PUBLINEPUBLINE
UNITY: Journal of Community ServiceUNITY: Journal of Community ServiceMasalah kesehatan mental pada remaja menunjukkan tren peningkatan di wilayah perkotaan, termasuk Kota Mataram. Keterbatasan literasi kesehatan mental dan rendahnya keterlibatan komunitas memperlemah upaya pencegahan dini. Artikel ini bertujuan mengkaji implementasi model pendidikan kesehatan mental berbasis komunitas bagi remaja sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat. Program dirancang dengan pendekatan partisipatif melalui edukasi kelompok, psikoedukasi, dan penguatan peran kader remaja. Kegiatan dilaksanakan di beberapa kelurahan di Kota Mataram dengan melibatkan remaja usia 13 sampai 18 tahun, orang tua, dan tokoh masyarakat. Evaluasi dilakukan menggunakan pengukuran pra dan pasca intervensi terhadap pengetahuan, sikap, dan keterampilan koping remaja. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada skor pengetahuan kesehatan mental dan sikap positif terhadap pencarian bantuan psikologis. Partisipasi aktif remaja juga meningkat setelah intervensi berbasis komunitas diterapkan. Model ini terbukti relevan dan aplikatif sebagai strategi promotif dan preventif kesehatan mental remaja di tingkat lokal. Temuan ini memperkuat pentingnya integrasi pendekatan komunitas dalam program kesehatan mental remaja di daerah perkotaan.
Program pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa model pendidikan kesehatan mental berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan kapasitas remaja di Kota Mataram.Intervensi yang dirancang secara partisipatif mampu meningkatkan pengetahuan, membentuk sikap yang lebih terbuka, dan memperkuat keterampilan koping remaja.Perubahan ini terlihat dari pemahaman remaja yang lebih komprehensif terhadap konsep kesehatan mental, berkurangnya stigma terhadap pencarian bantuan, serta meningkatnya kemampuan mengelola stres dan emosi sehari-hari.Keterlibatan aktif komunitas menjadi faktor kunci keberhasilan program.Dukungan orang tua, tokoh masyarakat, dan kader remaja menciptakan lingkungan yang kondusif bagi edukasi kesehatan mental.Pembentukan peer educator terbukti mendukung keberlanjutan program dan memperluas jangkauan edukasi di tingkat komunitas.Model yang dikembangkan menunjukkan relevansi empiris dengan temuan pengabdian masyarakat sebelumnya yang menekankan pentingnya literasi kesehatan mental, psikoedukasi, dan pemberdayaan remaja.Integrasi edukasi, keterampilan praktis, dan dukungan sosial menghasilkan dampak yang lebih stabil dibandingkan pendekatan edukatif yang bersifat satu arah.Model ini juga fleksibel dan dapat disesuaikan dengan karakteristik sosial wilayah perkotaan.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan evaluasi jangka menengah untuk menilai dampak berkelanjutan terhadap kesejahteraan mental remaja. Penguatan pendekatan berbasis data akan meningkatkan kualitas replikasi model di wilayah lain. Selain itu, perlu dipertimbangkan pengembangan materi edukasi berbasis teknologi untuk menjangkau remaja secara lebih luas. Model ini berpotensi menjadi rujukan dalam pengembangan program kesehatan mental remaja yang kontekstual dan berkelanjutan.
