UNTARUNTAR

Jurnal Manajerial Dan KewirausahaanJurnal Manajerial Dan Kewirausahaan

Penempatan produk saat ini menjadi praktik pemasaran yang luas digunakan, dengan banyak merek mulai memanfaatkan berbagai format konten di media sosial untuk menjangkau dan melibatkan audiens. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh penempatan produk minuman beralkohol dalam podcast debat bernuansa humor terhadap ingatan merek dan saliensi merek. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental melalui pendekatan satu kelompok dengan pengukuran pra tes-pasca tes dalam latar eksperimen laboratorium. Subjek penelitian melibatkan 70 mahasiswa aktif Universitas Tarumanagara yang berusia minimal 21 tahun dan belum pernah terpapar stimulus penelitian sebelumnya, dengan teknik pemilihan sampel berupa convenience sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji McNemar dan Wilcoxon Signed-Rank melalui perangkat lunak IBM SPSS versi 31.1 untuk menguji hipotesis penelitian. Selanjutnya, besaran efek dihitung menggunakan rumus effect size g (Cohens g) dan effect size r. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penempatan produk minuman beralkohol dalam podcast debat bernuansa humor berpengaruh positif terhadap ingatan merek dan saliensi merek. Penelitian ini memberikan kontribusi akademik dan praktis dengan memperluas pemahaman mengenai efektivitas penempatan produk dalam konten podcast debat bernuansa humor, khususnya dalam menjelaskan bagaimana unsur hiburan dan karakteristik format media digital memengaruhi respons kognitif audiens terhadap ingatan dan saliensi merek, serta menjadi referensi bagi praktisi pemasaran dalam merancang strategi komunikasi merek yang lebih efektif.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penempatan produk minuman beralkohol Vibe dalam podcast debat bernuansa humor berpengaruh positif terhadap ingatan merek dan saliensi merek.Integrasi produk minuman beralkohol yang dilakukan secara alami sebagai latar dalam konten podcast debat bernuansa humor membuat pesan merek lebih mudah diterima audiens, sehingga meningkatkan kemampuan audiens dalam mengingat merek serta mendorong merek tersebut untuk muncul lebih menonjol dalam benak audiens.

Penelitian selanjutnya dapat diarahkan untuk menguji bagaimana variasi gaya humor dalam podcast, seperti satire versus slapstick, memengaruhi tingkat ingatan dan saliensi merek, sehingga dapat menjawab pertanyaan apakah jenis humor tertentu meningkatkan efektivitas penempatan produk. Selain itu, studi lintas‑budaya yang membandingkan persepsi audiens Indonesia dengan audiens di negara dengan regulasi alkohol yang berbeda dapat memberikan wawasan tentang pengaruh konteks sosial‑kultural terhadap respons kognitif terhadap penempatan produk beralkohol. Selanjutnya, penggunaan metode neuro‑pencitraan seperti EEG atau fMRI dapat memperdalam pemahaman tentang proses kognitif yang terjadi saat audiens menyerap pesan penempatan produk dalam format podcast, sehingga dapat menjawab pertanyaan apakah aktivasi otak tertentu berkorelasi dengan peningkatan ingatan merek. Selain itu, melakukan pengukuran efek jangka panjang dengan mengikuti responden selama beberapa bulan setelah paparan dapat mengidentifikasi apakah efek penempatan produk bertahan atau menurun seiring waktu.

Read online
File size462.81 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test