial yang damai. Studi ini menyoroti kebutuhan akan pemahaman yang menyeluruh tentang spiritualitas, terutama dalam era globalisasi yang semakin kompleks. Pendidikan dapat memainkan peran penting dalam menanamkan nilai-nilai spiritual sejak dini, memberikan masyarakat dasar yang kuat untuk memahami pentingnya spiritualitas dalam interaksi sosial. Selain itu, penelitian lintas budaya dan kolaborasi multidisiplin dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang bagaimana spiritualitas dapat diwujudkan dalam kehidupan bersama dan bagaimana praktik keagamaan dapat mempengaruhi interaksi sosial dalam jangka panjang. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi yang lebih efektif untuk membangun hubungan sosial di masyarakat yang beragam, dengan mempertimbangkan makna ibadah sebagai komponen penting dalam memupuk hubungan sosial.

  1. TEORI PSIKOLOGI DAN SOSIAL PENDIDIKAN (TEORI INTERAKSI SIMBOLIK) | Scolae: Journal of Pedagogy. teori... ejurnal.stkipdamsel.ac.id/index.php/scl/article/view/82TEORI PSIKOLOGI DAN SOSIAL PENDIDIKAN TEORI INTERAKSI SIMBOLIK Scolae Journal of Pedagogy teori ejurnal stkipdamsel ac index php scl article view 82
  2. Tujuan Penciptaan Manusia Dalam Kajian Al-Quran | ZAD Al-Mufassirin. penciptaan manusia kajian al quran... jurnal.stiqzad.ac.id/index.php/zam/article/view/54Tujuan Penciptaan Manusia Dalam Kajian Al Quran ZAD Al Mufassirin penciptaan manusia kajian al quran jurnal stiqzad ac index php zam article view 54
  3. Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI). ekspresi kelompok keagamaan wilayah provinsi aceh spiritual... journal.ar-raniry.ac.id/index.php/jsai/article/view/2449Jurnal Sosiologi Agama Indonesia JSAI ekspresi kelompok keagamaan wilayah provinsi aceh spiritual journal ar raniry ac index php jsai article view 2449
  4. The Role of Muhammadiyah Organizations for Social Pathology in Makassar City | Jurnal Tarbiyatuna. role... journal.unimma.ac.id/tarbiyatuna/en/article/view/9019The Role of Muhammadiyah Organizations for Social Pathology in Makassar City Jurnal Tarbiyatuna role journal unimma ac tarbiyatuna en article view 9019
Read online
File size595.54 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test