UKITORAJAUKITORAJA

Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah DasarElementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku cerita interaktif dwi-bahasa berbasis kearifan lokal budaya Melayu sebagai media pembelajaran Bahasa Inggris bagi peserta didik kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan model Research and Development (R&D) dengan pendekatan ADDIE yang meliputi tahap Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Instrumen pengumpulan data terdiri dari lembar validasi ahli media dan materi, angket respon guru dan peserta didik, serta tes hasil belajar (pretest dan posttest) dan uji kinerja keterampilan berbicara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) buku cerita interaktif dikembangkan dalam bentuk flipbook digital bermuatan teks bilingual, ilustrasi berwarna, audio pelafalan, dan kegiatan interaktif; (2) kelayakan produk berada pada kategori sangat layak dengan rata-rata persentase 92% berdasarkan validasi ahli media (88%) dan ahli materi (96%); (3) kepraktisan produk berada pada kategori sangat praktis dengan rata-rata 92,6% berdasarkan respon guru (90%) dan peserta didik (95,2%); dan (4) keefektifan produk terbukti sangat efektif dengan nilai N-Gain tes pilihan ganda sebesar 0,86 (86%) dan uji kinerja berbicara sebesar 0,78 (78%). Dengan demikian, buku cerita interaktif dwi-bahasa berbasis kearifan lokal terbukti layak, praktis, dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran Bahasa Inggris di kelas IV Sekolah Dasar.

Buku cerita interaktif dwi-bahasa berbasis kearifan lokal yang dikembangkan berupa flipbook digital dengan konten budaya Melayu, disajikan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, dilengkapi gambar berwarna, daftar kosakata, audio pengucapan, serta kegiatan interaktif.Produk ini sangat layak dan praktis berdasarkan validasi ahli dan respon peserta didik, serta efektif meningkatkan hasil belajar Bahasa Inggris.Penggunaan media ini mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan berbahasa peserta didik secara signifikan.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efektivitas buku cerita interaktif dwi-bahasa pada siswa kelas lain, seperti kelas V atau VI, untuk mengevaluasi perbedaan hasil belajar. Kedua, pengembangan media pembelajaran ini dapat dikembangkan dengan mengintegrasikan teknologi augmented reality (AR) untuk meningkatkan interaktivitas dan pengalaman belajar. Ketiga, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi pengaruh penggunaan buku cerita berbasis kearifan lokal terhadap pemahaman budaya dan identitas lokal siswa, terutama dalam konteks pendidikan karakter. Saran-saran ini bertujuan untuk memperluas cakupan aplikasi media pembelajaran dan memperdalam pemahaman tentang manfaatnya dalam konteks pendidikan yang lebih luas.

Read online
File size435.52 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test