- Pengaruh Edukasi Kesehatan Mental Berbasis Komunitas terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja di Desa Bangun... journalcenter.org/index.php/klinik/article/view/4523Pengaruh Edukasi Kesehatan Mental Berbasis Komunitas terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja di Desa Bangun journalcenter index php klinik article view 4523
- Pendidikan Kesehatan Mental pada Remaja | Indonesian Journal of Community Dedication in Health (IJCDH).... doi.org/10.30587/ijcdh.v4i01.6981Pendidikan Kesehatan Mental pada Remaja Indonesian Journal of Community Dedication in Health IJCDH doi 10 30587 ijcdh v4i01 6981
- Model Pendidikan Kesehatan Mental Berbasis Komunitas bagi Remaja di Kota Mataram | UNITY: Journal of... doi.org/10.70716/unity.v2i2.378Model Pendidikan Kesehatan Mental Berbasis Komunitas bagi Remaja di Kota Mataram UNITY Journal of doi 10 70716 unity v2i2 378
- Meningkatkan Kesehatan Mental Remaja Dengan Pendekatan Indentifikasi Faktor Risiko Dan Manajemen Diri... doi.org/10.59837/mx6rkg80Meningkatkan Kesehatan Mental Remaja Dengan Pendekatan Indentifikasi Faktor Risiko Dan Manajemen Diri doi 10 59837 mx6rkg80
| File size | 814.71 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Latar Belakang: Keselamatan dan Kesehatan Kerja ( K3 ) bagi para praktisi kedokteran gigi dan kesehatan gigi masih sangat minim untuk diperhatikan. BaikLatar Belakang: Keselamatan dan Kesehatan Kerja ( K3 ) bagi para praktisi kedokteran gigi dan kesehatan gigi masih sangat minim untuk diperhatikan. Baik
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Kolagen ikan bersifat biokompatibel dan memiliki komposisi asam amino yang setara dengan kolagen sapi atau babi. Kolagen yang berasal dari produk limbahKolagen ikan bersifat biokompatibel dan memiliki komposisi asam amino yang setara dengan kolagen sapi atau babi. Kolagen yang berasal dari produk limbah
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Informasi mengenai tren pemilihan metodologi penelitian dapat dijadikan salah satu acuan untuk membuat kebijakan yang bisa meningkatkan kualitas akademik.Informasi mengenai tren pemilihan metodologi penelitian dapat dijadikan salah satu acuan untuk membuat kebijakan yang bisa meningkatkan kualitas akademik.
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Gingivitis merupakan penyakit peradangan pada jaringan gingiva yang banyak diderita masyarakat di Indonesia. Di Indonesia, gingivitis menduduki urutanGingivitis merupakan penyakit peradangan pada jaringan gingiva yang banyak diderita masyarakat di Indonesia. Di Indonesia, gingivitis menduduki urutan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi merupakan faktor penting yang dapat mempengaruhi kesehatan gigi anaknya. Edukasi menggunakan video dapat memudahkanPengetahuan ibu tentang kesehatan gigi merupakan faktor penting yang dapat mempengaruhi kesehatan gigi anaknya. Edukasi menggunakan video dapat memudahkan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Kesimpulan: simpulan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan tindakan pemeliharaan kesehatan gigi dengan kejadian resesi gingiva. Belrdasarkan hasilKesimpulan: simpulan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan tindakan pemeliharaan kesehatan gigi dengan kejadian resesi gingiva. Belrdasarkan hasil
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG post test dilakukan dengan cara yang sama dengan pretest. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan nilai Sig. 000 (p0. 05).post test dilakukan dengan cara yang sama dengan pretest. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan nilai Sig. 000 (p0. 05).
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Analisa data menggunakan uji statistic Chi–squre. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan terbanyak pada kategori kurang baik 66,7%, sikap pada kategoriAnalisa data menggunakan uji statistic Chi–squre. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan terbanyak pada kategori kurang baik 66,7%, sikap pada kategori
Useful /
ITSCIENCEITSCIENCE Secara teoretis, hasil kegiatan ini sejalan dengan teori kepemimpinan transformasional, kompetensi abad ke-21, pembelajaran sosial, dan literasi digital,Secara teoretis, hasil kegiatan ini sejalan dengan teori kepemimpinan transformasional, kompetensi abad ke-21, pembelajaran sosial, dan literasi digital,
PUBLINEPUBLINE This study examines the role of clean water management education in strengthening community capacity to mitigate local water crises. The research focusesThis study examines the role of clean water management education in strengthening community capacity to mitigate local water crises. The research focuses
URECOLURECOL Liquidity tidak berpengaruh terhadap Opini Audit Going concern. Capital, Earning, Liquidity secara simultan berpengaruh terhadap Opini Audit Going concern.Liquidity tidak berpengaruh terhadap Opini Audit Going concern. Capital, Earning, Liquidity secara simultan berpengaruh terhadap Opini Audit Going concern.
URECOLURECOL Sampel terdiri dari 58 orang menggunakan metode sensus. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas,Sampel terdiri dari 58 orang menggunakan metode sensus. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas,