UBUB

Journal of Psychiatry Psychology and Behavioral ResearchJournal of Psychiatry Psychology and Behavioral Research

Pendahuluan: Kesehatan mental dan kinerja kerja dokter residen sangat penting mengingat beban kerja yang tinggi serta tantangan dalam menyeimbangkan tugas profesional dengan kehidupan pribadi. Penelitian ini mengevaluasi kondisi keseimbangan kerja-hidup (WLB), depresi, dan kinerja kerja di antara dokter residen di salah satu rumah sakit pendidikan di Indonesia, serta menilai dampak program pelatihan mindfulness terhadap ketiga variabel tersebut sebelum dan sesudah intervensi. Metode: Dari 314 dokter residen yang awalnya dinilai, dipilih 99 dokter dengan depresi ringan hingga berat untuk intervensi; 70 dokter berpartisipasi dalam program pelatihan yang meliputi komunikasi efektif, mindfulness, dan keselamatan pasien. Penilaian pra‑test dan pasca‑test dilakukan menggunakan PHQ‑9 untuk depresi, IWPQ untuk kinerja kerja, dan skala keseimbangan kerja‑hidup. Hasil: Sebelum intervensi, mayoritas dokter melaporkan WLB rendah (51,4%) dan depresi ringan (72,9%); kinerja kerja sebagian besar berada pada tingkat sedang (81,4%). Setelah intervensi, terjadi penurunan signifikan tingkat depresi (p = 0,000), namun tidak terdapat peningkatan signifikan pada WLB (p = 0,303) maupun kinerja kerja (p = 0,162). Diskusi: Hasil menunjukkan bahwa program pelatihan secara signifikan mengurangi depresi, tetapi tidak memperbaiki WLB atau kinerja kerja secara signifikan, menandakan perlunya pendekatan yang lebih holistik dengan perubahan sistemik lingkungan kerja.

Penelitian ini menegaskan peran penting pelatihan mindfulness dan komunikasi dalam meningkatkan kesehatan mental, khususnya mengurangi depresi pada dokter residen.Meskipun terdapat dampak positif pada kesehatan mental, intervensi tidak menghasilkan perbaikan signifikan pada keseimbangan kerja‑hidup atau kinerja kerja.Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi kesehatan mental saja tidak cukup.peningkatan WLB dan kinerja kerja mungkin memerlukan intervensi sistemik tambahan seperti dukungan organisasi dan manajemen beban kerja.

Penelitian lanjutan dapat menyelidiki efektivitas jangka panjang program pelatihan mindfulness dan komunikasi yang diperpanjang hingga enam bulan terhadap keseimbangan kerja‑hidup, depresi, dan kinerja kerja dokter residen dengan desain longitudinal untuk menilai perubahan berkelanjutan. Selanjutnya, perlu dilakukan uji coba terkontrol secara acak yang menggabungkan intervensi organisasi—seperti pengurangan beban kerja dan peningkatan sistem dukungan rekan sejawat—bersama pelatihan mindfulness, guna mengevaluasi dampaknya terhadap keseimbangan kerja‑hidup dan kinerja kerja. Selain itu, studi kualitatif yang mendalam dapat mengeksplorasi persepsi dokter residen mengenai hambatan dan faktor pendukung setelah intervensi, sehingga memungkinkan pengembangan model intervensi yang terintegrasi antara faktor individu dan struktural.

  1. EVALUATION OF WORK-LIFE BALANCE, DEPRESSION, AND JOB PERFORMANCE IN RESIDENT DOCTORS | Journal of Psychiatry... jppbr.ub.ac.id/index.php/jppbr/article/view/191EVALUATION OF WORK LIFE BALANCE DEPRESSION AND JOB PERFORMANCE IN RESIDENT DOCTORS Journal of Psychiatry jppbr ub ac index php jppbr article view 191
Read online
File size384.05 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test