ICIICI
Jurnal Ilmiah Citra KebidananJurnal Ilmiah Citra KebidananBreastfeeding Self-Efficacy (BSE) merupakan salah satu faktor psikologis utama yang menentukan keberhasilan ibu dalam memulai, mempertahankan, dan menyelesaikan praktik ASI eksklusif. Meskipun jumlah penelitian mengenai BSE maternal meningkat, pada tataran praktik masih banyak ibu dan ayah yang berhadapan dengan hambatan yang sebenarnya dapat dimodifikasi, sehingga kepercayaan diri mereka menurun dan cakupan ASI eksklusif hingga enam bulan tetap belum optimal. Telaah sistematis ini bertujuan mengidentifikasi dan mensintesis faktor individual, interpersonal, serta sistem pelayanan kesehatan yang berhubungan dengan peningkatan maupun penurunan BSE maternal dan paternal sejak masa kehamilan hingga enam bulan postpartum. Proses telaah mengikuti alur PRISMA, dengan perumusan pertanyaan penelitian menggunakan kerangka PECO (Population, Exposure, Comparator, Outcome). Pencarian literatur dilakukan pada basis data Scopus, PubMed, dan Science Direct menggunakan kata kunci terstruktur. Artikel yang disertakan merupakan penelitian asli berbahasa Inggris, akses terbuka penuh, dan terbit pada periode 2021–2025, dengan seleksi bertahap berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Hasil telaah menunjukkan bahwa dukungan suami dan kualitas relasi suami istri merupakan determinan yang sangat kuat bagi penguatan BSE, baik pada ibu maupun ayah. Selain itu, faktor system seperti mutu konseling laktasi, pelaksanaan kelas antenatal dan postnatal, serta intervensi yang secara eksplisit melibatkan ayah, juga terbukti berkontribusi terhadap peningkatan BSE. Temuan ini menegaskan bahwa BSE maternal dan paternal merupakan konstruk yang dapat dimodifikasi melalui penguatan sumber daya individu, dinamika pasangan, dan dukungan sistem pelayanan kesehatan.
Telaah sistematis ini menunjukkan bahwa breastfeeding self-efficacy (BSE) maternal dan paternal pada periode kehamilan hingga enam bulan postpartum merupakan konstruk yang dinamis dan dapat dimodifikasi, karena dipengaruhi secara simultan oleh faktor individual, interpersonal, dan dukungan sistem pelayanan kesehatan.Dukungan suami serta kualitas relasi suami-istri merupakan determinan yang sangat kuat bagi penguatan BSE, baik pada ibu maupun ayah.Intervensi yang mengintegrasikan pendekatan edukatif, dukungan emosional praktis berbasis pasangan, dan penguatan sistem layanan serta kebijakan diperlukan untuk meningkatkan BSE.
Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk memahami secara lebih mendalam dinamika BSE pada berbagai konteks budaya dan sosial ekonomi di Indonesia. Sebagai pertanyaan penelitian, bagaimana peran norma budaya dan dukungan komunitas mempengaruhi BSE pada ibu dan ayah di daerah pedesaan? Selain itu, pengembangan dan evaluasi intervensi berbasis teknologi, seperti aplikasi seluler yang menyediakan edukasi dan dukungan personalisasi, dapat menjadi arah studi yang menjanjikan untuk meningkatkan akses dan efektivitas dukungan menyusui, terutama bagi keluarga dengan keterbatasan geografis atau sumber daya. Terakhir, penelitian perlu menginvestigasi dampak kebijakan cuti melahirkan dan cuti ayah yang lebih panjang terhadap BSE dan durasi menyusui eksklusif, dengan mempertimbangkan implikasinya terhadap kesetaraan gender dan kesejahteraan keluarga.
