JCOPUBLISHINGJCOPUBLISHING

Journal Corner of Education, Linguistics, and LiteratureJournal Corner of Education, Linguistics, and Literature

Studi ini menyelidiki representasi rasisme dan segregasi ras dalam film Hidden Figures sebagai potret diskriminasi terhadap perempuan kulit hitam di Amerika Serikat pada tahun 1960-an. Analisis difokuskan pada pengalaman tiga karakter utama Katherine Johnson, Dorothy Vaughan, dan Mary Jackson yang bekerja di NASA dalam lingkungan profesional yang terpecah belah secara rasial dan didominasi pria. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menganalisis representasi rasisme dan segregasi ras dalam film Hidden Figures. Data dikumpulkan melalui pengamatan berulang dan dokumentasi adegan dan dialog dalam film beberapa kali, dan dianalisis menggunakan analisis tematik berdasarkan teori perpotongan dan representasi. Analisis menerapkan teori perpotongan bersama dengan teori representasi Stuart Hall untuk menjelajahi bagaimana ras dan gender berpotongan dalam membentuk penindasan sosial dan representasi media. Temuan menunjukkan bahwa film menggambarkan bentuk-bentuk diskriminasi struktural eksplisit dan implisit, termasuk fasilitas terpecah belah, pengakuan profesional terbatas, dan marginalisasi kontribusi intelektual. Pada saat yang sama, film berfungsi sebagai narasi tandingan yang menantang stereotip dominan tentang perempuan kulit hitam dalam sains dan teknologi. Melalui representasinya, Hidden Figures tidak hanya mencerminkan realitas sejarah rasisme sistemik tetapi juga berfungsi sebagai media kritik sosial yang mempromosikan kesadaran keadilan rasial dan gender.

Studi ini menyelidiki representasi rasisme dan segregasi ras dalam film Hidden Figures sebagai potret diskriminasi terhadap perempuan kulit hitam di Amerika Serikat pada tahun 1960-an.Analisis difokuskan pada pengalaman tiga karakter utama Katherine Johnson, Dorothy Vaughan, dan Mary Jackson yang bekerja di NASA dalam lingkungan profesional yang terpecah belah secara rasial dan didominasi pria.Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menganalisis representasi rasisme dan segregasi ras dalam film Hidden Figures.Data dikumpulkan melalui pengamatan berulang dan dokumentasi adegan dan dialog dalam film beberapa kali, dan dianalisis menggunakan analisis tematik berdasarkan teori perpotongan dan representasi.Analisis menerapkan teori perpotongan bersama dengan teori representasi Stuart Hall untuk menjelajahi bagaimana ras dan gender berpotongan dalam membentuk penindasan sosial dan representasi media.Temuan menunjukkan bahwa film menggambarkan bentuk-bentuk diskriminasi struktural eksplisit dan implisit, termasuk fasilitas terpecah belah, pengakuan profesional terbatas, dan marginalisasi kontribusi intelektual.Pada saat yang sama, film berfungsi sebagai narasi tandingan yang menantang stereotip dominan tentang perempuan kulit hitam dalam sains dan teknologi.Melalui representasinya, Hidden Figures tidak hanya mencerminkan realitas sejarah rasisme sistemik tetapi juga berfungsi sebagai media kritik sosial yang mempromosikan kesadaran keadilan rasial dan gender.

Berdasarkan analisis film Hidden Figures, penelitian lanjutan dapat berfokus pada dampak representasi media terhadap kesadaran sosial dan perubahan sosial. Studi dapat menyelidiki bagaimana film-film seperti Hidden Figures mempengaruhi persepsi penonton tentang rasisme, diskriminasi, dan keadilan sosial. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran media dalam mempromosikan kesadaran dan diskusi tentang isu-isu sosial, khususnya dalam konteks rasisme dan kesetaraan gender. Studi komparatif antara film-film yang menggambarkan diskriminasi rasial dan gender dapat memberikan wawasan tentang efektivitas media dalam menyampaikan pesan-pesan sosial dan mendorong perubahan. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki bagaimana representasi media dapat digunakan untuk menantang stereotip dan narasi dominan tentang kelompok-kelompok minoritas, seperti perempuan kulit hitam dalam sains dan teknologi. Studi ini dapat memberikan kontribusi pada pemahaman tentang peran media dalam membentuk persepsi sosial dan mendorong diskusi tentang keadilan sosial.

  1. CHANNEL Jurnal Komunikasi. decoding diversity indonesian student reception religious themes mentega terbang... doi.org/10.12928/channel.v13i1.1341CHANNEL Jurnal Komunikasi decoding diversity indonesian student reception religious themes mentega terbang doi 10 12928 channel v13i1 1341
  2. Gender Equality and Intersectional Feminism in The Hidden Figures Movie Directed by Theodore Melfi |... doi.org/10.30998/scope.v9i1.24190Gender Equality and Intersectional Feminism in The Hidden Figures Movie Directed by Theodore Melfi doi 10 30998 scope v9i1 24190
Read online
File size5.48 MB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test