IAIN SUIAIN SU
IQRA`: Jurnal Perpustakaan dan InformasiIQRA`: Jurnal Perpustakaan dan InformasiBiblioterapi dikenal sebagai suatu pendekatan teraputik yang menggunakan bahan bacaan, baik fiksi maupun non fiksi untuk mendukung kesehatan mental, emosional dan sosial dengan begitu biblioterapi hadir di perpustakaan. Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana biblioterapi diimplementasikan di perpustakaan, program dan layanan bagaimana yang diterapkan di perpustakaan dan peran pustakawan dalam layanan biblioterapi. Dalam penelitian metode yang digunakan dengan pendekatan Scoping Review. Penelitian dilakukan dengan memasukan kata kunci pada database Scopus yang membahas mengenai biblioterapi di perpustakaan. Ditemukan 16 artikel yang memiliki open access yang membahas mengenai biblioterapi di perpustakaan, dari 16 sumber tersebut 12 sumber yang membahas mengenai program biblioterapi di perpustakaan, 9 sumber membahas mengenai layanan biblioterapi di perpustakaan dan 9 sumber membahas mengenai peran pustakawan dalam layanan biblioterapi di perpustakaan. Penerapan layanan biblioterapi di perpustakaan hadir sebagai ruang inkusi, edukatif dan suportif.
Biblioterapi dapat didefinisikan sebagai penggunaan literatur seperti bacaan, cerita ataupun audio yang membantu individu atau kelompok dalam memahami diri dan memproses emosi penggunanya.Berdasarkan hasil penelitian program biblioterapi yang diterapkan dalam perpustakaan cukup beragam, program dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan dari pasien biblioterapi dengan masalah dan usia yang beragam dimana literatur atau bahan bacaan disesuaikan dengan masalah kesehatan mental pasien pula.Layanan biblioterapi di perpustakaan hadir sebagai ruang inklusif, edukatif, dan suportif, serta peran pustakawan kurator, fasilitator dan sebagai pengembang program diperpustakaan.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas biblioterapi di berbagai kelompok usia, khususnya anak-anak dan lansia. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengembangan pelatihan pustakawan dalam menerapkan biblioterapi secara profesional. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi integrasi biblioterapi dengan program kesehatan masyarakat untuk meningkatkan dampak terapeutiknya secara menyeluruh.
- Bibliotherapy Services in Public Libraries: the Case of Lithuania | Knygotyra. services public libraries... doi.org/10.15388/Knygotyra.2023.81.5Bibliotherapy Services in Public Libraries the Case of Lithuania Knygotyra services public libraries doi 10 15388 Knygotyra 2023 81 5
- Making sure you're not a bot!. making sure re bot loading seeing set anubis protect server against... erudit.org/en/journals/smq/2019-v44-n1-smq04639/1060278arMaking sure youre not a bot making sure re bot loading seeing set anubis protect server against erudit en journals smq 2019 v44 n1 smq04639 1060278ar
| File size | 1.13 MB |
| Pages | 21 |
| DMCA | Report |
Related /
UNYUNY Model yang divalidasi ini mengidentifikasi lima dimensi penting. Kualitas Proses Akademik dan Dukungan (QuAcSuPr), Kurikulum (Cu), Kualitas PengajaranModel yang divalidasi ini mengidentifikasi lima dimensi penting. Kualitas Proses Akademik dan Dukungan (QuAcSuPr), Kurikulum (Cu), Kualitas Pengajaran
IAIN SUIAIN SU Analisis ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah publikasi tentang pengembangan koleksi perpustakaan di perguruan tinggi, mengindikasikan minatAnalisis ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah publikasi tentang pengembangan koleksi perpustakaan di perguruan tinggi, mengindikasikan minat
IAIN SUIAIN SU Memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi adalah tanggung jawab perpustakaan. Kajian ini bertujuan untuk menerangkan bahwa perkembangan media sosialMemenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi adalah tanggung jawab perpustakaan. Kajian ini bertujuan untuk menerangkan bahwa perkembangan media sosial
IAIN SUIAIN SU Penelitian ini mengkaji representasi profesi pustakawan dalam drama Korea Selatan One Spring Night. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami representasiPenelitian ini mengkaji representasi profesi pustakawan dalam drama Korea Selatan One Spring Night. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami representasi
IPDNIPDN Metode: Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara daring terhadap 10 responden yang terdiri dari 5 pustakawan LSFH dan 5Metode: Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara daring terhadap 10 responden yang terdiri dari 5 pustakawan LSFH dan 5
IPDNIPDN Kesimpulan: Pemustaka merasa puas dengan penyelenggaraan perpustakaan terutama dalam dimensi sikap dan perilaku pustakawan, alat penelusuran koleksi sertaKesimpulan: Pemustaka merasa puas dengan penyelenggaraan perpustakaan terutama dalam dimensi sikap dan perilaku pustakawan, alat penelusuran koleksi serta
IPDNIPDN Hasil: Minat pemustaka di lingkungan perpustakaan IPDN Jatinangor dalam penggunaan internet untuk pencarian informasi lebih tinggi daripada membaca bukuHasil: Minat pemustaka di lingkungan perpustakaan IPDN Jatinangor dalam penggunaan internet untuk pencarian informasi lebih tinggi daripada membaca buku
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi data, triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian adalah perpustakaan MAS JabalKeabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi data, triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian adalah perpustakaan MAS Jabal
Useful /
UNSIQUNSIQ Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi stabilitas fisik clay mask yang mengandung serbuk biji salak Wedi dan potensinya sebagai produk perawatanPenelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi stabilitas fisik clay mask yang mengandung serbuk biji salak Wedi dan potensinya sebagai produk perawatan
UNSIQUNSIQ Salah satu pendekatan pengobatan yang digunakan untuk mengontrol kadar glukosa darah postprandial adalah dengan menghambat enzim α-glukosidase yang berperanSalah satu pendekatan pengobatan yang digunakan untuk mengontrol kadar glukosa darah postprandial adalah dengan menghambat enzim α-glukosidase yang berperan
IAIN SUIAIN SU Pola ini meliputi starting, chaining, browsing, differentiating, monitoring, extracting, verifying, dan ending. Variasi faktor menyebabkan perbedaan dalamPola ini meliputi starting, chaining, browsing, differentiating, monitoring, extracting, verifying, dan ending. Variasi faktor menyebabkan perbedaan dalam
IPDNIPDN Untuk meningkatkan partisipasi, disarankan mengoptimalkan teknologi informasi dan media sosial serta berkolaborasi dengan berbagai pihak termasuk wirausahawan.Untuk meningkatkan partisipasi, disarankan mengoptimalkan teknologi informasi dan media sosial serta berkolaborasi dengan berbagai pihak termasuk wirausahawan.