UBHARAJAYAUBHARAJAYA

Jurnal Kajian IlmiahJurnal Kajian Ilmiah

Penelitian ini mengkaji dampak persepsi manfaat, persepsi kemudahan penggunaan, dan persepsi risiko terhadap keputusan mahasiswa untuk menggunakan QRIS, dengan minat untuk menggunakan QRIS sebagai variabel mediasi. Meskipun mahasiswa umumnya memiliki literasi digital yang tinggi, tingkat adopsi Kode Respons Cepat Standar Indonesia (QRIS) masih relatif rendah, yang memotivasi penelitian ini. Pendekatan korelasional kuantitatif digunakan, dengan data dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan skala Likert 5 poin dari 80 mahasiswa. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4.0. Model pengukuran menunjukkan validitas dan reliabilitas yang kuat, dengan faktor loading di atas 0,70, Average Variance Extracted (AVE) melebihi 0,50, dan Composite Reliability (CR) di atas 0,80. Hasil model struktural menunjukkan bahwa minat untuk menggunakan dipengaruhi secara positif oleh manfaat yang dirasakan (β = 0,311, p < 0,01) dan kemudahan penggunaan yang dirasakan (β = 0,819, p < 0,01), sedangkan risiko yang dirasakan memiliki pengaruh negatif (β = –0,155, p < 0,05). Selanjutnya, keputusan penggunaan QRIS dipengaruhi secara signifikan oleh manfaat yang dirasakan (β = 0,906, p < 0,001) dan minat untuk menggunakan (β = 0,196, p < 0,01), sedangkan risiko yang dirasakan dan kemudahan penggunaan yang dirasakan tidak menunjukkan pengaruh langsung. Temuan ini menyoroti minat untuk menggunakan sebagai mediator kunci yang menghubungkan persepsi dengan perilaku aktual, mendukung Model Penerimaan Teknologi (TAM) dan Teori Perilaku Terencana (TPB). Studi ini berkontribusi pada penelitian pembayaran digital dengan menekankan keuntungan yang dirasakan dan keterlibatan pengguna sebagai pendorong utama adopsi QRIS di kalangan mahasiswa.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manfaat yang dirasakan, kemudahan penggunaan yang dirasakan, dan risiko yang dirasakan terhadap keputusan mahasiswa dalam menggunakan QRIS, dengan minat menggunakan sebagai variabel mediasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa manfaat dan kemudahan penggunaan secara signifikan meningkatkan minat mahasiswa untuk menggunakan QRIS, sedangkan risiko yang dirasakan menurunkan minat tersebut.Selanjutnya, keputusan penggunaan QRIS dipengaruhi secara langsung dan paling kuat oleh manfaat yang dirasakan, serta dipengaruhi secara signifikan oleh minat menggunakan, yang menegaskan peran penting minat sebagai mediator antara persepsi pengguna dan perilaku aktual.Sebaliknya, kemudahan penggunaan dan risiko tidak berpengaruh langsung terhadap keputusan penggunaan, yang mengindikasikan bahwa kedua faktor tersebut lebih berperan melalui pembentukan minat dibandingkan menentukan keputusan secara langsung.Temuan ini mendukung kerangka Technology Acceptance Model (TAM) dan Theory of Planned Behavior (TPB), dengan menekankan bahwa persepsi manfaat dan keterlibatan psikologis pengguna merupakan faktor utama dalam mendorong adopsi QRIS di kalangan mahasiswa.Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pengembang layanan pembayaran digital dan pembuat kebijakan untuk meningkatkan adopsi QRIS melalui strategi yang menonjolkan manfaat nyata serta memperkuat minat pengguna.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas ukuran sampel dan melibatkan kelompok responden yang lebih beragam, serta menambahkan variabel seperti kepercayaan, pengaruh sosial, dan literasi keuangan guna memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai perilaku penggunaan pembayaran digital di Indonesia. Selain itu, studi dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi peningkatan penggunaan QRIS yang berfokus pada aspek kognitif dan motivasional pengguna, serta mengintegrasikan persepsi manfaat dan kemudahan penggunaan dengan faktor-faktor lain seperti kepercayaan dan pengaruh sosial. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis yang lebih luas dalam mendorong adopsi QRIS di kalangan mahasiswa dan masyarakat secara umum.

  1. From human resources to sustainable outcomes: A moderated mediation analysis of creative Engagement and... doi.org/10.55214/2576-8484.v9i12.11308From human resources to sustainable outcomes A moderated mediation analysis of creative Engagement and doi 10 55214 2576 8484 v9i12 11308
Read online
File size270.46 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test