UBUB

Journal of Psychiatry Psychology and Behavioral ResearchJournal of Psychiatry Psychology and Behavioral Research

Schizophrenia adalah kondisi yang memengaruhi sekitar satu dari tiga ratus individu di seluruh dunia, menimbulkan gejala positif dan negatif. Meski antipsikotik tetap menjadi pengobatan utama, masih banyak pasien yang menghadapi gejala residual dan relaps. Kegiatan seni, khususnya melukis, sering digunakan sebagai terapi tambahan bagi penderita skizofrenia. Penelitian ini bertujuan menilai secara kritis efektivitas aktivitas seni, khususnya melukis, sebagai terapi suplemen. Metode: pencarian literatur komprehensif di PubMed, Google Scholar, dan ScienceDirect, dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat. Hasil: ditemukan tiga uji klinis acak (RCT) dan satu studi kasus; dua RCT melaporkan efek positif pada gejala negatif, satu RCT tidak menunjukkan peningkatan signifikan. Studi kasus menunjukkan perbedaan substansial pada pasien yang terlibat aktivitas seni. Diskusi: 3 RCT melibatkan terapis seni berlisensi; penerapan praktis masih terbatas karena kurangnya terapis seni. Kesimpulan: terdapat potensi aktivitas seni sebagai terapi adjuvan, namun bukti konsisten belum cukup.

Kesimpulannya, efektivitas aktivitas seni dalam memperbaiki kondisi penderita skizofrenia tetap tidak menentu, kurangnya bukti definitive.Beberapa studi menunjukkan despre yang mengurangi gejala negatif ketika terapi seni diberikan dalam periode tertentu.Penelitian lebih komprehensif diperlukan untuk memahami manfaat terapi seni secara lebih definitif.

1. Perbandingan efektivitas terapi seni yang dipimpin oleh perawat kesehatan mental versus terapis seni berlisensi, untuk menilai apakah praktik yang lebih terjangkau dapat memberikan hasil yang serupa. 2. Studi longitudinal 12 bulan mengenai sesi melukis mingguan untuk mengukur dampak jangka panjang pada gejala negatif, fungsi sosial, dan kualitas hidup pasien skizofrenia. 3. Penilaian biaya-efektivitas dan kelayakan penerapan program terapi seni di pusat kesehatan mental komunitas, termasuk analisis kebutuhan sumber daya dan pelatihan staf. Pertanyaan penelitian yang mungkin diikuti: Apakah melukis rutin dapat mengurangi gejala negatif lebih signifikan dibandingkan tidak ada intervensi? Bagaimana durasi dan frekuensi sesi memengaruhi hasil? Dan apa biaya tambahan yang terkait dengan pelatihan terapis seni di fasilitas publik? Dengan merancang studi berdasarkan tiga arah ini, kita dapat memperoleh data yang lebih komprehensif dan dapat diimplementasikan pada skala luas untuk meningkatkan perawatan pasien skizofrenia.

  1. EXPLORING THE EFFICACY OF ART-RELATED ACTIVITIES PARTICULARLY PAINTING AS ADJUVANT THERAPY IN SCHIZOPHRENIA:... doi.org/10.21776/ub.jppbr.2024.005.01.4EXPLORING THE EFFICACY OF ART RELATED ACTIVITIES PARTICULARLY PAINTING AS ADJUVANT THERAPY IN SCHIZOPHRENIA doi 10 21776 ub jppbr 2024 005 01 4
Read online
File size297.33 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test