- Breastfeeding Self-efficacy and Determinants among Mothers with and without COVID-19 during Childbirth:... doi.org/10.22038/ijn.2023.70247.2367Breastfeeding Self efficacy and Determinants among Mothers with and without COVID 19 during Childbirth doi 10 22038 ijn 2023 70247 2367
- JMIR Pediatrics and Parenting - Impact of a Face-To-Face Versus Smartphone App Versus Combined Breastfeeding... pediatrics.jmir.org/2021/2/e24579JMIR Pediatrics and Parenting Impact of a Face To Face Versus Smartphone App Versus Combined Breastfeeding pediatrics jmir 2021 2 e24579
- [Retracted] Effect of IMB Model Combined with Spousal Support Breastfeeding Intervention on PBSES Score... doi.org/10.1155/2022/9661408Retracted Effect of IMB Model Combined with Spousal Support Breastfeeding Intervention on PBSES Score doi 10 1155 2022 9661408
- Paternal Breastfeeding Self-efficacy and Infant and Young Child Feeding Practice Three Months Postpartum.... doi.org/10.5812/compreped-126395Paternal Breastfeeding Self efficacy and Infant and Young Child Feeding Practice Three Months Postpartum doi 10 5812 compreped 126395
| File size | 421.13 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Sumber data dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, guru Pendidikan Pancasila untuk kelas VII, dan siswa kelas VII. Informasi didapatkan melaluiSumber data dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, guru Pendidikan Pancasila untuk kelas VII, dan siswa kelas VII. Informasi didapatkan melalui
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitianMetode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian
BSIBSI Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran diri dan rasa percaya diri pada anak-anak panti. Mereka belajar untuk mengatasiHasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran diri dan rasa percaya diri pada anak-anak panti. Mereka belajar untuk mengatasi
ITB ADITB AD Dari 4. 777 ulasan, diperoleh 4. 648 data bersih setelah preprocessing dan pelabelan menggunakan IndoBERT, dengan 2. 066 ulasan positif dan 2. 581 ulasanDari 4. 777 ulasan, diperoleh 4. 648 data bersih setelah preprocessing dan pelabelan menggunakan IndoBERT, dengan 2. 066 ulasan positif dan 2. 581 ulasan
IJNMSIJNMS This intervention is recommended as a non-pharmacological strategy that can be integrated into midwifery services to support breastfeeding success, especiallyThis intervention is recommended as a non-pharmacological strategy that can be integrated into midwifery services to support breastfeeding success, especially
STIKBARSTIKBAR Cuti ayah secara signifikan berkontribusi pada kesehatan mental ibu, mendukung praktik menyusui, dan meningkatkan perkembangan anak. Temuan ini menekankanCuti ayah secara signifikan berkontribusi pada kesehatan mental ibu, mendukung praktik menyusui, dan meningkatkan perkembangan anak. Temuan ini menekankan
UMAUMA Namun, masih banyak pelanggaran di masyarakat yang mungkin hukuman terhadap pelaku masih dirasa kurang berat dan tidak memberikan efek jera. PengaturanNamun, masih banyak pelanggaran di masyarakat yang mungkin hukuman terhadap pelaku masih dirasa kurang berat dan tidak memberikan efek jera. Pengaturan
UMAUMA Maka tantangan terbesar bagi pihak pemerintah adalah bagaimana cara memberikan perlindungan hukum bagi pihak yang lemah dalam hal ini adalah Rinder Energia.Maka tantangan terbesar bagi pihak pemerintah adalah bagaimana cara memberikan perlindungan hukum bagi pihak yang lemah dalam hal ini adalah Rinder Energia.
Useful /
ICIICI Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik KEK pada Ibu Hamil. Kekurangan Energi Kronik (KEK) adalah kondisi kekurangan giziFaktor Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik KEK pada Ibu Hamil. Kekurangan Energi Kronik (KEK) adalah kondisi kekurangan gizi
ICIICI Kesimpulan penelitian ini adalah peran ibu selama 1000 hari pertama kehidupan anak sangat penting, terutama dalam pemenuhan nutrisi selama kehamilan, pemberianKesimpulan penelitian ini adalah peran ibu selama 1000 hari pertama kehidupan anak sangat penting, terutama dalam pemenuhan nutrisi selama kehamilan, pemberian
UNJAUNJA Penelitian ini menunjukkan bahwa teori Todorov dapat digunakan secara fleksibel dalam analisis cerpen pendek yang lebih menekankan refleksi dan makna simbolikPenelitian ini menunjukkan bahwa teori Todorov dapat digunakan secara fleksibel dalam analisis cerpen pendek yang lebih menekankan refleksi dan makna simbolik
STIKBARSTIKBAR Identifikasi kandungan kimia (tanin, alkaloid, flavonoid, saponin, steroid/terpenoid) dilakukan secara kualitatif. Aktivitas sitotoksik diuji dengan metodeIdentifikasi kandungan kimia (tanin, alkaloid, flavonoid, saponin, steroid/terpenoid) dilakukan secara kualitatif. Aktivitas sitotoksik diuji dengan metode