UBUB

Journal of Psychiatry Psychology and Behavioral ResearchJournal of Psychiatry Psychology and Behavioral Research

Penyakit bipolar merupakan gangguan psikiatrik kronis yang ditandai oleh episode mania/hypomania dan depresi yang bergantian. Episode-episode tersebut secara signifikan merusak kualitas hidup pasien. Memahami karakteristik sosiokultural pasien survives penting untuk memastikan efektivitas terapi dan menghindari kekambuhan. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik pasien dengan gangguan bipolar, hubungan antara faktor sosiokultural dan jenis episode mood, serta pola penggunaan obat pada pasien rumah sakit di Dr. Sardjito General Hospital, Yogyakarta.

Penelitian ini menunjukkan bahwa jenis episode bipolar berhubungan dengan perbedaan karakteristik sosiokultural pasien, seperti usia, jenis kelamin, status perkawinan, pendidikan, dan pekerjaan.Pasien sering menerima kombinasi antipsikotik, antidepresan, dan stabilizer mood.Quetiapine menjadi antipsikotik paling sering digunakan, sedangkan fluoxetine dan divalproex paling umum sebagai antidepresan dan stabilizer mood, berturut‑turut.Sedatif, terutama diazepam dan alprazolam, juga sering diresepkan.Temuan ini mengilustrasikan variasi pola resep dan distribusi episode tanpa mendemonstrasikan sebab akibat atau hubungan prediktif.

Kegiatan penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada: pertama, studi longitudinal yang memantau efektivitas terapi dan tingkat kekambuhan pada pasien bipolar, yang memungkinkan evaluasi jangka panjang pola obat dan hasil klinis; kedua, penelitian kualitatif atau mixed‑methods yang meneliti alasan klinis di balik pemakaian benzodiazepin, termasuk persepsi tenaga medis terhadap risiko dan manfaatnya; dan ketiga, studi komparatif yang menilai perbandingan klinis dan profil efek samping antara penggunaan lithium versus divalproex pada stabilizer mood, untuk memperjelas orientasi terapi berbasis bukti. Implementasi ketiga pendekatan tersebut akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang manajemen terapi bipolar di Indonesia, serta membantu penyusunan pedoman klinis yang lebih spesifik dan kontekstual.

  1. The CANMAT and ISBD Guidelines for the Treatment of Bipolar Disorder: Summary and a 2023 Update of Evidence... psychiatryonline.org/doi/10.1176/appi.focus.20230009The CANMAT and ISBD Guidelines for the Treatment of Bipolar Disorder Summary and a 2023 Update of Evidence psychiatryonline doi 10 1176 appi focus 20230009
Read online
File size585.9 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test