IMRECSJOURNALIMRECSJOURNAL

Bulletin of Social Studies and Community DevelopmentBulletin of Social Studies and Community Development

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana siswa di SMK Negeri 1 Bantaeng mengeksplorasi pilihan jurusan atau karier mereka dan bagaimana pilihan tersebut berhubungan dengan kesejahteraan karier masa depan mereka. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif. Sampel terdiri dari 198 siswa aktif dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Indonesia. Skala yang digunakan untuk menilai kesejahteraan karier didasarkan pada pengembangan Inventori Kesejahteraan Karier (Career Well-Being Inventory) oleh Coetzee (2021). Skala Kesejahteraan Karier menggunakan skala tipe Likert dengan kriteria respons yang berkisar dari 1 (sangat tidak setuju) hingga 5 (sangat setuju). Berdasarkan temuan penelitian, siswa di SMK Negeri 1 Bantaeng menunjukkan kesejahteraan karier keseluruhan yang tinggi, dengan aspek perencanaan karier afektif, kebermaknaan karier, dan dukungan sosial semuanya berada dalam kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa siswa merasa nyaman dan didukung dalam memilih jurusan dan merencanakan karier mereka. Rekomendasi dari penelitian ini mencakup peningkatan dukungan perencanaan karier melalui program bimbingan dan konseling yang diperkuat, serta mendorong kemitraan dengan industri untuk memperluas jaringan karier siswa.

Siswa di SMK Negeri 1 Bantaeng menunjukkan kesejahteraan karier yang tinggi secara keseluruhan, tercermin dari perencanaan karier afektif, kebermaknaan karier, dan dukungan sosial yang kuat.Mereka merasa nyaman dan didukung dalam pilihan jurusan serta perencanaan karier, dengan antusiasme terhadap jurusan yang selaras minat dan potensi mereka.Oleh karena itu, sekolah direkomendasikan untuk memperkuat program bimbingan karier dan kemitraan industri, sementara penelitian mendatang dapat mengkaji aspek kualitatif atau faktor eksternal lainnya.

Penelitian ini telah memberikan pemahaman awal yang berharga mengenai kesejahteraan karier siswa SMK, namun masih banyak ruang untuk eksplorasi lebih lanjut. Mengingat bahwa studi ini bersifat kuantitatif, penelitian lanjutan dapat fokus pada penggalian mendalam aspek kualitatif untuk memahami fenomena ini secara holistik. Sebagai contoh, sebuah studi dapat mengeksplorasi secara naratif dan mendalam pengalaman siswa SMK yang menunjukkan kesejahteraan karier tinggi, menyelidiki bagaimana faktor-faktor seperti dukungan keluarga, peran mentor, atau pengalaman magang spesifik membentuk persepsi positif mereka terhadap jalur karier. Pertanyaan penelitian bisa meliputi: Bagaimana narasi personal siswa SMK dengan kesejahteraan karier tinggi menggambarkan perjalanan eksplorasi jurusan dan pemilihan karier mereka? atau Faktor-faktor non-kognitif apa yang paling berpengaruh dalam mengembangkan kebermaknaan karier pada siswa SMK?. Selain itu, karena penelitian ini merekomendasikan penguatan program bimbingan dan konseling, studi intervensi bisa sangat relevan. Penelitian dapat menyelidiki efektivitas program bimbingan karier yang didesain ulang, mungkin dengan memasukkan sesi pengembangan keterampilan non-teknis atau simulasi wawancara kerja, terhadap peningkatan kesiapan siswa memasuki dunia kerja dan keputusan karier yang lebih terinformasi. Pertanyaan yang bisa diajukan adalah: Sejauh mana implementasi program bimbingan dan konseling karier berbasis industri secara terstruktur dapat meningkatkan kematangan karier siswa SMK? Terakhir, untuk melihat dampak jangka panjang, penelitian longitudinal akan sangat berharga. Misalnya, melacak siswa setelah kelulusan untuk melihat bagaimana tingkat kesejahteraan karier mereka saat di sekolah berhubungan dengan kepuasan kerja, mobilitas karier, atau pilihan pendidikan lanjutan mereka dalam beberapa tahun setelah menyelesaikan pendidikan di SMK. Pertanyaan kunci untuk studi ini adalah: Apakah ada korelasi signifikan antara tingkat kesejahteraan karier siswa SMK saat ini dengan keberhasilan dan kepuasan karier mereka lima tahun pasca kelulusan, dengan mempertimbangkan faktor sosial ekonomi? Ide-ide penelitian ini akan memperkaya pemahaman kita dan memberikan dasar yang lebih kuat untuk intervensi yang efektif.

Read online
File size251.44 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test