UBUB

Journal of Psychiatry Psychology and Behavioral ResearchJournal of Psychiatry Psychology and Behavioral Research

Pendahuluan – Paper ini mengeksplorasi potensi Emotion Releasing Process (ERP) sebagai pendekatan terapeutik bagi individu yang menderita kecemasan dan depresi, yang sering berakar pada ingatan traumatis. Seri kasus ini bertujuan menggambarkan dua kasus yang menggunakan ERP sebagai pendekatan terapeutik bagi individu dengan kecemasan dan depresi. Metode – Penelitian menyelidiki efektivitas ERP melalui analisis seri kasus pada dua individu yang mengalami distress emosional signifikan. Hasil – Kedua kasus menunjukkan penurunan substansial pada gejala kecemasan dan depresi (penurunan 56,25% dan 93,75% skor HSCL) setelah satu sesi ERP. Makalah ini menyoroti kekuatan unik ERP dibandingkan metode tradisional seperti CBT dan psikodinamika, menekankan fokusnya pada penanganan langsung sensasi emosional dalam tubuh daripada restrukturisasi kognitif atau penceritaan. Diskusi – Ingatan traumatis berbeda dari ingatan biasa; dampak emosionalnya signifikan dan dapat menimbulkan efek fisik pada tubuh. Kesimpulan – Pendekatan ini, yang menghindari kebutuhan mengingat detail memori, menjanjikan bagi individu yang kesulitan mengungkapkan atau menghadapi pengalaman traumatis. Penelitian lebih lanjut dianjurkan untuk mengeksplorasi aplikasi ERP yang lebih luas pada berbagai diagnosis dan tipe trauma spesifik seperti PTSD atau trauma kompleks.

ERP menunjukkan potensi sebagai alat yang berharga untuk mengurangi gejala kecemasan dan depresi yang terkait dengan ingatan traumatis.Fokusnya pada pelepasan langsung sensasi emosional dalam tubuh memberikan keuntungan terapeutik yang berbeda dibandingkan pendekatan lain.Diperlukan penelitian lanjutan untuk memvalidasi temuan ini, menguji efektivitas ERP pada diagnosis dan tipe trauma lain, serta mengintegrasikan ERP dengan modalitas terapi yang sudah ada demi intervensi yang lebih komprehensif.

Penelitian selanjutnya sebaiknya menggunakan desain uji coba terkontrol secara acak dengan sampel yang lebih besar dan beragam untuk menguji efektivitas ERP dibandingkan atau bersamaan dengan terapi konvensional pada pasien dengan gangguan kecemasan, depresi, atau PTSD; studi longitudinal yang mengikuti peserta selama enam hingga dua belas bulan diperlukan guna menilai keberlanjutan efek ERP serta mengidentifikasi kebutuhan sesi tambahan atau intervensi lanjutan; serta penelitian komparatif yang mengevaluasi manfaat integrasi ERP dengan pendekatan seperti CBT atau terapi berbasis mindfulness dalam mengatasi trauma kompleks dapat memberikan wawasan tentang kombinasi terapi yang paling efektif untuk mengurangi beban emosional pada penyintas trauma.

  1. EMOTION RELEASING PROCESS AS A NEW APPROACH TO EASE UNCOMFORTABLE EMOTION: A CASE SERIES | Journal of... jppbr.ub.ac.id/index.php/jppbr/article/view/175EMOTION RELEASING PROCESS AS A NEW APPROACH TO EASE UNCOMFORTABLE EMOTION A CASE SERIES Journal of jppbr ub ac index php jppbr article view 175
  2. A Paradigm Shift in Batterer Intervention Programming: A Need to Address Unresolved Trauma - Laura A.... journals.sagepub.com/doi/10.1177/1524838018791268A Paradigm Shift in Batterer Intervention Programming A Need to Address Unresolved Trauma Laura A journals sagepub doi 10 1177 1524838018791268
  3. 0. s9b db vu hd n91 sp uf vy nol vf 3k mn e6 l3 doi.org/10.2340/00015555-09470 s9b db vu hd n91 sp uf vy nol vf 3k mn e6 l3 doi 10 2340 00015555 0947
Read online
File size235.53 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test